Photobucket

Jumat, 26 Maret 2010

Kolesterol Berbahaya atau Tidak ?

Di antara kita, pasti ada yang tak sepenuhnya faham tentang kolesterol. Kebanyakan dianggap sebagai momok yang menakutkan.

Dalam postingan ini, saya akan membantu menjelaskan. Karena saya pada awalnya memang tidak tahu menahu tentang ini.

Berkat hasil konsultasi dari teman dokter dan pengalaman pribadi, maka saya merasa perlu membagi kepada para bloggers. Kalaupun saya salah, mohon saya dikoreksi. Ok, selamat meyimak !

Manfaat Kolesterol

Kolesterol sebenarnya bukanlah zat yang menakutkan, seperti yang biasanya dibayangkan orang.
Kolesterol adalah lemak yang berwarna kekuning-kuningan dan sangat ber­guna untuk kesehatan.
Tubuh memerlukannya untuk mem­buat hormon reproduksi dan fungsi seksual, hormon adre­nalin yang diperlukan dalam proses metabolisme, dan vita­min D. Kolesterol juga berguna untuk mengangkut lemak dalam darah ke seluruh tubuh.

Hati menghasilkan sekitar satu gram kolesterol setiap hari, yang dapat dibuat pula oleh semua sel tubuh.

Sejum­lah kecil kolesterol, yaitu 0,3 gram per hari, diserap oleh usus, tak tergantung dari jumlah kalori yang dimakan, melainkan kalori dari makanan yang kandungan lemaknya tinggi sehingga menyebabkan tubuh harus menghasilkan kolesterol lebih banyak, agar tingkat kolesterol darah meningkat.

Prikiuwww... mulai ribet yaa, penjelasanku! heehee... sabar... Ok, lanjuut !

Lemak jenuh merupakan faktor utama penyebab tinggi­nya kolesterol, karena kolesterol dalam darah berada sebagai ikatan lemak dan protein, yang disebut lipoprotein.

Lipoprotein terdiri dari 2, yaitu :

1. HDL (high-density lipoprotein), sebagai lipo­protein berkerapatan jenis tinggi yang bermanfaat bagi tubuh, karena HDL menghi­langkan kolesterol yang ada di dalam darah dan dinding­-dinding pembuluh darah serta mengembalikannya ke hati, tempat kolesterol itu dihasilkan dan dikeluarkan.

2. LDL (low-density lipo­protein), sebagai lipoprotein berkeraparan jenis rendah yang justru merugikan tubuh dan kesehatan, karena mempunyai fungsi yang bertolak belakang yaitu mengangkut kolesterol dari hati ke seluruh tubuh, sehingga mempermu­dah timbulnya timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah sebagai akibat menyempitnya arteri.


Bahaya kolesterol

Setelah faham manfaat kolesterol, maka saatnya kini anda tahu tentang bahaya kolesterol. Heeheee... :)

Meskipun baik untuk kesehatan, kolesterol dapat berbahaya bagi kesehatan bila kadarnya terlalu tinggi atau di atas 5 mmol/liter darah.

Kolesterol yang perlu anda diwaspadai tentu saja LDL (low-density lipo­protein)
karena akan mengangkut kolesterol dari hati ke seluruh tubuh, sehingga mempermu­dah timbulnya timbunan lemak pada dinding pembuluh darah, sebagai akibat menyempitnya arteri.

Karena menyempitnya arteri akibat banyaknya timbunan lemak, maka akan menghambat kerja dan mobilitas organ tubuh kita, salah satu contohnya akan mengganggu cara kerja jantung dalam memompa dan menyalurkan darah ke seluruh tubuh.
Tidak mengherankan, kita tiba-tiba mendengar salah seorang kerabat kita, meninggal walau sebelumnya kita tahu, bahwa dia tidak pernah mempunyai riwayat penyakit atau bahkan tidak pernah ke dokter, saking sehatnya dia dan sekarang dia yang kita cintai, meninggalkan kita untuk selama-lamanya akibat serangan jantung yang diakibatkan oleh kolesterol.

Timbunan lemak LDL yang mesti anda hindari adalah lemak yang umumnya berasal dari hewan seperti menghindari menkonsumsi kuning telur, daging, susu, produk susu, dan sejenisnya

Lemak jenuh/HDL atau kolesterol yang bermanfaat, umumnya didapat dari sumber tumbuh-tumbuhan seperti pada minyak kelapa, minyak kelapa sawit, santan, dan sejenisnya,

Maka mulai sekarang, akan lebih baik kalau anda mulai menkonsumsi makanan seperti: tempe, tahu, dan kacang-kacangan serta dalam makanan yang mengandung lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal, yang digoreng atau diolah dari minyak kedelai, minyak kacang, minyak selada, dan minyak jagung.

Untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah, hendak­nya susunan menu makan sehari-hari mengandung lemak tidak jenuh ganda dua kali lipat dari jumlah lemak jenuh.

Produk terigu, misalnya roti, di samping emping jagung, mempunyai kadar tinggi serat larut yang menurunkan ko­lesterol. Berolahraga secara teratur akan meningkatkan pembakaran lemak dan kolesterol.

Cara Mencegah Kolesterol

Pola makan yang lebih didominasi lemak, terutama lemak jenuh, dapat mendorong munculnya penyakit kolesterol. Karena itu untuk mencegahnya Anda harus mengatur makanan yang Anda konsumsi.
Caranya:

- Konsumsi sayur dan buah-buahan yang berserat tinggi, gandum atau oat, serta kacang-kacangan.
- Konsumsi makanan yang mengandung betaglucan seperti apel, pir, wortel, kapri, buncis, kacang panjang, almond, dan biji bunga matahari.
- Pertahankan berat badan ideal karena orang dengan berat badan lebih cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi.
- Lakukan olahraga dengan teratur agar metabolisme tubuh bekerja dengan baik.

Ok bloggers ! Semoga dapat bermanfaat, good luck !
Read more... Kolesterol Berbahaya atau Tidak ?

Selasa, 09 Maret 2010

Kejanggalan ini



Kuterperangah ditemani nelangsa hampa


Tatkala ada getaran aneh di palung hati


Tatkala desahan nafas bersyair sumbang


Tatkala detak jantung berdenyut hambar


ada tanya…


Kenapa paras itu lancang hadir dibenak?


Kenapa nama itu lancang melukis jiwa?


Kenapa gerak langkah itu lancang masuk


menembus imajinasi?


Kubenci semua ini tetapi juga…


Menyemai inginku menumbuh harap


Menyemai rinduku menumbuh cinta


Biar kunikmati kejanggalan ini

Read more... Kejanggalan ini

Sabtu, 20 Februari 2010

Makanan sehat yang bernama Keju


Keju adalah salah satu produk susu yang paling penting dan banyak dikonsumsi. Diperkirakan ada lebih dari 3000 jenis keju di seluruh dunia, yang berasal dari Perancis, Jerman, Belanda, Denmark, Swiss, Italia, Inggris, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa lain.

Bahan Keju
Keju terbuat dari susu sapi, tetapi juga sebagian besar mamalia lain, termasuk domba, kambing, kerbau, rusa kutub, unta dan yak. Sekitar 4000 tahun yang lalu orang-orang sudah mulai mengembangbiakkan hewan dan mengolah hasil susunya. Saat itulah keju lahir.

Mengapa keju bisa bolong/berlubang-lubang?


Pernahkah Anda menemukan keju yang bolong-bolong? seperti yang sering kita lihat di gambar atau film kartun?

Keju bolong biasa ditemukan di Swiss, penyebab lubang-lubang ini karena bakteri Propioni. Bakteri ini umumnya terdapat pada keju balokan, Limburger dan Liderkanz. Bakteri Propioni memberikan rasa manis dan gurih pada keju. Keju dibuat dari susu yang diasamkan. Proses pengasaman itu dibantu oleh ragi dan bakteri.

Saat keju menjalani masa pengawetan, bakteri-bakteri Propioni mengeluarkan semacam gas. Gelembung-gelembung gas inilah yang membentuk lubang-lubang bundar pada keju Swiss.

Karena lubang-lubang ini, keju Swiss jadi begitu unik dan khas. Beberapa jenis keju lain memperoleh bentuk yang khusus serta rasa tersendiri dari jamur tertentu. Urat-urat biru yang tampak pada keju Roquefort disebabkan oleh jamur Penicillium roquefortii. Jamur ini membuat permukaan keju menjadi licin. Sedang keju Camemberti ditumbuhi jamur putih kelabu bernama Penicillium camemberti. Jamur ini menyebabkan warnanya menjadi kekuning-kuningan.

