Selasa, 06 November 2012

Terindikasi Skandal Korupsi Presiden Rusia Memecat Menteri Pertahanan

Moskow, - Presiden Rusia Vladimir Putin hari ini memecat Menteri Pertahanan Anatoly Serdyukov terkait skandal korupsi. Ini merupakan perubahan paling dramatis dalam pemerintahan Rusia sejak terpilihnya kembali Putin untuk periode jabatan ketiga.

Putin menggantikan Serdyukov dengan Sergei Shoigu, gubernur wilayah Moskow yang merupakan sekutu lama Putin.

Serdyukov diturunkan dari jabatannya demi berjalannya penyelidikan atas kasus dugaan penipuan properti senilai US$ 100 juta di sebuah perusahaan induk di bawah Kementerian Pertahanan.

"Dengan mempertimbangkan situasi di sekitar Kementerian Pertahanan, saya telah membuat keputusan untuk membebaskan Menteri Pertahanan Serdyukov dari jabatannya guna menciptakan kondisi untuk penyelidikan yang obyektif atas semua isu," kata Putin seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (6/11/2012).

Para penyidik Rusia pada 25 Oktober lalu melakukan pemeriksaan di kantor-kantor perusahaan induk Kementerian Pertahanan terkait skandal korupsi tersebut. Atas kejadian itu, Serdyukov langsung dipanggil menghadap Putin. Hal ini menimbulkan spekulasi akan masa depannya.

Serdyukov diangkat menjadi Menteri Pertahanan Rusia pada tahun 2007. Dengan pengangkatan tersebut, dia menjadi warga sipil pertama yang menjadi Menteri Pertahanan pasca era Uni Soviet. Dengan jabatannya itu, mantan sales furnitur itu merupakan satu dari tiga orang di Rusia yang memiliki kode akses peluncuran nuklir negeri itu


Bagaimana dengan Presiden RI, Apa sehebat itu?  

sumber : http://news.detik.com
Read more... Terindikasi Skandal Korupsi Presiden Rusia Memecat Menteri Pertahanan

Sabtu, 28 Juli 2012

Keistimewaan Puasa Ramadhan, Lapar atau Kelaparan ?


Saat kelaparan, manusia berada dalam situasi dimana ia tidak berdaya karena tidak memiliki bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan fisiknya, sementara ia ingin makan.
Inilah yang menyebabkan pada kasus kelaparan, manusia cenderung bersikap apapun demi memenuhi kebutuhan biologis mereka. Kelaparan telah membutakan akal. Itulah penyebabnya umat Islam dianjurkan bekerja keras mencari nafkah agar terhindar dari kemiskinan atau pun kelaparan.

Sedangkan lapar yang dimaksud Rasulullah Saw adalah suatu situasi biologis dimana manusia membiarkan atau sengaja berada pada kondisi perut yang tidak terisi. Kita dianjurkan untuk sering-sering merasa lapar agar bisa mengetuk pintu surga. Dengan merasa lapar, kita juga ikut merasakan betapa laparnya saudara-saudara kita yang hidupnya miskin dan papa, sehingga memacu tiap individu yang beriman ikut memberi makan pada kaum papa, anak yatim, fakir miskin, janda-janda tua dan para du'afa di sekitar kita.

Ada jalan yang paling menyenangkan untuk sampai pada kondisi lapar yang dianjurkan Allah SWT. Sebuah jalan yang paling pantas yaitu puasa. Puasa adalah ibadah paling istimewa di bulan istimewa Ramadhan yang diwajibkan Allah bagi hamba-Nya.

Pada bulan puasa, Allah mendatangkan berkah, mengirimkan rahmat, mengampuni dosa-dosa, menerima shalat kita, menghargai setiap usaha kita dalam menjalankan kebaikan, bahkan memuji kita di hadapan para Malaikat, Subhanallah...

