Kerja Keras adalah Energi Kita

Minggu, 29 November 2009

Simbol @ pada E-mail, Kenapa?

Teknologi Informasi - Kita tentu sudah sangat familiar dengan penggunaan internet, terutama email. Memang teknologi ini sangat membantu dalam banyak hal. Betapa tidak, dokumen-dokumen penting yang dulu jika dikirimkan dengan cara konvensional bisa memakan waktu berhari-hari. Dengan email hanya butuh beberapa menit bahkan detik.

Teknologi email kini juga tak hanya bisa mengirimkan data berupa dokumen dan foto. Bahkan, file-file berukuran besar berisi hal penting mulai dari film hingga berbagai catatan penting lain juga bisa dikirim via email. Tak heran kini email menjadi salah satu teknologi informasi andalan untuk berbagai kepentingan. Tentu, kita juga tak bisa menafikkan beberapa hal negatif karena email, seperti spam dan junk mail alias email sampah yang tak kita butuhkan.

Lepas dari sensasi kemudahan dari penggunaan email, tahukah anda jika ada huruf penentu dalam email yang sangat penting? Yah, pasti anda mengenal tanda simbol @ atau sering disebut dengan kata “At”.
Dikutip dari membaca sebuah buku, yang ditulis Katie Hafner dan Mathew Lyon dalam bukunya : where wizards stay up late : The origins of the internett dan buku terjemahan indonesia maaf... pengarangnya lupa dengan judul "Unik tetapi nyata" dapat kita ketahui Jawabannya.

Tanpa menggunakan tanda @, alamat email yang kita tuju, tidak akan mencapai sasaran. . Sang penemu lambang itu, justru tidak membayangkan jika tanda @ itu akan menjadi ikon penting dalam dunia internet secara keseluruhan. Atas kerja keras yang menjadi energinya RAY TOMLISON, seorang insinyur pendiam yang menemukan lambang tersebut. Ia bekerja pada sebuah organisasi yang bernama BBN. Di perusahaan itulah pada tahun 1972, Ray berhasil menjadi orang pertama yang sukses mengirimkan email pertama antara dua mesin. Tentu pada masa itu Ray belum berpikir bahwa email yang diciptakannya akan menjadi salah satu penemuan penting dunia.

Karena itu, ia tak perlu besusah-susah saat memilih pungtuasi alias tanda yang dibutuhkan sebagai kode untuk pengiriman email tersebut. Ray Tomlison mengaku dirinya tak berpikir panjang untuk memilih lambang @ saat itu. “Karena saya yang pertama, jadi saya bisa memilih pungtuasi @ yang saya inginkan . Saya memilih lambang @ karena lumayan membantu sebab mirip huruf a untuk address atau alamat lembaga pemilik email yang dituju”. Sebut Ray dalam sebuah catatan yang ditulis Katie Hafner dan
Mathew Lyon dalam bukunya : where wizards stay up late : The origins of the internet.

Apapun alasan yang disebut Ray, yang jelas simbol @ saat ini telah menjadi lambang yang sangat penting di dunia internet. Lebih jauh dari itu lambang tersebut telah mengubah peta teknologi dunia secara umum. Jadi jangan anggap remeh penemuan yang anda lakukan, dengan prinsip kerja keras adalah energi kita bisa jadi kelak, apapun bentuk penemuan itu, asal berguna bagi orang lain akan berguna juga bagi dunia.
Read More......

Senin, 16 November 2009

Puisi Negeri Para Bedebah

Pada saat saya menonton TV-one dalam momen pembancaan Puisi dengan judul Negeri para Bedebah sewaktu demo mendukung Pak Bibit dan Pak Chandra menentang kriminalisasi KPK beberapa hari yang lalu membuat saya terkesima dan merinding.

Tentu saja Isi puisi tersebut, tidak bisa saya hafalkan. Setelah mencari-cari di internet, Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan formatnya dengan lengkap di Vivanews.com.

Selamat menyimak ! Mudah-mudahan puisi ini dapat menjadi spirit kita untuk selalu perduli untuk melawan kedholiman dan ketidak adilan.

Negeri para Bedebah

by : Adi Masardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah

Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-
burung kondor menjatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau menjadi kuli di negeri orang
Yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di
negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedangkan rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah nasib suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila melihat negeri dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan
revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi, dengan
demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan



Read More......