Sejarah Keju

Keberadaan keju dimulai ketika seorang penggembala sapi menemukan susu yang disimpannya dalam tas dari kulit kambing, membeku dan terfermentasi ketika tertinggal di gua. Seorang pria lapar memakan gumpalan susu tadi dan menyukai rasanya. Sejak itu susu sengaja difermentasi untuk menghasilkan makanan yang kemudian kita kenal sebagai keju.

Dahulu kala para petani menyimpan sisa susu dan membiarkannya menggumpal. Setelah itu, gumpalan keju dipukul-pukul menggunakan tangkai pohon, dibungkus dan ditindih dengan batu sambil dibiarkan menjadi kering di terik matahari. Untuk memberi rasa, keju kemudian diperciki dengan garam.

Di abad 20, para industriawan mengubah cara tradisional itu. Mereka memperkenalkan banyak jenis keju baru yang kaya rasa. Keju termasuk protein yang tinggi nilai gizinya. Keju juga menghasilkan energi yang besar. Di dalamnya terkandung kalsium dan phosphorus, terutama keju-keju yang dimasak. Keju sangat baik untuk menggantikan susu terutama bagi mereka yang tidak menyukai susu.

Macam-macam keju

Keju dibedakan pertama-tama dari cara pembuatan. Ada dua kelompok besar keju: keju segar dan keju padat. Keju segar tidak mengalami proses pemasakan dan pengepresan. Warnanya putih dan dimakan seperti mentega: dioleskan, atau jika dipadatkan ia dikemas dalam air. Termasuk ke dalam jenis ini adalah Mozzarella.

Keju padat, sebaliknya, dibuat dengan pemadatan, pemanasan, pengepresan dan yang paling menentukan, pematangan. Keju yang belum lama mengalami pematangan dapat disebut sebagai keju muda. Semakin lama, ia menjadi keju tua. Keju padat biasanya kering, untuk diiris atau dilelehkan.

Walaupun sulit untuk menyebutkan semua macam keju berikut dipaparkan beberapa keju yang populer. Di Perancis umpamanya, pada beberapa daerah setiap desa memiliki keju khasnya sendiri, sehingga sulit untuk menyebutkannya secara lengkap.

Keju yang populer, diantaranya adalah:

1. Keju Belanda
Keju asal negeri Belanda yang terkenal adalah Gouda dan Edam. Keduanya dinamai dari nama tempat. Kedua jenis keju ini adalah keju “muda” (usia pemasakan singkat, empat bulan). Rasanya netral. Bentuk kemasan Gouda yang khas adalah seperti bulatan gepeng berlapis “kulit” warna merah atau kuning.

2. Keju Swiss
Keju Swiss yang khas dikenal karena memiliki banyak rongga-rongga udara di dalamnya. Rongga-rongga ini terbentuk sewaktu proses pematangan, akibat akumulasi karbondioksida dalam tahap pematangan. Dua jenis yang populer adalah Emmental dan Appenzell. Keju Emmental matang setelah penyimpanan minimal empat bulan, memiliki rasa manis. Keju ini dapat diparut lalu dipanaskan dalam oven sebagai penutup schotel. Appenzell dijual dalam berbagai umur kematangan, tetapi pasti lebih dari enam minggu. Keju ini lebih beraroma dan rasanya lebih kuat dan lebih asin. Jenis lainnya adalah Gruyère, dengan rasa lebih kuat daripada Appenzell, yang cocok untuk fondue serta menemani roti dan anggur.

3. Keju Inggris
Salah satu keju Inggris yang terkenal adalah keju Cheddar. Selain itu, Inggris juga dikenal dengan keju Stilton, keju Bonchester, keju Buxton Blue, keju Dovedale, dan keju Swaledale.

4. Keju Spanyol
Keju Manchego memiliki kulit berwarna hitam. Keju biri-biri dari La Mancha ini bila berumur dua bulan disebut curado, selanjutnya disebut viejo (keju dalam bahasa Spanyol). Keju ini memiliki rasa rempah dan gurih, dan biasa dimakan bersama minyak zaitun, buah kurma, atau selai.

5. Keju Italia
Keju lunak Italia yang dikenal adalah Pecorino, yang lebih pedas dari Manchego. Keju Parmesan dan Pecorino biasa dipakai menemani pasta. Mozarella adalah keju segar yang biasa dimakan untuk sarapan.

6. Keju Prancis
Tête de Moine (“kepala sang biarawan”, karena bentuknya) adalah keju lunak dengan rasa rempah yang agak kuat. Keju ini dapat dimakan bersama roti atau menemani asinan. Prancis juga terkenal dengan keju kambingnya, yang dikenal luas sebagai Chèvre. Apabila masih muda, keju ini netral, beraroma lemah, namun semakin matang aroma dan rasanya semakin kuat. Keju ini serba guna: dapat menemani roti, selai, cuka, asinan, atau diolah lebih lanjut.

7. Keju Jerman
Daerah pegunungan selatan Jerman memiliki keju Schönegg, yang berasal dari Allgäu. Keju yang matang setelah setahun ini memiliki sentuhan sedikit asin dan manis. Kulitnya dapat dimakan. Sebagaimana keju Swiss, keju ini memiliki rongga-rongga.

Untuk mengenal lebih banyak tentang keju silakan kunjungi situs resminya, cheese[dot]com.
Artikel diambil dari berbagai sumber.
Semoga bermanfaat!
.
Read more... Makanan sehat yang bernama Keju

Jumat, 05 Februari 2010

Film Nominasi Oscar - Children of heaven


Children of heaven, sungguh sebuah film bermutu dan bisa dinikmati oleh semua kalangan. Film Nominasi Oscar ini meraih penghargaan pada Montreal World Film Festival, Newport International Film Festival, dan Silver Screen Awards di Singapore International Film Festival.

Tak ada baku tembak, kejar-kejaran mobil lalu tergelincir dan meledak terbakar di jalan beraspal, juga suara mesiu ataupun ledakan bom dan tentu saja tidak mengenkspos kevulgaran pornografi di tayangan film Children of heaven ini seperti yang terjadi film layar lebar Indonesia pada akhir-akhir ini yang ramai diperbincangkan dan menjadi polemik banyak kalangan.

Belum sempat menikmati filmnya, di film layar lebar nasional kita akhir-akhir ini lebih cenderung menampilkan tema yang justru sudah membuat “ngeri” duluan dengan judulnya yang terkesan galak dan seronok. Seperti judul : Hantu puncak datang bulan, Kutang kuntilanak, Air terjun pengantin dan judul film lainnya yang sama sekali tidak bernuansa edukatif.

Fenomena ini menarik perhatian saya untuk mengulas tentang Children of heaven dalam postingan ini. Tetapi sebelumnya saya mohon maaf, karena mungkin ulasannya agak kepanjangan. :d

Film ini ini bersifat universal dan terkesan tidak menggurui siapapun karena didominasi oleh muatan ketabahan, kejujuran tanggung jawab, serta keperdulian.


Children of Heaven lebih banyak menfokuskan pada dunia anak-anak. Menurut saya film ini bisa menjadi inspirasi dan pembelajaran bagi pemerintah Indonesia khususnya stake holder yang menangani anak-anak jalanan maupun anak terlantar yang menjadi salah satu problem pelik di negara ini.
Lebih-lebih jika dikaitkan dengan terjadinya praktek mutilasi dan pemerkosaan biadab terhadap anak-anak. Padahal di UUD 1945 jelas , bahwa mereka dilindungi dan menjadi tanggungan negara.

Bila dicermati Children of Heaven adalah sebuah film drama rumah tangga biasa. Namun yang berbeda dari film garapan sutradara Iran terkemuka Madjid Madjidi ini, mampu membuat penonton terpukau, nyaris tak beringsut sedikitpun dari tempat duduk kita.

Tak hanya rasa iba dan kesedihan mendalam yang membuat penonton terenyuh menyaksikan sepasang bintang cilik ini beraksi. Namun keluguan dan kelucuanpun terkadang mampu membuat kita penonton tertawa terbahak-bahak.

Saat Anda menonton film ini, terkesan sederhana dan dapat diestimasi biaya pembuatannya film ini pun sangat murah dibandingkan kebanyakan film layar lebar Indonesia yang menghabiskan dana miliaran rupiah tetapi hanya mengumbar kekerasan, klenik dan seksual secara vulgar.

Sinopsis Singkat

Kisah film ini diawali dengan sosok bocah lelaki bernama Ali dan mempunyai adik perempuannya Zahra dan seorang lagi masih bayi.

Anak belasan tahun dari keluarga Karim ini hidupnya sangat sederhana yang tergolong keluarga miskin. Maklum, Karim ayahnya hanya seorang Marbot pengurus mesjid di tempat tinggalnya.
Kemiskinan itulah yang membuat titik persoalan di film yang berdurasi 88 menit.