Sungguh merugi dan patut dikasihani jika pada bulan istimewa Ramadhan kita tidak mendapatkan ampunan-Nya dan meraih pintu surga.

Inilah jalan paling menyenangkan untuk mendapatkan kondisi lapar yang terjaga, sebab puasa adalah menahan makan dan minum sejak waktu terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.
Tetapi hanya lapar atau puasa yang diimani dan diniatkan semata-mata untuk Allah saja yang akan membawa manfaat besar bagi kita. Salah satu manfaat itu adalah ketenangan.

Secara medis, ketenangan ini akan mendorong tubuh mencapai penanggulangan stressor (tekanan drastis) yang positif terhadap perubahan hormon tubuh selama berpuasa.
Semua ini akan berakibat tubuh dapat beradaptasi sehingga mampu menurunkan kadar kortisol dan terjadi peningkatan imunitas.
Alhasil, dengan berpuasa tubuh malah jadi lebih sehat dan tahan penyakit karena terjadi peningkatan imunitas (kekebalan tubuh).

Jadi, kita berpuasa dengan niat yang lurus karena iman kepada Allah SWT, niscaya akan mendapatkan ketenangan jiwa yang luar biasa. Ketenangan inilah yang akan mampu mengontrol emosi atau nafsu negatif dalam diri. Inilah yang disebut Rasulullah Saw bahwa puasa adalah cara utama memerangi nafsu, sedangkan hawa nafsu adalah tempat bercokolnya setan. Lewat hawa nafsulah setan menggoda manusia.

Nafsu tersebut akan menjadi semakin kuat dengan makan dan minum seperti yang disabdakan Rasulullah Saw :

"Sesungguhnya setan itu mempengaruhi anak-anak Adam dengan memasuki aliran darah mereka.
Maka sumbatlah jalan-jalannya itu dengan lapar.
(Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Selama perut kita kenyang bahkan kekenyangan, selama itu pula  menjadi tempat subur bagi  tumbuh dan berkembangnya kekuatan setan. Selama perkembangan itu berlangsung, keagungan tuhan tidak akan tanpak. Kemuliaan-Nya akan terus tertutupi.
Nah, sodara sodari termasuk golongan yang mana? Yang lapar karena iman atau kelaparan karena nafsu ? Walahu a'lam bishawab

Dari berbagai sumber.
Read more... Keistimewaan Puasa Ramadhan, Lapar atau Kelaparan ?

Senin, 28 Mei 2012

Isu Dominan di Bima, Pemekaran Kabupaten Baru BIMA TIMUR


Peta Kabupaten Bima TimurKabupaten Bima - sebagai salah satu Kabupaten di propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sudah memenuhi persyaratan dimekarkan untuk menjadi Kabupaten Bima Timur, akhir-akhir ini, santer diperbincangkan, baik oleh masyarakat, media massa, maupun oleh tokoh-tokoh masyarakat Bima di perantauan.
"Tuntutan pemekaran wilayah Kabupaten Bima di bagian timur, akan tetap direspons sepanjang aspirasi tersebut muncul dari masyarakat. Pembentukan kabupaten baru tersebut bukan tidak mungkin dilakukan. Apalagi jika ibukota Kabupaten Bima telah dipindahkan ke Woha. Hal itu akan berdampak pada akses pelayanan warga bagian timur. “Hal itu tidak akan bisa dihindari, dewan akan meresponsnya jika itu menjadi tuntutan masyarakat,” ujarnya.
Namun, kata duta Partai Indonesia Baru (PIB) ini, hal yang perlu diingat adalah beban pemerintah pusat. Karena untuk membiayai sebuah daerah, membutuhkan banyak anggaran." Hal itu dikatakan anggota DPRD Kabupaten Bima dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Gatot Sukoco, saat menerima aspirasi dari warga Sape dan Lambu di DPRD Kabupaten Bima-, Kamis 6/10) beberapa waktu yang lalu.
Dicontohkan juga, proses pemekaran saat Kota Bima resmi menjadi definitif. Juga Kabupaten Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dimekarkan menjadi tiga kabupaten. Meskipun secara potensi tidak lebih baik dari Sape, Wera, wawo, ambalawi, Lambu dan Lanngudu. Secara infrastruktur, sudah sangat mendukung lahirnya kabupaten baru. “Pelayanan masyarakat tentu menjadi pertimbangan utama, apalagi akan dipindahkannya ibukota kabupaten. Ini tidak bisa dihindari sebagai sebuah konsekuensi.