Kamis, 12 November 2009

Kerja Keras adalah Energi Kita lubricants, Pertamina mengakuisisi ladang minyak potensial.


Postingan ini saya tulis, disaat kesulitan mencari inspirasi untuk pertamina blog contest dengan motto –Kerja Keras adalah Energi Kita -. Kebetulan saya selesai menonton Metro TV yang mereview kegiatan PT. Pertamina Persero dalam membantu menyediakan air bersih bagi masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan dan kekurangan air seperti di daerah Gunung Kidul. Kegiatan ini semakin membuat saya salut atas kontribusi dan kesungguhan PT. Pertamina dalam melayani kebutuhan masyarakat yang benar-benar bisa langsung dirasakan.

Kerja keras adalah energi kita – adalah tema kontes yang diusung oleh Pertamina Blog contest yang diadakan oleh PT. Pertamina Persero dalam rangka hari ulang tahunnya yang ke 52, adalah langkah cerdas dan strategis dari sekian banyak langkah progresif lainnya yang telah diaplikasikan secara nyata oleh salah satu perusahan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) ini.

Tentu saja tidak semata-mata dilakukan untuk orientasi keuntungan semata (profit oriented), tetapi terdapat banyak kontribusi langsung PT. Pertamina sebagai bentuk keperdulian dan peran aktif bersama pemerintah dalam melayani masyarakat dalam bentuk kegiatan yang sangat membantu dan bersinggungan langsung dengan kebutuhan masyarakat akar rumput (grass root) dalam bentuk kegiatan sosial, pengentasan kemiskinan, pendidikan, keagamaan, infrastruktur dan lain-lainnya.
Yang lebih penting digaris bawahi bahwa substansi dari motto “Kerja Keras Energi Kita” menurut saya adalah suatu prinsip edukasi dan motivasi untuk membiasakan diri selalu bekerja keras pantang menyerah, karena tidak akan diperoleh hasil atau energi yang optimal manakala kita bekerja hanya karena rutinitas semata tanpa kesungguhan dengan bekerja keras.

Sebelumnya, PT. Pertamina Persero melakukan kegiatan cepat tanggap darurat gempa di Padang Sumatra Barat dan di daerah korban bencana lainnya dengan keperdulian yang luar biasa. Disamping menyediakan kebutuhan korban gempa seperti selimut, sembako dan lain-lain, juga berperan aktif dalam upaya recovery Padang Sumbar, terutama optimalisasi pelayanan SPBU di Sumbar dalam waktu yang singkat. Menurut Direktur Utama PT. Pertamina Persero Karen Agustiawan, 92 SPBU di Sumatra Barat telah normal kembali.

Saya juga ikut merasa bangga sebagai anak bangsa, karena atas kerja keras dengan keberanian ekstra, PT. Pertamina akhir-akhir ini melakukan aktifitas pengelolaan tambang minyak Tuba di negara konflik seperti Irak. Tidak semua perusahaan migas di dunia ini yang berpeluang dan berani melakukan kegiatan ini. Jadi,kiprah BUMN ini bukan hanya bersifat lokal Nasional, tetapi juga Internasional.

Kerja keras adalah energi kita – seyogyanya dijadikan semboyan yang harus dimiliki dan diterapkan oleh setiap orang baik di level individu, kelompok, organisasi, dunia usaha, masyarakat maupun negara sebagai pemacu dan motivasi dalam menjalani hidup dan aktifitas sehari-hari. Prinsip ini juga sangat diperlukan dalam upaya membangun bangsa dan negara kita yang dihadapkan oleh tantangan global yang semakin kompleks.

Dikutip dari artikel online divisi komunikasi PT. Pertamina Persero, Tiga terobosan di sektor hulu Pertamina menunjukkan perusahaan ini semakin mantap melangkah menuju level National Oil Company (NOC) kelas dunia.
Pertama, Pertamina merambahi ladangladang minyak di sejumlah negara. Kedua, ladang garapan yang selama puluhan tahun selalu dan selalu di daratan alias onshore, kini BUMN migas ini semakin berani ke ladang-ladang migas di lepas pantai (offshore). Dan ketiga, Pertamina semakin semangat mengakuisisi blok-blok migas yang potensial dari pengelola sebelumnya. Juga membeli Participating Interest (PI) atas blok-blok yang masih ekonomis.