Ali yang mendapat tugas dari sang ibu untuk membeli kentang di pasar, awalnya memperbaiki sepatu adiknya Zahra pada seorang tukang sol sepatu.
Saya teringat Tukang sol sepatu ini, dilihat dari penampilan serta peralatan yang dimilikinya, mirip sekali dengan Uba Jeno, tukang sol sepatu di kampung saya. Hehee....


Usai sepatu adiknya dijahit oleh tukang sol sepatu, lalu dibungkus pakai kantong plastik kresek dan meneruskan tugas dari ibundanya ke pasar sayur mayur.

Untuk memudahkan belanja yang dipesan ibunya Ali menaruh sepasang sepatu butut yang tadi di kantong plastik kresek ke sela-sela tumpukan kotak kayu di bawah sisa barang dagangan. Sialnya selanjutnya sepatu tersebut terbawa oleh tukang sampah yang membersihkan lingkungan kios-kios.

Tak heran, usai belanja kentang Ali tak menemukan sepatu adiknya yang disimpanya di sela-sela tumpukan kotak kayu dekat barang dagangan.
Kalang kabut Ali mencarinya. Ia pun mencoba mengendap-endap mencari sepatu itu, namun penjual sayur mayur didekatnya menjadi terganggu dan berang melihat Ali seolah-olah ingin mencuri barang dagangannya. Ali pun diusir dan dikejar sehingga Anak malang itu lari tunggang langgang.

Sesampainya di rumah Ali menjadi cemas dan pucat pasi. Berulang kali Zahra adiknya menanyakan sepatu yang diperbaiki, namun Ali tak bergeming.
Akhirnya dengan jujur ia katakan bahwa sepatunya hilang di pasar sayur. Saat itulah Zahra terlihat sangat sedih karena ia tidak memiliki sepatu lagi, karena memang hanya satu-satunya untuk Zahra ke sekolah.

Ali pun berusaha menghibur adiknya dengan memberikan pinsil kesukaannya. Bahkan Ali memberikan pulpen bagus yang ia dapat dari penghargaan atas prestasinya sebagai murid terpandai. Tentu saja dengan catatan agar Zahra tidak memberitahukan orang tuanya kalau ia tak memiliki sepatu lagi.

Yang menarik di film ini, Zahra bergantian memakai sepatu butut satu-satunya milik Ali. Kebetulan Zahra sekolah pagi sedangkan Ali masuk siang.
Di tengah jalan keduanya selalu memakai sepatu tersebut bergantian. Tidak jarang Ali sering terlambat masuk sekolah.
Celakanya, suatu hari sepatu yang dipakai Zahra jatuh di sebuah got berair mengalir deras. Dengan kalang kabut Zahra mengambil sepatu yang terbawa arus kali kecil. Namun beruntung masih ada orang yang mau menolong mengambilkan sepatu yang hanyut. Kendati akhirnya Zahra pulang kesiangan dan Ali terpaksa mendapat terguran keras di sekolah.

“Jangan sampai ayah tahu adikku, kita bergantian sepatu.”
“mengapa? Kan ayah bisa beli lagi?” usul Zahra.
“Jangan. Ayah kita tidak punya uang. Kita orang miskin. Kasihan ayah, sudah kerja keras tetapi tetap tidak punya uang. Apalagi adik kita masih bayi dan lagi sakit. Dia perlu berobat ke dokter.”
Ali bersusah payah meyakinkan adiknya agar tak perlu melaporkan pada ayah tentang sepatunya yang hilang.

Karim yang sebagai ayahnya Ali seorang marbot dan pekerja serabutan. Karim memang tidak mampu membahagiakan keluarganya. Namun sebagai seorang ayah dari tiga anaknya yang masih kecil Karim tetap semangat untuk bekerja.

Suatu ketika ia mengajak putranya Ali untuk melamar menjadi tukang kebun di kota dengan mengendarai sepeda butut keliling kota, di komplek perumahan elit. Lantaran digonggong anjing galak, keduanya harus lari tunggang langgang. Pada bagian ini banyak adegan lucu yang muncul. Sampai akhirnya Karim mendapat job sebagai tukang potong rumput dan menyirami kembang di sebuah rumah mewah.

Karim dan anak-anaknya Ali dan Zahra juga pernah melakoni memecah gumpalan gula putih untuk jamaah pengajian di masjid tempat tugasnya sebagai marbot.
Ketika Zahra membuatkan minuman-teh untuk ayahnya yang terasa kurang manis, dengan lugu Zahra mengatakan:

“Ayah tinggal mengambil gula di depan ayah.”

Namun hal itu tidak dilakukan oleh Karim, meskipun gumpalan gula yang dipecah-pecah untuk konsumsi jamaah pengajian, terlihat banyak di depannya.

“Itu milik masjid. Kita tidak boleh mengambilnya anakku” kata Karim dengan jujur.

Sebagai Muslim ia selalu berharap memakan makanan yang halal dari uang hasil kerjanya. Tak lebih, karena keberkahan seseorang hanya bisa diperoleh dari mendapatkan yang halal dari kerja keras, jujur dan tidak merugikan orang lain sesuai yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Film diakhiri dengan keikutsertaan Ali dalam lomba lari yang diadakan sekolahnya. Niat Ali mengikuti lomba itu tak lain ingin meraih juara ketiga dengan hadiah sepatu karet . Jika berhasil hadiah itu akan ia persembahkan buat adiknya tercinta Zahra.

Sayang seribu sayang Ali ternyata menjadi juara satu. Itu artinya ia mendapat hadiah sepasang sepatu olah raga laki-laki, bukan sepatu karet untuk wanita. Ali malah sedih, Ia merasa gagal membahagiakan Zahra .

Nilai apa yang dipetik dari film Children of heaven. Ada empat nilai yang dipetik dari film karya sineas
Iran ini. Pertama selalu melakukan kejujuran. Kedua selalu mencari penyelesaian masalah, ketiga selalu memikirkan orang lain dan keempat mencapai prestasi setinggi-tingginya.

Karena ini sinopsis singkat dan susah mendapatkan cd dan dvdnya, maka saya sarankan untuk mengobati penasaran anda dan menyimak children of heaven di video.google.com

Semoga film ini dapat menjadi pencerahan dan inspirasi bagi kita semua, amin...
Read more... Film Nominasi Oscar - Children of heaven

Kamis, 21 Januari 2010

Aku Merindumu Anakku...

Aku Merindumu Anakku, adalah moncong meriam yang mengarah pada diriku sendiri, Tetapi bagaimanapun kuledakkan jua, sebab pedihnya pasti merobek sombongku.

Mestinya aku tak di sini, menata huruf demi huruf menyusun kalimat-kalimat sunyi yang dingin dan kokoh. Bukankah celoteh, rengek, amarah dan manjamu lebih megah dan berharga dari apapun, hingga sanggup merontokkan pilar-pilar keangkuhan diri?

Betapa naifnya aku memilih benteng sepi ini, duduk di singgasana egoku seraya berkata, “Lihat, Ayahmu yang mabuk dunia sedang membangun istana buat raja yang dicintainya !”
Sementara di rumah kau menungguku berkaca-kaca di balik kaca jendela, “Kapan Ayah pulang Bunda?”

Aku Merindumu Anakku, adalah angin yang menampari mukaku sendiri, Tetapi, Bagaimanapun kutentang jua, Sebab perihnya pasti menelanjangi jiwaku.

Mestinya aku di rumah bersamamu, bermain perang-perangan, kuda-kudaan, main bola di taman kita, atau melukis di satu buku, seperti yang acap kita lakukan di sisa waktuku untukmu.
Itupun mesti kita lakukan seusai perdebatan panjang kita di atas ranjang peristirahataanku yang biasa kau akhiri dengan tangisan kesal atau sesalmu.

Lalu...

"Ayah jadi hutan, bunda jadi danau, aku jadi gunung, ya?” Katamu sambil menggerak-gerakkan tangan mungilmu membentuk hutan, danau dan gunung.
"Bunda jadi air kendi, dan aku jadi tempat untuk mengungsi, ya?”
“Ya, Nak!” Aku tersenyum sembari menghapus air mataku.

Aku Merindumu Anakku, adalah bunga, adalah pelangi, adalah matahari yang makin rindang tumbuh dalam imajinasiku. Jangan tinggalkan aku... Aku Merindumu Anakku ...

Terinspirasi dari Majalah Nyata edisi IV Mei 2008
Read more... Aku Merindumu Anakku...

Selasa, 19 Januari 2010

Gula gula gula gula gula (Glukosa)

Gula gula gula gula gula- Ini bukan judul sebuah lagu dangdut :)) tetapi memang secara serius membahas tentang gula. Heheee...
Sebagaimana kita ketahui selama ini, gula termasuk bahan makanan yang bermanfaat buat kesehatan untuk anti toksin yang sangat ampuh buat penyembuh luka.