Hal senada juga mengemuka ketika kontrak politik Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang sekarang berhasil lolos ke Senayan seperti Prof. Farouk Muhammad, Ir. Ma'ruf dan lain-lain dari daerah pemilihan yang mewakili rakyat Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima mengusung upaya pemekaran tersebut.
Hampir tidak ada isu satupun yang dominan melainkan isu berjuang maksimal untuk mewujudkan Kabupaten Bima Timur, pada saat mereka turun untuk melakukan kampanye di Wilayah Bima Timur seperti Kecamatan Sape-, Lambu-, Wawo-, Wera-, Ambalawi- dan Langgudu-, baik ketika menjadi calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) maupun calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Pusat, Propinsi (DPRD TK.1) dan Daerah/kota (DPRD Tk.2).

Masyarakat Bima Timur tentu akan menagih janji-jani mereka, sampai mereka benar-benar dapat mewujudkan cita-cita luhur tersebut.
Suatu Kesyukuran, karena untuk Pemilu 2009 ini khusus untuk Daerah pemilihan IV yang
mewakili masyarakat Bima Timur-, tokoh-tokoh partai yang lolos, didominasi oleh putra-putra terbaik Kabupaten Bima Timur yang diurutkan berdasarkan electoral treshold sebagai berikut :
- Iskandar Zulkarnain (Demokrat)
- Ferdiansyah ST, H.M. Sirajuddin, S.Sos/ Ir. Suryadin. Drs. H. Muhdar (Golkar).
- Ahmad H.M. Saleh (PDIP)
- firdaus H. Ahmad, SH (PKS)
- Sukrin SH, M.Maman, SE, (PAN)
- Dewi Astuty, S.Pd (PKB)
- Sumardin, SH (ppp)
- Drs. H. M. Nadjib (Hanura)

Kepada beliau-beliau yang terhormat, harapan Masyarakat Bima Timur tersandarkan, untuk dapat memperjuangkan aspirasi mereka dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bima Timur.
Di kemudian hari dalam 100 hari mereka sebagai perwakilan rakyat Bima Timur mulai bertugas, tidak ada sinyal positif yang berorientasi pada perjuangan tersebut atau dianggap gagal, maka jangan harap rakyat percaya untuk memberikan kesempatan pada Pemilu berikutnya.

Sebagai bentuk egaliter- yang seharusnya ditunjukkan adalah tradisi untuk mengundurkan diri dengan meletakkan jabatan tersebut, sebagaimana yang terjadi di negara-negara maju seperti Jepang-, Cina-, Korea- dan negara maju lainnya, baik untuk kalangan eksekutif, Yudikatf, Legislatif- maupun penyelenggara negara lainnya, dari Pusat sampai Daerah.
Masalah Dana merupakan problema klasik yang selama ini dianggap menjadi Kendala dan menjadi perbincangan banyak kalangan seakan menyihir masyarakat untuk segera surut dalam melanjutkan perjuangan luhur ini seakan-akan masalah dana adalah sebagai syarat satu-satunya yang secara absolut mesti dipenuhi.
Padahal apapun yang menjadi keinginan masyarakat semasih itu dalam tananan yang konstruktif- dan dapat diukur, maka tidak ada alasan untuk menghambat apalagi melakukan agitasi- dan propanganda- negatif dengan serta merta mengandalkan ego kekuasaan yang selama ini dapat dilihat dengan kasat.