Visi-Misi Pertamina memiliki semangat membangun perusahaan migas modern. Dari sisi tahapan-tahahapan waktu dan target, Pertamina memiliki program 15 tahun menjadi perusahaan kelas dunia (2008 - 2023). Program besar tiga RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan) tersebut membagi periode pencapaian, dari mulai Periode I (2008 - 2013) dengan target Pertamina menjadi perusahaan nomor satu di Indonesia. Asal tahu saja, dari sisi produksi minyak, Pertamina hingga September 2009 ini adalah nomor dua setelah Chevron, dan untuk sisi produksi gas, menjadi nomor dua dari Total.

Periode II (2013 - 2018) adalah bagaimana Pertamina membangun diri menjadi perusahaan kelas wahid di kawasan Asia Tenggara, bahkan belakangan ada yang menyebut target Asia Pasifik, karena nyatanya di kawasan Asia Pasifik Pertamina semakin menunjukkan gejala eksistensinya. Tak cuma di Asia Tenggara saja. Keberhasilan masukParticipating Interest sebesar 10 persen Blok BMG (Basker Manta Gummy) di South Australia, ternyata memberikan semangat luar biasa, kalau Pertamina bisa memulai berekspansi portofolio di ladang-ladang di dalam dan di luar negeri.

Setidaknya target tiga akuisisi blok tahun 2009, dimulai dengan akuisisi penuh BP West Java, Ltd. di daerah lepas pantai laut Jawa Barat, dan menjadikan Pertamina operator dari PSC ONWJ. Lalu sukses akuisisi Blok BMG, dan kini sedang menegosiasi sebuah blok lain di sebuah Negara Asia Tenggara. "Sekarang lagi finalisasi negosiasi," kata Gunung Sardjono Hadi, Deputi Direktur Pengembangan Usaha Hulu.

Periode III (2018 - 2023) merupakan periode berat bagi Pertamina karena harus menempatkan diri pada level 11 besar di antara NOC dan IOC. Masih ada waktu 14 tahun. Yang menyulitkan adalah situasi dan kondisi peta perusahaan migas pada belasan tahun mendatang masih sulit diprediksi pasti, sepasti-pastinya. Siapa "lawan tanding" Pertamina dalam mencapai target, sekali-kali bisa berubah tanpa diduga. Seperti diketahui, kebangkrutan perusahaan kelas dunia di berbagai bidang sering tak diduga. Olengnya perusahaan otomotif di AS belakangan ini atau bangkrutnya Enron pada tahun-tahun lalu adalah contoh nyata. Termasuk terjadinya merger antara perusahaan besar di dunia migas.

Dengan target waktu dan sasaran pada tiga periode yang jelas, Pertamina membangun "skuadron" anak-anak perusahaan (AP) untuk kegiatan intinya, termasuk sektor hulu Pertamina. Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero) benar-benar menjadi pihak pengambil kebijakan strategis yang kemudian dijalankan AP-AP yang berperan sebagai kepanjangan tangan atau strategic arm length. Tugas AP-AP sektor hulu ini, menurut penjelasan Manajer New Ventures Bambang Manumayoso adalah sebagai petroleum operator.

Pertamina memiliki petroleum operator sektor hulu yaitu Pertamina EP (PEP), Pertamina Hulu Energy (PHE), Pertamina Geothermal Energy (PGE), selain PEP Randugunting dan PEP Cepu. Walaupun perusahaan ini pun mendirikan perusahaan non operator, yaitu Pertagas yang kebagian tugas menyalurkan gas dari ladang-ladang PEP ke konsumen. Selain itu ada fungsi penunjang seperti Exploration and Production Technology Center (EPTC), serta perusahaan penunjang seperti Pertamina Drilling Service (PDSI), dan Elnusa.

PEP sendiri sesuai aktenya didirikan untuk mengelola ladang-ladang eksplorasi dan produksi dalam negeri yang dulu dipegang Pertamina sebelum berlaku UU Nomor 22 Tahun 2001. Ladang-ladang yang luas totalnya 140.000 km2 tersebut dikenal sebagai eks Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina. Setelah menjadi holding company Pertamina memisahkan tugas holding dan tugas operator. PEP adalah operator atas eks WKP Pertamina.