Selain itu manfaat besar lainnya adalah sebagai penambah kalori sehingga tubuh dengan segera bisa terasa fit dan segar, terutama bagi kita yang sedang dalam masa penyembuhan dari penyakit.

Jenis-jenis gula bisa disimak sebagai berikut :

1. Palm Sugar

Palm Sugar sebetulnya sama seperti Gula Jawa biasa, terbuat dari Nira kelapa. Hanya saja pada pembuatannya dilakukan proses pemanasan lebih lanjut sehingga terjadi granulasi, menjadi seperti pasir. Rasanya persis gula jawa karena bahan utamanya sama, tapi bila pada gula jawa kita suka dapat "bonus" kembang Manggar (bunga kelapa), pada Gula Palm kita dapatkan gula yang bersih dari cemaran bahan-bahan lain. Hampir semua resep yang menggunakan Gula Jawa, dapat diganti dengan Palm Sugar ini. Palm Sugar dapat kita beli di pasar atau supermarket.

2. Brown Sugar

Brown Sugar, tidak dibuat dari Nira, tapi dari sari tebu yang biasa dipakai untuk membuat gula pasir. Hanya saja, pada proses pembuatannya, brown sugar masih kuat kandungan molasesnya, yaitu sari tetes tebu yang berwarna coklat dengan aroma khas. Brown Sugar banyak digunakan untuk membuat aneka kue dan minuman.
Brown Sugar biasanya dijual di toko bahan kue (TBK) atau supermarket besar.

3. Gula Pasir

Bila bentuk butirannya kasar, akan sulit larut dalam adonan. Kue yang dihasilkan jadi lebih keras dan kasar karena berpori-pori besar dan warnanya lebih cokelat dan rasanya lebih manis. Pilihlah gula pasir yang putih dan bersih
. 4. Gula Kastor (Castor Sugar)

Adalah gula pasir berbutir halus, warnanya putih dan rasanya tidak semanis gula pasir berbutir kasar. Sifatnya mudah larut dalam adonan hingga menghasilkan kue yang renyah, dan warnanya bagus.

5. Gula Bubuk (Icing Sugar)

Terbuat dari gula pasir yang dihaluskan, sehingga bentuknya seperti tepung. Sifatnya mudah larut dalam adonan. Membuat kue lebih garing dan renyah. Ayak terlebih dahulu sebelum dipakai, agar mudah menyatu dengan bahan lainnya. Gula bubuk mudah sekali menyerap udara, bila tidak ditutup rapat dan disimpan terlalu lama maka akan menggumpal dan keras.

6. Gula Merah

Orang sering menyebutnya Gula Jawa, gula ini terbuat dari Nira kelapa. Gula ini lebih sering dipakai pada masakan atau untuk membuat kinca.

***
Selain membantu penyebaran dan rekahan struktur kue, gula memperpanjang daya simpan karena bersifat menyerap air.
Gunakan gula sesuai ukuran resep. Gula menimbulkan reaksi pencoklatan (browning). Pemakaian gula berlebihan membuat bentuk kue melebar dan cepat gosong. Sedangkan kurang gula membuat kue kering berwarna pucat, matangnya lama dan aromanya kurang harum.

Mudah-mudahan bermanfaat!
.
Read more... Gula gula gula gula gula (Glukosa)

Senin, 18 Januari 2010

Hotel Halal di Piala Dunia : Upaya menghindari Laknat ?


Marak dan beragamnya maksiat di negeri kita saat ini, banyak kalangan yang tidak menyadari dan menganggap sepele bahwa efek kemaksiatan tersebut, substansinya adalah akan mengundang bencana dan laknat Allah SWT.

Musibah dan bencana apa saja?

Di postingan ini sengaja tidak saya sebutkan bencana-bencana dan musibah karena saya yakin bahwa readers telah mahfum, mengikutinya di media massa baik TV maupun koran.

Anjuran dan peringatan Allah untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar dengan shalat justru dibalikkan, “semasih kita mencegah perbuatan keji dan mungkar, shalat tidak diperlukan lagi”.

Sehebat apapun kita beragumen baik di semi loka, loka karya, seminar dan diskusi lainnya, ternyata sangat jarang mengangkat tema bahwa bencana ini disebabkan oleh kemaksiatan dan kemungkaran yang telah kita perbuat. Dan bencana datang tanpa mengenal kompromi termasuk menyerang orang-orang pintar peserta diskusi. Jadi tidak hanya menimpa Maksiator. Maaf, maksiator mungkin jadi kosa kata baru lagi, Hehee...

Tentu saja harus dipilah, Shalat yang seperti apa yang benar-benar mampu mencegah kekejian dan kemungkaran ini.
Kalau sekedar menjadi rutinitas belaka, tentu shalat tersebut tidak optimal dan dapat berimplikasi kepalsuan.
Shalat akan sangat berarti manakala termanifestasi menjadi keshalehan pribadi dan meningkat menjadi keshalehan sosial.

Salah satu contoh yang dapat dijadikan pilot project untuk Indonesia dalam mencegah kekejian dan kemungkaran ini bisa kita tengok aktifitas Coral Hotel dan Resort, Afrika Selatan seperti yang saya baca di Majalah Hidayatullah.

Beberapa bulan mendatang, semua mata akan tertuju pada Cape Town, Afrika Selatan tempat berlangsungnya Piala Dunia 2010.
Hari-hari ini para penggemar bola akan sibuk mencari tiket. Sementara hampir semua station tv sibuk menyiapkan diri guna persiapan siaran pertandiangan bola.

Yang tak kalah sibuknya adalah Coral Hotel dan Resort yang induk perusahaannya berbasis di Dubai. Ini merupakan Hotel Halal pertama yang ada di Cape Town , Afrika Selatan.
Dengan kemampuan 140 kamar yang bertempat di lereng bukit Tanda di Cape Town. Tetapi mengapa untuk penggemar bola saja perlu hotel “halal”?
Menurut Hamza Farooqui, Group CEO untuk CII Holding, hotel mereka menargetkan pasar korporat dan pengunjung dari Timur Tengah yang berharap hotel bebas alkohol dengan fasilitas yang nyaman untuk beribadah termasuk untuk ibadah shalat.

Perlu diketahui, perusahaan hotel yang berbasis di Dubai ini merupakan perusahaan manajemen hotel pertama di Timur Tengah yang menawarkan lingkungan hotel yang bebas alkohol di semua hotel mereka.

Filosofi mereka adalah untuk memastikan lingkungan hotel yang lebih aman bagi klien dan saat ini akan terus menerobos pasar baru. Mereka tetap berkomitmen kepada nilai-nilai inti yaitu kejujuran, integritas dan rasa hormat terhadap budaya lokal dan masyarakat.

Bagaimana dengan Indonesia? Semoga stake holder di negara tercinta ini bisa mengambil contoh sebagai pilot project dalam rangka mencegah perbuatan keji dan mungkar, sehingga tidak mengundang laknat Tuhan dengan bala dan bencananya, Amin Allahumma Amin...

Read more... Hotel Halal di Piala Dunia : Upaya menghindari Laknat ?

Minggu, 10 Januari 2010

Piaraan Demokrat yang bernama Ruhut Sitompul

Almarhum Gus Dur pernah mengatakan anggota DPR itu seperti anak Taman Kanak-kanak dan dalam kesempatan lain Beliau mengatakan bahwa anggota DPR periode 1999-2014, lebih rendah dari TK yang disebutnya Play Group... hehee.., gitu aja kok repot...

Pernyataan Guru Bangsa itu, terbukti banyak benarnya. Bagaimana tidak, beberapa menit sebelum saya menulis postingan ini, saya dan rakyat Indonesia telah disuguhi tontonan gratis yang sangat menjijikkan yang disiarkan secara langsung dari seantero penjuru mata angin Indonesia oleh Tv Swasta Nasional.

Kata kasar yang sangat tidak mendidik itu dikeluarkan oleh salah satu Anggota Dewan Terhormat / Anggota Pansus dari Partai Demokrat yang bernama Ruhut Sitompul, saat diadakan rapat pansus Bank Century.

Padahal esensinya hanya menanyakan pembagian waktu bicara bagi anggota Pansus kepada Pimpinan Sidang saat itu yang dipimpin oleh wakil ketua pansus, Prof. Gayus Lumbun dari PDIP.

Sebagai Pimpinan Sidang yang dibatasi oleh Tata Tertib, Gayus Lumbun menegur Ruhut Sitompul untuk dapat memberikan kesempatan berbicara bagi anggota Pansus lain.
Ruhut tidak menerima teguran itu, dan menyatakan bahwa pimpinan sidang tidak adil, karena memberikan hak bicara lebih banyak bagi partainya Gayus Lumbun sendiri PDIP.

Terjadilah perdebatan antara keduanya. Saat terpojok dan kehabisan akal, Ruhut Sitompul langsung mengeluarkan kata-kata sangat kasar dan menjijikkan yang dialamatkan ke pimpinan sidang Prof Gayus Lumbun dengan kata “bangsat !”