Dana secara otomatis akan bisa terpenuhi, manakala masyarakat mendapatkan kepastian yang jelas. Padahal mereka tidak sadar bahwa selama sekian tahun, sosialisasi mengenai pembentukan Kabupaten Bima Timur yang diwadahi oleh Komite Persiapan Kabupaten Bima Timur-(KP2KBT)- telah menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Selamat berjuang DPR,DPD,DPRD dapil IV dan Komponen Bima Timur lainnya.
Semoga tercatat dalam sejarah Bima Timur, bahwa Andalah Pejuangnya. Hidup Bima Timur !..

Read more... Isu Dominan di Bima, Pemekaran Kabupaten Baru BIMA TIMUR

Sabtu, 28 April 2012

SKB 5 Menteri merugikan Guru Honorer

Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri tentang Distribusi Guru dinilai merugikan guru karena implementasinya akan memangkas persyaratan 24 jam mengajar dan pemecatan ribuan guru honorer.

Ketua Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, guru harus mengajar minimal 24 jam dan maksimal 40 jam untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi.

Namun SKB tersebut memperhitungkan jam mengajar dengan pembulatan ke bawah. Dirinya mencontohkan, dua jam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn) dikali 18 rombongan belajar sama dengan 36 jam lalu dibagi 24 jam hasilnya 1,5 namun dibulatkan menjadi 1 jam. Artinya sekolah tersebut hanya membutuhkan satu guru yang wajib mengajar 36 jam dengan jumlah murid 720 orang.

Akibat rumus pembulatan tersebut, ujarnya, banyak guru yang tidak memperoleh 24 jam di tempatnya bertugas dan bahkan ada guru yang dianggap hanya mendapat nol jam yang diberikan atas dasar senioritas dan bukan kompetensi atau prestasi. Untuk mengejar 24 jam maka guru pun diharuskan mengajar di dua atau empat sekolah lain yang jaraknya jauh. “Untuk di Jakarta masih mending, namun di daerah mereka membutuhkan waktu dan biaya tinggi untuk mengajar disekolah lain,” katanya di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) kemarin.

Selain itu, terang Retno, tenaga honorer pun berpotensi dipecat dari sekolah negeri. Pasalnya, untuk mencapai target 24 jam mengajar maka sekolah negeri memprioritaskan guru PNS untuk mencari tambahan jam mengajar di sekolahnya. Namun guru honorer yang mengajar Bahasa Jepang, Jerman dan Komputer masih aman karena tidak banyak guru PNS yang mempunyai kemampuan itu. Namun guru honorer dibidang Kimia, Fisika dan Biologi akan terancam dipecat.

Namun bagi guru PNS juga terancam tidak mendapat tunjangan sertifikasi karena hanya diperbolehkan menutupi kekurangan jam mengajarnya disekolah negeri saja. Padahal selama ini banyak guru PNS yang mengajar disekolah swasta miskin tanpa dibayar untuk mengejar target 24 jam. “Bagi mereka lebih baik tidak mengejar 24 jam untuk mendapatkan tunjangan karena biaya mengajar ke sekolah lain lebih tinggi daripada nominal tunjangan yang didapat,” imbuhnya.

Guru Matematika SMAN 109 Jakarta Selatan Judi Eviastuti mengungkapkan, dirinya merasa ditindas dengan SKB tersebut karena awalnya dirinya sudah mendapatkan lima jam mengajar selama 14 tahun mengabdi.
Selanjutnya kekurangan 19 jam mengajar ia pun harus mengajar di SMK 56 Jakarta Utara.

Meski sudah mengajar di dua sekolah, namun dengan alasan yang tidak jelas, kepala sekolahnya mengecap Judi baru mengajar dengan nol jam mengajar. Judi mengaku tidak menolak adanya SKB tentang distribusi guru tersebut namun pembagian jam mengajar atas SKB tersebut di lapangan yang merugikan guru harus segera direvisi oleh pemerintah.