Sedangkan PHE didirikan untuk mengelola ladangladang Pertamina di luar negeri serta ladang-ladang dalam negeri non eks WKP Pertamina, baik JOB-PSC (Joint Operating Body - Production Sharing Contract), PPI (Pertamina Participating Interest) maupun lahan-lahan baru hasil tender Migas. Dan kalau PGE jelaslah mengurus pengusahaan panasbumi yang sudah dimiliki Pertamina selama ini.

Sukses tidaknya Pertamina mencapai target-target besarnya tergantung sejauhmana AP-AP ini juga mencapai target KPI (Key Performance Indicator)-nya yang telah digariskan tegas dalam RJPP.

Pada tahun 2002 Pertamina masuk ke Vietnam dan Irak, lalu 2005 masuk ke Malaysia, tahun 2006 ke Libya, lalu ke Sudan (2007), Qatar (2009), dan Australia (2009).

Pengalaman Pertamina di sektor hulu memang lebih dikenal sebagai penggarap ladang-ladang migas di daratan aliasonshore. Maka dengan cerdas, Pertamina melakukan terobosan masuk ke offshore, baik shallow maupun deep water.Pertamina menggandeng perusahaan yang sudah kampiun di bidang ini seperti StatOil, Petrobras, dan Shell untuk beberapa ladang offshore Indonesia.

Setidaknya dengan motto kerja keras adalah energi kita, Pertamina telah sukses meluncurkan produk unggulan berkwalitas tinggi seperti :
FASTRON FULLY SYNTHETIC adalah Pertamina lubricant atau pelumas mesin kendaraan bensin bermutu tinggi yang
diformulasikan khusus dari bahan dasar full synthetic Polyalphaolefin atau yang lebih dikenal
dengan PAO, sehingga pelumas ini sangat unggul dikelasnya.

FASTRON SYNTHETIC OIL adalah lubricant Pertamina atau pelumas Pertamina untuk mesin kendaraan bermutu tinggi yang diformulasikan khusus dari bahan dasar base oil synthetic dengan tingkat unjuk kerja melampaui persyaratan API SL.

Kerja keras adalah energi kita – merupakan motivasi sehingga Pertamina juga berhasil memenangkan bidding di sejumlah ladang offshore di luar negeri walaupun di sana berkonsorsium dengan NOC negara lain dan IOC. Bahkan BMG di Australia, lepas pantai Australia yang diakuisisi 10 persen semakin memperpajang pengalaman dan track record sebagai perusahaan kelas dunia yang piawai juga dipenggarapan laut lepas (onffshore).

Terobosan ketiga Pertamina adalah mengakuisisi ladang-ladang atau blok-blok migas yang cukup ekonomis, tapi oleh kebijakan perusahaan pemilik sebelumnya dianggap tidak termasuk kriteria teknis ekonomis skala mereka. Memang ini berkaitan dengan langkah Pertamina mengembangkan usahanya.

Tahun 2009 ini Pertamina mengambil alih ladang offshore ONWJ (Offshore North West Java) milik BP West Java, Ltd. juga telah mengambil alih 10 persen atas ladang BMG lepas pantai Australia selatan dari pemiliknya, ROC. Dan bersiap-siap mengakuisisi sebuah blok di Hanoi Trough, Vietnam, yang termasuk offshore dangkal.

Proses akuisisi atau pembelian blok-blok yang menarik antara lain melalui pembelian atau penyertaan modal atau Participating Interest (PI) ke dalam PSC-PSC yang prospektif dan strategis. Upaya lainnya adalah mengambil alih sebagian atau seluruh PI pada PSC yang akan terminasi. Seperti misalnya Blok West Madura yang akan terminasi pada tahun 2011. Kemudian Blok Mahakam di Selat Makassar yang juga akan terminasi tahun 2017.

Proses akuisisi atau pembelian blokblok menarik antara lain melalui pembelian atau penyertaan modal atauParticipating Interest ke dalam PSC-PSC yang siap berakhir atau terminasi. Yang terdekat seperti West Madura yang tahun 2011 mau terminasi. Kemudian Blok Mahakam di Selat Makassar yang sudah terminasi tahun 2017.

Pertamina terus bergerak di sektor hulu, dari mulai ekspansi ke luar negeri, masuk ke ladang lepas pantai (offshore), dan terus melakukan pembelian atas blok-blok ekonomis yang siap dijual pemiliknya karena dianggap tidak ekonomis lagi dalam ukuran ekonomi mereka. Sementara bagi Pertamina, adalah menambah cadangan dan meningkatkan produksi serta mencatat pengalaman menggarap lahan-lahan offshore, untuk mengubah persepsi Pertamina hanya jago di darat (onshore) menjadi perusahaan yang disegani di level Internasional.