Bangsa Indonesia sekurang-kurangnya selama periode DPR 1974 – 2009, tidak pernah ada kejadian mengumbar kata kasar 'bangsat' yang memalukan dan menjijikkan seperti ini.

Dalam kamus Bahasa Indonesia, bangsat berarti kutu busuk. Sayangnya Dewan Kehormatan DPR dan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Fraksi Demokrat menganggap kejadian seperti ini sebagai bumbu demokrasi dan tidak perlu ditanggapi dengan serius.
Ini adalah suatu pernyataan yang mengagetkan banyak pihak dan sebagai bentuk Pendidikan politik yang sangat buruk bagi rakyat yang Lembaga Dewan Kehormatan DPR dan seorang Anas Urbaningrum.

Banyak kalangan yang menilai bahwa ini adalah bentuk pengalihan isu, disaat rakyat Indonesia mempertanyakan kebijakan DPR dan Pemerintah dalam memberikan fasilitas pembelian mobil mewah Toyota Royal Saloon seharga 1.3 Miliar untuk para menteri dan pejabat negara yang tanpa malu-malu menggunakan fasilitas mewah ini di saat 25 juta rakyat indonesia menderita gizi buruk.
Bukan cuma itu, belum kelihatan kerja 100 harinya, disamping mendapatkan fasilitas mobil mewah yang mengalahkan kemewahan mobil seorang Kaisar Jepang dan Perdana Menteri Inggris, para menteri negara miskin ini, sudah diputuskan final oleh pemerintah untuk kenaikan gaji mereka. Astagfirullah... Sungguh sense of crisis mereka patut dipertanyakan.

Kita kembali lagi ke Ruhut... Apakah Partai Demokrat siap mempertaruhkan citra dan kredibilitasnya sebagai Partai Presiden SBY, sengaja memelihara preman berkuncir dan beranting untuk diplot menjadi tokoh antagonis di lembaga terhormat DPR?

Ataukah preman berkuncir piaraan SBY ini memang sengaja diposisikan untuk mengacaukan dan menghilangkan substansi Pansus Bank Century agar tidak bisa secara tuntas mengunkap skandal yang diduga menyerempet sejumlah nama politisi Demokrat dan Orang dekat SBY yang menjarah uang rakyat 6,7 trilyun itu pada saat mulai ada sinyal untuk satu persatu mengungkap borok yang selama ini ditutupi dengan sangat rapi oleh mereka?

Acap kali dalam berbagai kesempatan, Ruhut Sitompul, Pria yang dahulu pernah menjadi Lawyer dan Anggota DPR dari Partai Golkar ini memang punya hobi meremehkan orang dengan kata-kata kasar dan kotor, bahkan mengandung sara dan meresahkan.

Setiap mengawali pembicaraan, Dia selalu membalut kata kasarnya dengan sangat lembut mengucapkan salam lima agama sekaligus, yang selanjutnya selalu saja dalam saat bersamaan mengeluarkan kata-kata kasar seperti potong kuping saya, potong leher saya, kodok dan kata kasar lainnya.

Kalau kata kasar bangsat, sebaliknya dialamatkan pada mereka, bisa dibayangkan, apa respon Ruhut Sitompul atau Partai Demokrat atau Presiden SBY dari Partai Demokrat?

Bisakah mereka menerima hujatan kasar seperti itu? Bukankah kalau kita menyubit diri sendiri, sama sakitnya apabila kita juga menyubit orang lain?

Bila Partai Demokrat membiarkan ini terjadi, berarti partai ini mengajarkan hal yang sungguh tidak baik terhadap rakyat Indonesia. Sungguh tidak layak, kata bangsat ini dibawa di gedung terhormat yang dihuninya anggota DPR terhormat.

Rakyat membiayai mereka, anggota pansus century DPR sebesar 5 Miliar untuk bekerja sungguh-sungguh mengungkap kasus bank Century, tetapi malah dikacaukan oleh seorang anggota DPR yang mungkin sejak kecil tidak pernah dididik oleh orang tua dan lingkungannya tentang budi pekerti.

Barangkali, seandainya Gus Dur masih hidup, akan beliau sarankan untuk segera mengutus guru TK dan Play Group ke gedung DPR yang terhormat itu, untuk memberikan pelajaran tentang budi pekerti dan etika kepada anggota DPR seperti Rohut Sitompul yang sebenarnya lebih pantas kalau kata kotor 'Bangsat' itu dialamatkan kepada dirinya sendiri.

SBY, Pecat aja si Poltak Ruhut ini ! Gitu aja kok repot.... hehee...hehee...
Read more... Piaraan Demokrat yang bernama Ruhut Sitompul

Minggu, 03 Januari 2010

Obat Mujarab untuk Mencegah Uban

Uban ? - Terkadang sangat mengganggu, apalagi bagi kita yang masih berusia muda. Karena sungguh banyak usia muda yang mengalami serangan uban.

Jangan khawatir ! Sekarang telah ditemukan resep ampuh untuk mencegah dan menghindari uban yang bersumber dari Musaro Muji.

Berikut adalah caranya :

1. Ambillah dua potong hati ayam

2. Hati ayam tersebut di panggang.

3. Kemudian campurkan dengan ragi kue sebanyak 2 sendok teh.

4. Bubuhi kecap secukupnya , biarkan sejenak.

5. Setelah seperempat jam barulah hati ayam tadi dimakan.

Jika setiap dua atau tiga hari memakan hati yang di olah demikian , niscaya rambut tidak akan beruban.

Gampang bukan ? selamat mencoba !...
Read more... Obat Mujarab untuk Mencegah Uban

Kamis, 24 Desember 2009

Teddy Bear, Kerja Keras adalah Energi Kita


Tulisan ini dilombakan dalam Pertamina Blog Contest
Seo - Kerja Keras adalah Energi kita -



Tentu anda sangat familiar dengan boneka Teddy Bear. Di seluruh dunia, boneka ini begitu populer terutama dikalangan para ibu dan anak-anak.

Boneka Beruang yang bernama Teddy Bear tidak serta-merta langsung bisa familiar dan popular seperti sekarang ini, melainkan ada fakta historisnya.

Mau tau ceritanya ? Untuk menghibur diri sekaligus menghilangkan suntuk, saya jawab sendiri aja, mau, mau, mau... hehehee...


Suatu hari Presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt berkeinginan untuk pergi berburu di hutan. Menembak seekor hewan hutan buruan, tentu tidak mudah semudah sulap David Coperfield, “abdakadabraaa...” terus langsung muncul. Apalagi menangkapnya hidup-hidup. Kesulitan seperti ini, juga dialami oleh seorang Presiden USA.
Saat melihat kerepotan dan ketegangan di wajah Presiden ini yang agak kesal karena buruannya belum juga tampak, para pengawal kepresidenan Amerika Serikat pada waktu itu berusaha kerja keras dengan energi extra untuk mendapatkan dan menangkap seekor beruang hidup-hidup.

Walau berprinsip seperti PT. Pertamina Persero yang menyelenggarakan Pertamina Blog contest dengan Seo “Kerja Keras adalah Energi Kita”, tetap saja para hulu balang Sang Presiden masih kesulitan menangkap binatang buruannya.

Kerja keras yang menguras energi mereka, akhirnya membawa hasil dengan tertangkapnya seekor beruang.

Seekor beruang jantan yang malang dan kebagian “apes” itu mungkin sebelumnya tidak mendapat firasat apa-apa saat pengawal presiden menangkapnya tanpa izin resmi. “Eiih belagu... Pake firasat dan izin resmi sgala, hehee... Klo giliran apes ya apes aja coy...” (saya ngakak terpingkal-pingkal sendiri, wkaakak...wkaakk..)

Sudah tertangkap, sempat-sempatnya tuh beruang ngebacot kayak si Anggodo atau Robert Tantular, atau si bedebah oknum pejabat korup yang ikut menjarah uang rakyat.

Sorry... kita kembali ke inti ceritanya.
(dikutip sebagian dari penulis : Tegar Satria, Penerbit : Shira Media)

Prestasi para pengawal menangkap seekor beruang hidup-hidup dengan tujuan untuk diikat pada sebuah pohon sehingga membuat senang Sang Presiden dan dengan mudah langsung menembaknya, ternyata malah membuat seorang Theodore Roosevelt, Presiden USA pada saat itu, merespon kerja keras para pengawal secara tak terduga.

“Let him run away !” katanya dengan tegas.

Sang Presiden menyuruh mereka melepas ikatan kuat terhadap si beruang dan membiarkan tetap hidup bebas, dan selamatlah beruang yang tadinya an unlucky bear menjadi an lucky bear. Beruang jantan yang beruntung itu berhutang nyawa kepada Roosevelt.