Guru SMK 56 Jakarta Utara R Jaka Sutardana menyatakan, kebanyakan kepala sekolah hanya menerima saja peraturan bersama tersebut tanpa melihat apa dampaknya pada guru. “Tidak dibaca itu isi SKB-nya. Mereka hanya menegaskan kita harus ikuti aturan pemerintah,” sesalnya.

Presidium FSGI Guntur Ismail membeberkan, SKB tersebut hanya mengistimewakan guru yang menjadi kepala sekolah atau wakilnya. Jabatan kepala sekolah dihargai 18 jam sehingga kepala sekolah cukup mengajar enam jam saja. “Mana ada kepala sekolah yang mengajar. Mereka tidak dapat sanksi apa-apa bahkan tunjangannya utuh,” katanya.

Sedangkan guru yang memiliki tugas tambahan menjadi staf, wali kelas, pembina ekstrakurikuler atau piket sama sekali tidak memperoleh penghargaan penambahan jam mengajar. Sehingga bagi mereka tetap memiliki kewajiban mengajar tatap muka minimal 24 jam. Guntur berpendapat, seharusnya tugas tambahan mereka dihargai masing-masing dua atau empat jam mengajar karena tugas yang dijalankan linier dengan fungsi sekolah dan demi pengembangan kompetensi peserta didik.

Wamendikbud Musliar Kasim menjelaskan, pemerintah akan melakukan rotasi guru dengan baik. Dirinya memang tidak menampik aka nada resistensi terhadap SKB ini. Akan tetapi, bagi guru PNS yang sudah disumpah oleh negara maka wajib mengikuti peraturan ini.

Pemerintah sendiri sudah menegaskan kepada mereka kalau mereka dapat memilih berhenti atau mengikuti aturan ini. “Nanti kami akan atur lagi mobilisasinya. Dari yang terkecil antar kabupaten dulu lalu baru ke provinsi,” terangnya. 



Sumber : http://news.okezone.com
Read more... SKB 5 Menteri merugikan Guru Honorer

Guru tertekan dengan Uji Kompetensi

Meskipun uji kompetensi dinilai lebih mampu mengukur tingkat kemampuan para guru namun efeknya membuat mereka stres.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uhamka Edi Sukardi mengatakan, tahun sebelumnya pemerintah mewajibkan para guru yang dilatih untuk mendapatkan sertifikasi guru memang hanya disyaratkan mengirim portofolio saja. Uhamka sendiri menjadi salah satu kampus yang ditunjuk pemerintah menjadi tempat pelatihan para guru atau yang disebut Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Edi mengatakan, dengan uji kompetensi diharapkan menjadi standar pengukuran yang lebih baik. Pasalnya, sebelum dinyatakan mendapat sertifikat para guru ini hanya menyertakan portofolio yang faktanya kompetensi mereka masih perlu dipertanyakan. Sementara di uji kompetensi itu diukur nilai pedagosis, profesional, jiwa sosial dan kepribadiannya. “Kecenderungannya, hanya para guru yang rajin saja yang lulus di kampus kami,” katanya di Jakarta, Kamis (5/12/2012).

Edi menyatakan, uji kompetensi memang menjadi program pemerintah yang harus diikuti oleh PLPG. Namun dirinya tidak menampik bahwa uji kompetensi menjadi harapan menghasilkan kualitas guru yang tidak asal-asalan. “Mereka lulus uji kompetensi dulu baru masuk PLPG,” ujarnya.

Uji kompetensi juga mempermudah proses seleksi di setiap PLPG. Sebelum adanya ujian kompetensi, para guru yang dilatih sangat beragam kemampuannya maka dengan ujian ini proses penyaringan pun semakin ketat.