Bravo Pertamina ! Kerja keras adalah energi kita.

Read More......

Rabu, 28 Oktober 2009

Kerja Keras adalah Energi Kita, Pertamina lubricants are recognized by consumers the world

Kerja keras adalah energi kita - with this great motto, PT. Pertamina Persero as oil and gas producers who have 52-year-old integrated business from exploration and production, processing to marketing of products, both domestically and abroad. Domestically, Pertamina Lubricants is a market leader for more than 54%, while outside of Indonesia, Pertamina Lubricants are marketed to Belgium, Pakistan, UAE, Myanmar, Singapore, Taiwan, etc.. This shows the quality of Pertamina lubricants are recognized by consumers the world

For this posting I try to follow
Pertamina Blog Contest with smart motto kerja keras adalah energi kita by reviewing press release of PT. Pertamina Persero in Sydney, October 23, 2009 - PT.PERTAMINA (Persero) through its Lubricants business unit launched a high-quality lubricants for the Australian market. Official launch events conducted by the Ministry of Transpotation NSW, Director of Marketing and Commerce Pertamina of Indonesia and its consulate general in the State House Kosulat General of the Republic of Indonesia in Sydney on Friday October 23, 2009. Segment lubricant marketed to Australian consumers including automotive and industrial segments. Some brands are Fastron lubricant production, Prima XP, etc.

Pertamina lubricant with tagline X'treme Power & Protektion (XP2), based on the quality of lubricants are divided into 3 classes namely Premium, Gold and Silver are adjusted with its use. Pertamina lubricant is made from a mixture of base oil (mineral and fully synhetic) plus best additive manufactured by world-class companies such as Lubrizol, Infenium, Chevron Oronite etc., resulting in high quality lubricant from the API (Association des Constructeurs European d'Automobiles), Volvo , DaimlairChrysler, in the automotive sector, as well as certificates of Komatsu, Niigata, Caterpillar, Wartsila, etc. in industrial lubricants segment. Australian market is very attractive to Pertamina, but due to the relatively close distance, has a value quite prestigious because of the countries "Western". Australia lubricant needs around 550,000 KL / year. Initial target is the automotive segment both Top Tier and Mid Tier, the need for KL 260,000 (48% of national demand). Targeted marketing network is independent garage, pool taxi, bus / truck pool, and autoparts retailer of independent (non-chain).

For the first year,
PT.PERTAMINA PERSERO sales target of about 3-5 containers per month. With an estimated 15-20% growth per year, is expected in 2015 Pertamina lubricants business in Australia has reached over 5000 KL / year.

In distributing
Pertamina's lubricants and serves customers in Australia, Pertamina has been appointed a Country Distributors, Lubricants Pty Ltd Offshor the address at 28 Bryant Street, Padstow NSW 2211 Australia. We have been marketing Offshore Lubricants Lubricants to gerage independent, so that consumers can obtain Lubricants education, promotion activities etc. and of course with competitive price.
. Bravo pertamina! Kerja keras adalah energi kita.
Read More......

Jumat, 23 Oktober 2009

Kerja Keras adalah Energi Kita, Pertamina's Motto

Kerja Keras adalah Energi Kita - should be the motto that should be owned and implemented by everyone both at the level of individuals, groups, organizations, businesses, community and the state as a pacemaker and motivation in life and everyday activities. This principle is also very necessary in building our nation is confronted by global challenges that increasingly complex.

I write this posting, while difficult to find inspiration for Pertamina blog contest , by chance I finished watching Metro TV a review of activities of State Owned Enterprises (SOEs) PT. Pertamina Persero in helping provide clean water to communities in areas experiencing drought and water shortage in the area of Gunung Kidul . This activity made me salute the contributions and the determination of PT. Pertamina in serving the needs of the community who could really be felt immediately.

Previously, PT. Pertamina Persero fast conducting earthquake emergency response in Padang West Sumatra and in other affected areas with extraordinary concern. In addition to providing for the earthquake victims such as blankets, groceries and others, also play an active role in the recovery effort Padang West Sumatra by building infrastructure and rehabilitation of school buildings in earthquake areas, as well as optimizing the filling station in West Sumatra services in a short time. According to President Director of PT. Pertamina Persero Karen Agustiawan , 92 gas stations in West Sumatra has been normalized. Thank you Pertamina ...