Tipe Pemimpin Strategis dan visioner dengan tabiat sangat mulia, yang sungguh patut diteladani seperti Nabi Besar Muhammad Saw dan Para Sahabat Beliau ( Salamun 'alaika ya Rasulullah... ) juga tercermin pada seorang Nasrani seperti Theodore Roosevelt.
Seandainya para pemimpin dunia didominasi oleh sosok seperti orang ini, Subhanallah... betapa damainya dan indahnya dunia.

Kisah Presiden Amerika Serikat ini menjadi terkenal ketika dilaporkan di surat kabar dan digambar dalam bentuk kartun.

Seorang laki-laki bernama Morris Michtom memiliki toko permen dan alat-alat tulis. Istrinya yang bernama Rose kadang-kadang suka membuat boneka beruang kecil yang diletakkan di jendela toko mereka.
Morris melihat kartun beruang di koran dan mendapatkan ide. Dia minta istrinya membuat beberapa beruang khusus seperti yang ada dalam gambar kartun itu.

Lalu Morris menulis surat yang ditujukan ke gedung putih, menanyakan apakah beruang itu, boleh diberi nama seperti nama Presiden. Presiden membalas surat itu, “Saya pikir nama saya tidak begitu berharga dalam bisnis beruang, tetapi Anda boleh saja menggunakannya”.

Maka Morrist meletakkan boneka beruang-beruang baru itu di jendela tokonya, di sebelah gambar kartun.
Boneka itu dinamai dengan nama panggilan President Roosevelt, Teddy.
Jadilah sampai sekarang boneka beruang tersebut terkenal dengan nama “Teddy Bear” oleh seorang Morris Michtom beserta istrinya dengan motivasi kerja keras adalah energi kita.
Read more... Teddy Bear, Kerja Keras adalah Energi Kita

Senin, 14 Desember 2009

Refreshing dengan Bonsai Santigi (Pemphis Accidulla)


Banyak macam cara untuk menghindari kejenuhan alias suntuk. Apalagi teman-teman blogger yang salah satu rutinitasnya berhubungan dengan mencari inspirasi posting, blog walking, promosi blog dan lain-lain yang tentu saja tidak selamanya lagi mood atau stabil, pasti ada saja rasa bosannya.
Salah satu refreshing alternatif dengan memelihara tanaman Bonsai Santigi. Yang jelas bukan membonsai KPK atau Bank Century hehee... tapi justru membiasakan diri untuk hidup berbasis Konservasi (Ramah Lingkungan)
Ada banyak pohon yang bisa dibonsai, salah satunya Pohon Santigi. Di dunia bonsai, Santigi yang nama latinnya Phempis Accidula sangat terkenal dan dicari karena kriteria yang ada padanya sangat cocok dengan kriteria tanaman untuk di bonsai.
Kriteria-kriteria itu antara lain, berbatang keras sehingga mampu hidup puluhan bahkan ratusan tahun. Kriteria selanjutnya adalah tanaman ini mempunyai daun-daun yang kecil-kecil sehingga mendukung penampilan bonsai yang berumur tua dan mengalami treatment pengkerdilan. Kriteria lainnya adalah tanaman ini mempunyai tekstur kulit batang yang berkeropak-keropak atau pecah-pecah yang mengesankan keangkeran dan tua, walaupun pohon tersebut sebenarnya masih berumur muda.


Di pulau Jawa pohon ini namanya juga berlainan, di daerah pantai selatan Yogyakarta, orang menyebut pohon ini dengan nama Pohon Drini, sehingga ada pula bernama pulau Drini yang sudah tak ada pohonnya, ada pula yang menyebutnya kayu Kastigi atau Setigi. Sedangkan ditempat lain juga ada, misalnya didaerah pantai utara Jepara, pulau Karimun Jawa dan ada pula di ujung timur pulau Jawa di dalam areal Taman Nasional dan didaerah Indramayu Jawa Barat, sehingga disana terdapat kampung yang diberi nama Kampung Cantigi.

Konon pula kayu Pohon Santigi ini menurut kepercayaan orang-orang didaerah masing-masing mempunyai khasiat dan kegunaan yang berbeda-beda, di Jawa Tengah dan Yogyakarta kayu ini dicari karena dapat digunakan untuk kayu gagang keris karena kekerasan kayu ini, ada pula yang percaya kayu ini untuk menawarkan racun atau bisa apapun, dan juga digunakan untuk media alat pengurut badan manusia. Konon di Jawa Timur banyak juga yang menggunakan kayu ini untuk membuat tasbih, dan bahkan dijual sampai ke Mekkah. Pernah pula kayu ini ditelitioleh ilmuwan, bahwa dapat digunakan untuk penetralisir di tambak-tambak udang.

Ternyata dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, pohon Sentigi yang ada di Pulau Sumbawa NTB yang tersebar di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima.
Di Kabupaten Bima sendiri, Santigi banyak didapati di Selat Sape (Bima Timur) yang merupakan perbatasan antara Propinsi NTB dan NTT.

Sudah sejak lama dari sekitar tahun 90an, sudah banyak yang diambil oleh para penghobi dan kolektor bonsai santigi yang berasal dari luar Pulau Sumbawa, bahkan di Jawa harganya yang sudah "jadi Bonsai" dan juara di kontes mencapai ratusan juta.
Walaupun begitu, sampai saat ini di Pulau Sumbawa terutama di Kabupaten Bima, masih terdapat banyak tanaman ini dan bahkan masih ada hutan santigi.

Anda ingin refreshing dan mengenalnya lebih jauh atau bahkan ingin mengoleksinya? Pasti seru... Dengan senang hati saya akan menjawab hal-hal yang berhubungan dengan Pohon/ Bonsai Santigi (Pemphis Accidulla).
Read more... Refreshing dengan Bonsai Santigi (Pemphis Accidulla)

Senin, 30 November 2009

Simbol @ pada E-mail, Kenapa?

Teknologi Informasi - Kita tentu sudah sangat familiar dengan penggunaan internet, terutama email. Memang teknologi ini sangat membantu dalam banyak hal. Betapa tidak, dokumen-dokumen penting yang dulu jika dikirimkan dengan cara konvensional bisa memakan waktu berhari-hari. Dengan email hanya butuh beberapa menit bahkan detik.

Teknologi email kini juga tak hanya bisa mengirimkan data berupa dokumen dan foto. Bahkan, file-file berukuran besar berisi hal penting mulai dari film hingga berbagai catatan penting lain juga bisa dikirim via email. Tak heran kini email menjadi salah satu teknologi informasi andalan untuk berbagai kepentingan. Tentu, kita juga tak bisa menafikkan beberapa hal negatif karena email, seperti spam dan junk mail alias email sampah yang tak kita butuhkan.

Lepas dari sensasi kemudahan dari penggunaan email, tahukah anda jika ada huruf penentu dalam email yang sangat penting? Yah, pasti anda mengenal tanda simbol @ atau sering disebut dengan kata “At”.
Dikutip dari membaca sebuah buku, yang ditulis Katie Hafner dan Mathew Lyon dalam bukunya : where wizards stay up late : The origins of the internett dan buku terjemahan indonesia maaf... pengarangnya lupa dengan judul "Unik tetapi nyata" dapat kita ketahui Jawabannya.

Tanpa menggunakan tanda @, alamat email yang kita tuju, tidak akan mencapai sasaran. . Sang penemu lambang itu, justru tidak membayangkan jika tanda @ itu akan menjadi ikon penting dalam dunia internet secara keseluruhan. Atas kerja keras yang menjadi energinya RAY TOMLISON, seorang insinyur pendiam yang menemukan lambang tersebut. Ia bekerja pada sebuah organisasi yang bernama BBN. Di perusahaan itulah pada tahun 1972, Ray berhasil menjadi orang pertama yang sukses mengirimkan email pertama antara dua mesin. Tentu pada masa itu Ray belum berpikir bahwa email yang diciptakannya akan menjadi salah satu penemuan penting dunia.

Karena itu, ia tak perlu besusah-susah saat memilih pungtuasi alias tanda yang dibutuhkan sebagai kode untuk pengiriman email tersebut. Ray Tomlison mengaku dirinya tak berpikir panjang untuk memilih lambang @ saat itu. “Karena saya yang pertama, jadi saya bisa memilih pungtuasi @ yang saya inginkan . Saya memilih lambang @ karena lumayan membantu sebab mirip huruf a untuk address atau alamat lembaga pemilik email yang dituju”. Sebut Ray dalam sebuah catatan yang ditulis Katie Hafner dan
Mathew Lyon dalam bukunya : where wizards stay up late : The origins of the internet.