Namun Edi menyatakan, proses uji yang semakin panjang ini banyak membuat para guru tertekan. Pasalnya, sebelum ini para guru hanya ditugasi mengajar tanpa ada yang mengawasi dan menilai hasil kinerjanya. “Mereka tertekan karena sebelum ini enjoy,tidak ada yang mengawasi. Sekarang ada yang menemani, merasa dinilai dan menjadi tertekan selama dibina,” ujarnya.

Proses pelatihan sendiri dilakukan selama sembilan hari. Pemerintah memberikan subsidi Rp125.000 per guru sehingga mereka dapat diasramakan. Selama pembinaan mereka akan dilatih meningkatkan kompetensi keguruannya, konten mata pelajaran lalu membuat penelitian dalam model pengajaran. Edi menjelaskan, tahun lalu ada 6.500 guru yang ikut PLPG di Uhamka, sejumlah 130 guru dinyatakan tidak lulus karena kehadiran yang rendah dan masalah administrasi.

Edi mengungkapkan, untuk tahun ini pemerintah menyatakan kuota nasional guru yang akan disertifikasi akan mencapai 300.000 orang. “Kami belum tahu berapa kuota untuk Uhamka. Mudah-mudahan akan naik dari 6.500 guru,” harapnya.

Dirinya juga menyesalkan, guru yang sudah senior banyak yang menolak uji kompetensi. Itu menandakan mereka memang tidak mempunyai kemauan untuk meningkatkan kemampuan diri sendiri. Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistiyo menyatakan, dengan adanya uji kompetensi ini terkesan pemerintah makin menyulitkan guru untuk meraih sertifikasi.



Sumber : http://news.okezone.com/read/2012/01/05/337/552393/uji-kompetensi-bikin-guru-tertekan
 
Read more... Guru tertekan dengan Uji Kompetensi

Sabtu, 31 Maret 2012

Wulan Guritno si bidadari cantik yang baik hati

Hallo dunia, pa kabar smua? Setelah sekian laman gak posting kini saia hadir kembali di hadapan teman-teman blogger.  Sebelumnya saia sampaikan permohonan maaf karena gak sempat balas blog walking dan  jawab koment karena kesibukan saia ikut membenahi kampung halaman saya yang carut marut akibat demo penolakan tambang emas di Pelabuhan Penyeberangan Sape-Lambu Bima NTB yang menjadi headline media Nasional maupun Internasional selama hampir satu bulan.

Pertama posting sempat kaget juga karena si mbah googgle dah memberiku hukuman turun ke PR 2 dari sebelumnya nangkring ke PR 3. But it doesn't matter. Yang paling penting bisa eksis kembali walau sebenarnya sempat gondok juga sih, wkkwkk...:))

Postinganku kale ini tentang sosok artis cantik Wulan Guritno. Terlepas kekurangan dan kelebihan sang bintang Saia dah ngefans berat ma ni anak sejak kuliah taun 1992. Tapi ngefans tinggal ngefans. Boro-boro bisa dapat tanda tangan, mo coba dekatin aja dah ke semprot ma ocehan si Mak Lampir (asistennya waktu itu, saia lupa namanya). Blum lagi si jabrik (mungkin body guardnya) yang blum apa-apa dah nunjukin otot trisep bisep nya yang kekar bertato.

Saia ingat susahnya waktu  jadi mahasiswa jaman itu.  Saia masih ngandalin kartu mahasiswa ntuk dapat ongkos metro mini  'cepek. Segala macam cara dah saia coba sampai ketemu teknologi informasi kayak gini. pernah seaching kata kunci atas nama Wulan Guritno tapi gak pernah ketemu langsung. Termasuk ke http://wulanguritnowulanguritno.blogspot.com/ miliknya. Jadilah saya sampe sekarang mengoleksi banyak foto-fotonya. Dari jamannya poster sampai wallpaper. Klo sodara sodari pengen, bisa minta ma saia gratis. Dari yang menurut orang gak enak diliat sampe yang enak diliat.   Tapi dasar ngefans berat, apapun kata orang dia tetap sangat ok di mata dan telinga saya. hahaaahaaa....:))

Alhasil, dunia semakin terasa indah karena saat yang ditunggu datang juga. "AKHIRNYA...."  Si bidadari cantik itu Wulan Guritno bisa menerimaku ntuk jadi teman di akunt FBnya.  Lebih senang lagi saia bisa langsung berinteraksi dengannya di fasilitas chatting FB maupun YM.