Contest theme is carried by Pertamina Blog contest which is held byPT. Pertamina Persero in its 54th birthday anniversarry order PT. Pertamina Persero is smart and strategic steps of many other progressive measures that have been applied by one of the real state-owned enterprises (State Owned Company) is.
Of course not solely for profit orientation alone (profit oriented), but there are many direct contributions from Owned Enterprises (SOEs) PT. Pertamina Persero as a form of concern and active participation with the government in serving the public in the form of activity that is very helpful and direct touch with the needs of the grassroots community (grass roots) in the form of social activities, poverty alleviation, education, religious, and other infrastructure on.


Conversion success Kerosene to LPG a successful save USD $ 10.7 Trillion fuel subsidies is a real step contributions PT. Pertamina in responding to and supporting programs subsidized by the government savings that will be followed by another brilliant program as a pillar of the real sector with programs stations mainstay business , Pertamina eco-friendly programs such as Pertamina Clean and other programs

Underlined the importance that the substance of the motto Kerja Keras adalah energi kita I think it is a principle of education and motivation to get used to always working hard never give up, because it will not obtain the results or the optimal energy when we work only for routine determination alone without working hard.


I also feel proud to participate as children of the nation, because of hard work with the extra courage, PT. Pertamina Persero recently made management activities at the Tuba oil mining countries such as Iraq conflict. Not all oil and gas companies in the world of opportunity and the courage to do this activity. Thus, pursuit of this state is not only the National localized, but also international.
Happy birthday Pertamina... Bravo ! Kerja Keras adalah Energi Kita

Read More......

Minggu, 11 Oktober 2009

Pertemuan Newbi dengan Blogger Senior : Hacker ?

Idul Fitri tahun ini saya mendapat Berkah yang sangat luar biasa, karena keinginan untuk bertemu para Blogger senior yang selama ini saya hanya mengenal mereka lewat dunia cyber, serasa tak terduga kita berkumpul di Kabupaten Bima NTB yang diistilahkan Kopdar, akhirnya kesampaian juga.

Bertemu dengan Black-Claw (Jakarta-Dompu), Monera Gilbert (Makasar – Bima ), FurkanSinchi (Mataram-Dompu), Kang Noval (Malang - Bima), Olanuxer (ICT- Bima) dan Samiaji (Jateng-Lawang) dalam sebuah kopdar adalah suatu kesempatan menyenangkan dan mengesankan.

Keinginan untuk kopdar dengan para blogger senior yang identik dengan sebutan para hacker itu, memang sudah lama saya harapkan.
Sebelumnya berbagai kesempatan saya pergunakan untuk dapat mengenal mereka lebih dekat, mulai dari Blog Walking yang meletihkan, maupun mencari tahu jadwal pertemuan mereka di berbagai kota. Kemampuan mereka dalam menguasai bahasa program baik High language, maupun Low Language dan Assembly (mesin) tidak diragukan lagi.


Yang lebih membuat saya kagum, mereka jauh dari kesan sombong dan “pelit ilmu”. Dengan senang hati mereka mengajari saya teknik hacking, menangkal hacking, Blog dan lainya, Walau mereka jauh-jauh mendatangi kami di kota kecil Sape Kabupaten Bima Timur

Tentu saja bukan perkara gampang menghadirkan mereka dalam sebuah acara Kopdar (Kopi Darat).
Jika dibandingkan jumpa fans dengan artis Indonesia, tentu jauh lebih mengesankan berjumpa dengan para Blogger. Bukan hanya mereka terkenal terampil dalam mengutak-atik kode bahasa C, html, membuat dan menangkal virus, tetapi ternyata mereka adalah orang-orang yang sangat bersahabat dengan prinsip dan idealisme yang jauh dari kesan negatif. Lagi pula, menghadirkan mereka tidak perlu bayar alias Gratis
Hmmm... hebat khan...

Sebagaimana selebritis indonesia di dunia infotainment, di duniat Cyber mereka tidak hanya terkenal hanya di Indonesia, melainkan di seluruh dunia yang tak dibatasi ruang dan waktu.
Pengaruh para blogger untuk menjaring dan membentuk opini publik jauh lebih besar, dibandingkan para selebritis yang sering tampil banyol sana banyol sini dengan aib kawin cerainya di infotainment. Aktivitas, keberadaan dan ide para hacker selalu menjadi rujukan untuk diikuti sepak terjangnya oleh para newbi (blogger pemula) seperti saya.