Apapun alasan yang disebut Ray, yang jelas simbol @ saat ini telah menjadi lambang yang sangat penting di dunia internet. Lebih jauh dari itu lambang tersebut telah mengubah peta teknologi dunia secara umum. Jadi jangan anggap remeh penemuan yang anda lakukan, dengan prinsip kerja keras adalah energi kita bisa jadi kelak, apapun bentuk penemuan itu, asal berguna bagi orang lain akan berguna juga bagi dunia.
Read more... Simbol @ pada E-mail, Kenapa?

Selasa, 17 November 2009

Puisi Negeri Para Bedebah

Pada saat saya menonton TV-one dalam momen pembancaan Puisi dengan judul Negeri para Bedebah sewaktu demo mendukung Pak Bibit dan Pak Chandra menentang kriminalisasi KPK beberapa hari yang lalu membuat saya terkesima dan merinding.

Tentu saja Isi puisi tersebut, tidak bisa saya hafalkan. Setelah mencari-cari di internet, Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan formatnya dengan lengkap di Vivanews.com.

Selamat menyimak ! Mudah-mudahan puisi ini dapat menjadi spirit kita untuk selalu perduli untuk melawan kedholiman dan ketidak adilan.

Negeri para Bedebah

by : Adi Masardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah

Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-
burung kondor menjatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau menjadi kuli di negeri orang
Yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di
negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedangkan rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah nasib suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila melihat negeri dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan
revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi, dengan
demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan



Read more... Puisi Negeri Para Bedebah

Jumat, 13 November 2009

Kerja Keras adalah Energi Kita lubricants, Pertamina mengakuisisi ladang minyak potensial.


Postingan ini saya tulis, disaat kesulitan mencari inspirasi untuk pertamina blog contest dengan motto –Kerja Keras adalah Energi Kita -. Kebetulan saya selesai menonton Metro TV yang mereview kegiatan PT. Pertamina Persero dalam membantu menyediakan air bersih bagi masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan dan kekurangan air seperti di daerah Gunung Kidul. Kegiatan ini semakin membuat saya salut atas kontribusi dan kesungguhan PT. Pertamina dalam melayani kebutuhan masyarakat yang benar-benar bisa langsung dirasakan.

Kerja keras adalah energi kita – adalah tema kontes yang diusung oleh Pertamina Blog contest yang diadakan oleh PT. Pertamina Persero dalam rangka hari ulang tahunnya yang ke 52, adalah langkah cerdas dan strategis dari sekian banyak langkah progresif lainnya yang telah diaplikasikan secara nyata oleh salah satu perusahan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) ini.

Tentu saja tidak semata-mata dilakukan untuk orientasi keuntungan semata (profit oriented), tetapi terdapat banyak kontribusi langsung PT. Pertamina sebagai bentuk keperdulian dan peran aktif bersama pemerintah dalam melayani masyarakat dalam bentuk kegiatan yang sangat membantu dan bersinggungan langsung dengan kebutuhan masyarakat akar rumput (grass root) dalam bentuk kegiatan sosial, pengentasan kemiskinan, pendidikan, keagamaan, infrastruktur dan lain-lainnya.
Yang lebih penting digaris bawahi bahwa substansi dari motto “Kerja Keras Energi Kita” menurut saya adalah suatu prinsip edukasi dan motivasi untuk membiasakan diri selalu bekerja keras pantang menyerah, karena tidak akan diperoleh hasil atau energi yang optimal manakala kita bekerja hanya karena rutinitas semata tanpa kesungguhan dengan bekerja keras.

Sebelumnya, PT. Pertamina Persero melakukan kegiatan cepat tanggap darurat gempa di Padang Sumatra Barat dan di daerah korban bencana lainnya dengan keperdulian yang luar biasa. Disamping menyediakan kebutuhan korban gempa seperti selimut, sembako dan lain-lain, juga berperan aktif dalam upaya recovery Padang Sumbar, terutama optimalisasi pelayanan SPBU di Sumbar dalam waktu yang singkat. Menurut Direktur Utama PT. Pertamina Persero Karen Agustiawan, 92 SPBU di Sumatra Barat telah normal kembali.

Saya juga ikut merasa bangga sebagai anak bangsa, karena atas kerja keras dengan keberanian ekstra, PT. Pertamina akhir-akhir ini melakukan aktifitas pengelolaan tambang minyak Tuba di negara konflik seperti Irak. Tidak semua perusahaan migas di dunia ini yang berpeluang dan berani melakukan kegiatan ini. Jadi,kiprah BUMN ini bukan hanya bersifat lokal Nasional, tetapi juga Internasional.

Kerja keras adalah energi kita – seyogyanya dijadikan semboyan yang harus dimiliki dan diterapkan oleh setiap orang baik di level individu, kelompok, organisasi, dunia usaha, masyarakat maupun negara sebagai pemacu dan motivasi dalam menjalani hidup dan aktifitas sehari-hari. Prinsip ini juga sangat diperlukan dalam upaya membangun bangsa dan negara kita yang dihadapkan oleh tantangan global yang semakin kompleks.

Dikutip dari artikel online divisi komunikasi PT. Pertamina Persero, Tiga terobosan di sektor hulu Pertamina menunjukkan perusahaan ini semakin mantap melangkah menuju level National Oil Company (NOC) kelas dunia.
Pertama, Pertamina merambahi ladangladang minyak di sejumlah negara. Kedua, ladang garapan yang selama puluhan tahun selalu dan selalu di daratan alias onshore, kini BUMN migas ini semakin berani ke ladang-ladang migas di lepas pantai (offshore). Dan ketiga, Pertamina semakin semangat mengakuisisi blok-blok migas yang potensial dari pengelola sebelumnya. Juga membeli Participating Interest (PI) atas blok-blok yang masih ekonomis.

Visi-Misi Pertamina memiliki semangat membangun perusahaan migas modern. Dari sisi tahapan-tahahapan waktu dan target, Pertamina memiliki program 15 tahun menjadi perusahaan kelas dunia (2008 - 2023). Program besar tiga RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan) tersebut membagi periode pencapaian, dari mulai Periode I (2008 - 2013) dengan target Pertamina menjadi perusahaan nomor satu di Indonesia. Asal tahu saja, dari sisi produksi minyak, Pertamina hingga September 2009 ini adalah nomor dua setelah Chevron, dan untuk sisi produksi gas, menjadi nomor dua dari Total.

Periode II (2013 - 2018) adalah bagaimana Pertamina membangun diri menjadi perusahaan kelas wahid di kawasan Asia Tenggara, bahkan belakangan ada yang menyebut target Asia Pasifik, karena nyatanya di kawasan Asia Pasifik Pertamina semakin menunjukkan gejala eksistensinya. Tak cuma di Asia Tenggara saja. Keberhasilan masukParticipating Interest sebesar 10 persen Blok BMG (Basker Manta Gummy) di South Australia, ternyata memberikan semangat luar biasa, kalau Pertamina bisa memulai berekspansi portofolio di ladang-ladang di dalam dan di luar negeri.

Setidaknya target tiga akuisisi blok tahun 2009, dimulai dengan akuisisi penuh BP West Java, Ltd. di daerah lepas pantai laut Jawa Barat, dan menjadikan Pertamina operator dari PSC ONWJ. Lalu sukses akuisisi Blok BMG, dan kini sedang menegosiasi sebuah blok lain di sebuah Negara Asia Tenggara. "Sekarang lagi finalisasi negosiasi," kata Gunung Sardjono Hadi, Deputi Direktur Pengembangan Usaha Hulu.

Periode III (2018 - 2023) merupakan periode berat bagi Pertamina karena harus menempatkan diri pada level 11 besar di antara NOC dan IOC. Masih ada waktu 14 tahun. Yang menyulitkan adalah situasi dan kondisi peta perusahaan migas pada belasan tahun mendatang masih sulit diprediksi pasti, sepasti-pastinya. Siapa "lawan tanding" Pertamina dalam mencapai target, sekali-kali bisa berubah tanpa diduga. Seperti diketahui, kebangkrutan perusahaan kelas dunia di berbagai bidang sering tak diduga. Olengnya perusahaan otomotif di AS belakangan ini atau bangkrutnya Enron pada tahun-tahun lalu adalah contoh nyata. Termasuk terjadinya merger antara perusahaan besar di dunia migas.

Dengan target waktu dan sasaran pada tiga periode yang jelas, Pertamina membangun "skuadron" anak-anak perusahaan (AP) untuk kegiatan intinya, termasuk sektor hulu Pertamina. Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero) benar-benar menjadi pihak pengambil kebijakan strategis yang kemudian dijalankan AP-AP yang berperan sebagai kepanjangan tangan atau strategic arm length. Tugas AP-AP sektor hulu ini, menurut penjelasan Manajer New Ventures Bambang Manumayoso adalah sebagai petroleum operator.

Pertamina memiliki petroleum operator sektor hulu yaitu Pertamina EP (PEP), Pertamina Hulu Energy (PHE), Pertamina Geothermal Energy (PGE), selain PEP Randugunting dan PEP Cepu. Walaupun perusahaan ini pun mendirikan perusahaan non operator, yaitu Pertagas yang kebagian tugas menyalurkan gas dari ladang-ladang PEP ke konsumen. Selain itu ada fungsi penunjang seperti Exploration and Production Technology Center (EPTC), serta perusahaan penunjang seperti Pertamina Drilling Service (PDSI), dan Elnusa.

PEP sendiri sesuai aktenya didirikan untuk mengelola ladang-ladang eksplorasi dan produksi dalam negeri yang dulu dipegang Pertamina sebelum berlaku UU Nomor 22 Tahun 2001. Ladang-ladang yang luas totalnya 140.000 km2 tersebut dikenal sebagai eks Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina. Setelah menjadi holding company Pertamina memisahkan tugas holding dan tugas operator. PEP adalah operator atas eks WKP Pertamina.

Sedangkan PHE didirikan untuk mengelola ladangladang Pertamina di luar negeri serta ladang-ladang dalam negeri non eks WKP Pertamina, baik JOB-PSC (Joint Operating Body - Production Sharing Contract), PPI (Pertamina Participating Interest) maupun lahan-lahan baru hasil tender Migas. Dan kalau PGE jelaslah mengurus pengusahaan panasbumi yang sudah dimiliki Pertamina selama ini.

Sukses tidaknya Pertamina mencapai target-target besarnya tergantung sejauhmana AP-AP ini juga mencapai target KPI (Key Performance Indicator)-nya yang telah digariskan tegas dalam RJPP.

Pada tahun 2002 Pertamina masuk ke Vietnam dan Irak, lalu 2005 masuk ke Malaysia, tahun 2006 ke Libya, lalu ke Sudan (2007), Qatar (2009), dan Australia (2009).

Pengalaman Pertamina di sektor hulu memang lebih dikenal sebagai penggarap ladang-ladang migas di daratan aliasonshore. Maka dengan cerdas, Pertamina melakukan terobosan masuk ke offshore, baik shallow maupun deep water.Pertamina menggandeng perusahaan yang sudah kampiun di bidang ini seperti StatOil, Petrobras, dan Shell untuk beberapa ladang offshore Indonesia.

Setidaknya dengan motto kerja keras adalah energi kita, Pertamina telah sukses meluncurkan produk unggulan berkwalitas tinggi seperti :
FASTRON FULLY SYNTHETIC adalah Pertamina lubricant atau pelumas mesin kendaraan bensin bermutu tinggi yang
diformulasikan khusus dari bahan dasar full synthetic Polyalphaolefin atau yang lebih dikenal
dengan PAO, sehingga pelumas ini sangat unggul dikelasnya.

FASTRON SYNTHETIC OIL adalah lubricant Pertamina atau pelumas Pertamina untuk mesin kendaraan bermutu tinggi yang diformulasikan khusus dari bahan dasar base oil synthetic dengan tingkat unjuk kerja melampaui persyaratan API SL.

Kerja keras adalah energi kita – merupakan motivasi sehingga Pertamina juga berhasil memenangkan bidding di sejumlah ladang offshore di luar negeri walaupun di sana berkonsorsium dengan NOC negara lain dan IOC. Bahkan BMG di Australia, lepas pantai Australia yang diakuisisi 10 persen semakin memperpajang pengalaman dan track record sebagai perusahaan kelas dunia yang piawai juga dipenggarapan laut lepas (onffshore).

Terobosan ketiga Pertamina adalah mengakuisisi ladang-ladang atau blok-blok migas yang cukup ekonomis, tapi oleh kebijakan perusahaan pemilik sebelumnya dianggap tidak termasuk kriteria teknis ekonomis skala mereka. Memang ini berkaitan dengan langkah Pertamina mengembangkan usahanya.

Tahun 2009 ini Pertamina mengambil alih ladang offshore ONWJ (Offshore North West Java) milik BP West Java, Ltd. juga telah mengambil alih 10 persen atas ladang BMG lepas pantai Australia selatan dari pemiliknya, ROC. Dan bersiap-siap mengakuisisi sebuah blok di Hanoi Trough, Vietnam, yang termasuk offshore dangkal.

Proses akuisisi atau pembelian blok-blok yang menarik antara lain melalui pembelian atau penyertaan modal atau Participating Interest (PI) ke dalam PSC-PSC yang prospektif dan strategis. Upaya lainnya adalah mengambil alih sebagian atau seluruh PI pada PSC yang akan terminasi. Seperti misalnya Blok West Madura yang akan terminasi pada tahun 2011. Kemudian Blok Mahakam di Selat Makassar yang juga akan terminasi tahun 2017.

Proses akuisisi atau pembelian blokblok menarik antara lain melalui pembelian atau penyertaan modal atauParticipating Interest ke dalam PSC-PSC yang siap berakhir atau terminasi. Yang terdekat seperti West Madura yang tahun 2011 mau terminasi. Kemudian Blok Mahakam di Selat Makassar yang sudah terminasi tahun 2017.

Pertamina terus bergerak di sektor hulu, dari mulai ekspansi ke luar negeri, masuk ke ladang lepas pantai (offshore), dan terus melakukan pembelian atas blok-blok ekonomis yang siap dijual pemiliknya karena dianggap tidak ekonomis lagi dalam ukuran ekonomi mereka. Sementara bagi Pertamina, adalah menambah cadangan dan meningkatkan produksi serta mencatat pengalaman menggarap lahan-lahan offshore, untuk mengubah persepsi Pertamina hanya jago di darat (onshore) menjadi perusahaan yang disegani di level Internasional.

Bravo Pertamina ! Kerja keras adalah energi kita.

Read more... Kerja Keras adalah Energi Kita lubricants, Pertamina mengakuisisi ladang minyak potensial.

Kamis, 29 Oktober 2009

Kerja Keras adalah Energi Kita, Pertamina lubricants are recognized by consumers the world

Kerja keras adalah energi kita - with this great motto, PT. Pertamina Persero as oil and gas producers who have 52-year-old integrated business from exploration and production, processing to marketing of products, both domestically and abroad. Domestically, Pertamina Lubricants is a market leader for more than 54%, while outside of Indonesia, Pertamina Lubricants are marketed to Belgium, Pakistan, UAE, Myanmar, Singapore, Taiwan, etc.. This shows the quality of Pertamina lubricants are recognized by consumers the world

For this posting I try to follow
Pertamina Blog Contest with smart motto kerja keras adalah energi kita by reviewing press release of PT. Pertamina Persero in Sydney, October 23, 2009 - PT.PERTAMINA (Persero) through its Lubricants business unit launched a high-quality lubricants for the Australian market. Official launch events conducted by the Ministry of Transpotation NSW, Director of Marketing and Commerce Pertamina of Indonesia and its consulate general in the State House Kosulat General of the Republic of Indonesia in Sydney on Friday October 23, 2009. Segment lubricant marketed to Australian consumers including automotive and industrial segments. Some brands are Fastron lubricant production, Prima XP, etc.

Pertamina lubricant with tagline X'treme Power & Protektion (XP2), based on the quality of lubricants are divided into 3 classes namely Premium, Gold and Silver are adjusted with its use. Pertamina lubricant is made from a mixture of base oil (mineral and fully synhetic) plus best additive manufactured by world-class companies such as Lubrizol, Infenium, Chevron Oronite etc., resulting in high quality lubricant from the API (Association des Constructeurs European d'Automobiles), Volvo , DaimlairChrysler, in the automotive sector, as well as certificates of Komatsu, Niigata, Caterpillar, Wartsila, etc. in industrial lubricants segment. Australian market is very attractive to Pertamina, but due to the relatively close distance, has a value quite prestigious because of the countries "Western". Australia lubricant needs around 550,000 KL / year. Initial target is the automotive segment both Top Tier and Mid Tier, the need for KL 260,000 (48% of national demand). Targeted marketing network is independent garage, pool taxi, bus / truck pool, and autoparts retailer of independent (non-chain).

For the first year,
PT.PERTAMINA PERSERO sales target of about 3-5 containers per month. With an estimated 15-20% growth per year, is expected in 2015 Pertamina lubricants business in Australia has reached over 5000 KL / year.

In distributing
Pertamina's lubricants and serves customers in Australia, Pertamina has been appointed a Country Distributors, Lubricants Pty Ltd Offshor the address at 28 Bryant Street, Padstow NSW 2211 Australia. We have been marketing Offshore Lubricants Lubricants to gerage independent, so that consumers can obtain Lubricants education, promotion activities etc. and of course with competitive price.
. Bravo pertamina! Kerja keras adalah energi kita.
Read more... Kerja Keras adalah Energi Kita, Pertamina lubricants are recognized by consumers the world