Belum hilang dari ingatan kita, saat kesempatan pertama di tengah polemik, SBY mengumumkan Calon Wakil Presiden pendampingnya yaiu Boediono.
Banyak pengamat yang menyatakan, justru “yang membawa hoky” terletak pada seorang Boediono.
Masih ingat ?
Begitu beliau ditetapkan sebagai Calon pendamping SBY, Boediono yang dianggap sebagai Neolib, dan tidak lebih baik dari Budi Handuk, langsung bekerja dan mulai memperlihatkan kepiwaiannya untuk melakukan langkah strategis.
Pada saat Calon lain memprioritaskan untuk sibuk berkunjung ke seluruh pondok pesantren di Pulau Jawa untuk menemui para Kiai dan Ulama, Boediono mempunyai langkah strategis yang tidak lazim dilakukan.
Beliau memprioritaskan untuk mengunjungi Komunitas Blogger Indonesia.
Finally, silakan menebak dan membuktikan sendiri apa yang terjadi?...
Read More......

Senin, 10 Agustus 2009

Fenomena Ke-Islaman Yvonne Ridley.

Sorry Visiters... Beberapa hari ini saya memang agak kurang mood untuk mendapatkan inspirasi bahan postingan.
Kali ini saya terinspirasi dari penangkapan “Terrorist” di Temanggung dan di Jati-asih Bekasi oleh Densus 88 yang saya hubungkan dengan pernyataan-pernyataan Yvonne Ridley.

Benarkah yang mereka tangkap adalah the real terrorist atau ada rakyat biasa yang tidak tahu menahu dan tidak ada hubungannya dengan terorist juga ikut-ikutan ditangkap?

Kemungkinan salah tangkap bukanlah suatu hal yang baru di beritakan. Kita telah mendengar kisah penangkapan orang-orang tak bersalah dan tidak memiliki hak untuk didampingi pengacara, dihadapkan oleh siksaan sangat keji, di penjara Guantanamo, Abu gharib dan lain-lainnya.

Salah satu korban yang mampu menghadapi siksaan berat dan melawan kezoliman yang disebabkan hanya karena dia seorang Perwira Muslim adalah gugatan Perwira Muslim USA yang bernama JAMES YEE yang sempat menjadi berita yang sensasional sehingga Presiden Obama langsung berinisiatif menutup penjara neraka itu. Kejadian ini Insya Allah akan dibahas dalam postingan mendatang.

Siapa wanita Mualaf yang bernama Yvone Ridley ?

Yvone Ridley
menjadi salah satu juru bicara pembela Islam di Inggris. Wanita tegar ini merasa mendapatkan anugrah terindah, saat beliau beralih memilih Islam sebagai ideologi yang sangat mencerahkan.

Lahir di Stanley, kota Durham Inggris 1959, seorang wartawati feminis Inggris yang pernah bekerja di Sunday express, sebuah koran terbitan Inggris. Kini Yvone menjadi salah satu juru bicara pembela Islam di Inggris.

Pada September 2001 lalu diselundupkan dari Pakistan ke Perbatasan Afghanistan untuk melakukan tugas jurnalistik. Namun penyamarannya terbongkar dan menjadi tawanan Pejuang Taliban yang pada akhirnya mengantarkan kepada hidayah Islam justru beberapa lama setelah dibebaskan Taliban.

Berikut ini adalah ceramah Yvone Ridley beberapa tahun lalu di Global Peace & Unity Conference, London tanggal 30 November 2006.

“Ke-Islaman saya masih amat belia, karena saya baru menjadi Muslimah pada 2003- dan meski masih banyak yang akan saya pelajari, saya dapat merasakan frustasi yang dirasakan oleh kalangan Muslim pada saat ini.
Saya tahu serangan 11 September berdampak luar biasa pada dunia. Tetapi itu bukan suatu awal, tu adalah lanjutan dari warisan imperalisme AS dan ketakutannya pada Islam.

Ketakutan pada Islam telah berkembang selama 10 tahun belakangan, sehingga darah saudara2 kami kini mengalir bagaikan sungai-sungai yang melintasi Chechnya, Kashmir, Palestina, Afghanistan, Iraq dan baru2 ini kita semua menyaksikan apa yang terjadi di Lebanon kemudian tragedi Gaza.

Saya pernah mendatangi banyak ladang-ladang pembantaian dan izinkan saya mengatakan pada anda bahwa tubuh2 rusak, meledak berkeping-keping dari saudara2 Muslim kami sama persis dengan tubuh yang tersebar pada hari ini sangat jelas: darah Muslim adalah komoditas murah,
Sementara itu, puluhan ribu Muslim tak bersalah masih disiksa di tempat-tempat terpencil seperti di Teluk Guantanamo, Bandara Bagram di Afghanistan, Abu gharib, Diego Garcia dan penjara2 rahasia di berbagai penjuru dunia.

Sementara di penjara-penjara bawah tanah Suriah, Yordania, Maroko, Tunisia, Argeria, Mesir, saudara2 kami disiksa atas pesanan AS dan saya yakin pemerintah Inggris tidak lama lagi akan dipermalukan karena keterlibatan mereka. Bahkan sampai sekarang masih ada 9 warga negara Inggris yang ditahan di Guantanamo. Orang2 Amerika tidak menginginkan mereka, tetapi pemerintah Inggris juga tidak mau menerima mereka.

Meskipun Departemen Luar Negeri memberikan berbagai dalih sebenarnya mereka hanya perlu menelepon untuk meminta pembebasan saudara kami itu.
Dan jangan berpikir hanya laki2 yang disekap dan disiksa_ Moazzam bisa mendengar jeritan seorang perempuan di sel penyiksaan di Afghanistan tempat dia ditahan Amerika.

Seyogyanya, penanganan dan penangkapan terroris di negara tercinta ini tidak hanya melibatkan Densus 88, walaupun kita tak bisa menafikkan kapabilitas dan prestasi mereka.
Penanganan terrorist harus melibatkan semua pihak, setidaknya terdapat posisi Humas yang bertugas melakukan Re-edukasi, Rehabilitasi, dan Public Relation untuk melayanan masyarakat dan keluarga korban.

Seperti kejadian baru-baru ini, ketika pihak keluarga berkeinginan mempertanyakan dan mengidentifikasi jenazah anaknya, pihak Densus 88 menjawab dengan sangat kaku bahkan tanpa ada jawaban yang tentu saja akan menimbulkan interpretasi dan asumsi bias yang justeru mengeruhkan suasana.
Wallahu'alam

(Dikutip dari berbagai sumber)
Read More......

About me

Foto Saya
gaelby salahuddin
I'm the husband of lovely wive that 'v wonderful son namely Muhammad Gaelby Ravickil A'la Salahuddin with nick name gaelby, that i'll do anything to make him become a good kid. Get around with bike 's one of my hobies beside having good interest of reading n travelling with motto; iyakana'budu wai iyya kanastain. I've graduated from Technic Computer Colege Bina Sarana Informatika (BSI) Jakarta. Now days become a Teacher in my own village SMAN 1 Sape and teach Computer science in D3 ICT Jardiknas Bima NTB n also teach Political Guide in STISIP Mbojo Bima thus become community awarness in East Bima Distric Commitee called Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bima Timur
Lihat profil lengkapku

Labels

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

Last Comments

My Blog List

  • Kerja Keras adalah Energi Kita, LPG - Kerja Keras adalah energi kita - According PT. Pertamina Persero Cyber News in Jakarta, Monday, October 19 2009 (16:28) Kerosene conversion to LPG Successf...
    3 hari yang lalu
  • Negeri Para Bedebah - by : Adi Masardi dikutip dari http://gaelby.blogspot.com Ada satu negeri yang dihuni para bedebah Lautnya pernah dibelah tongkat Musa Nuh meninggalkan darat...
    3 minggu yang lalu
  • Sisi lain dari Sape - [image: Sape dilihat dari pesawat (Gaelby Colection] Kota yang terletak di wilayah ujung timur NTB yang menjadi perbatasan antara NTB dengan NTT yang saat ...
    5 bulan yang lalu
Yuk.Ngeblog.web.id Environment Blogs
Check Page Rank of any web site pages instantly:

RoadShow Linux IGOS Pilihan Anda. Dapatkan OpenOffice.org Your Choice. Get OpenOffice.org Greenpeace Moratorium Sekarang

Sign by Danasoft - Get Your Free Sign

Template by KangNoval & Abdul Munir | blog Blogger Templates