Bisa kebayang betapa bahagianya saia. Saat saia kasih salam dia langsung jawab. "waalaikumussalam wr. wb." Itu sebenarnya dah cukup bagiku.  Apalagi kami semakin akrab dengan interaksi chatting dari dia  dalam dua hari ini sudah 52 koment interaksi.
Istimewanya, saia juga gak nyangka bahwa akhir-akhir ini beliau suka mengamalkan "puasa Daud Senin Kamis. Sungguh jauh dari yang saya dengar tentang hingar bingar dan vulgarnya dia saat kuliah dulu. Alhamdulillah, ternyata dia termasuk artis yang tidak sombong terhadap sesama dan TuhanNya.

Semoga dia dan keluarganya  tidak dipalingkan oleh Allah dari kebaikan menjadi keburukan, amiin... dan yang paling penting dia bisa bertambah akrab denganku dan keluargaku sepanjang masa, baik di dunia maya maupun dunia nyata, amiiin....  
Read more... Wulan Guritno si bidadari cantik yang baik hati

Rabu, 28 Desember 2011

Insiden berdarah Pelabuhan Sape Bima NTB

Serba salah, itulah yang berkecamuk dalam benak saya saat  menyaksikan huru hara di tanah tercinta Sape Bima NTB. Di satu sisi saya sangat tidak setuju dengan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian sehingga melenyapkan nyawa saudara-saudara saya, pada saat yang sama sangat menyesalkan tidak terdapatnya titik temu dalam negosiasi mengenai perizinan tambang Keputusan Bupati Bima Nomor: 188.45/357/004/2010 saat para pendemo menduduki pelabuhan Sape Bima NTB dengan membawa senjata tajam. Atau mungkin, kenapa izin tersebut tidak dicabut saja?

Kronologis insiden berdarah Pelabuhan Sape Bima NTB

Keputusan Bupati Bima Nomor: 188.45/357/004/2010 tanggal 28 April 2010 tentang penyesuaian Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi kepada PT. Sumber Mineral Nusantara bukanlah pemberian ijin baru melainkan penyesuaian terhadap ijin yang lama yaitu Kuasa Pertambangan Nomor: 621 Tahun 2008, tanggal 22 Mei 2008 sebagaimana yang diamanatkan peraturan pemerintah No. 23 Tahun 2010. Ijin Usaha Pertambangan (IUP) adalah ijin untuk melakukan eksplorasi dengan jenis kegiatan: Penyelidikan Umum, Kegiatan Ekplorasi yang meliputi: Pengambilan sampel, Pengambilan contoh air dan membuat pemetaan geologi. Sehingga, kegiatan ini tidak menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan hidup.

Pada Hari senin, (19/12) Masyarakat melakukan long march dengan berjalan kaki membawa senjata tajam menuju pelabuhan Sape. Aparat keamanan berusaha untuk menghalau pendemo namun gagal dilakukan disebabkan jumlah massa saat itu mencapai ribuan orang tidak sebanding dengan jumlah aparat kepolisian. Sehingga, massa berhasil memblokir/menduduki pelabuhan Sape.

Pada hari Selasa, (20/12) telah dilakukan pertemuan dan dialog di ruangan Camat Sape antara 8 (delapan) orang perwakilan masyarakat Lambu dengan Bupati Bima dan difasilitasi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) NTB dan rombongan, Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Propinsi NTB, Kapolresta Bima, Dandim 1608 Bima, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bima, Kabag Hukum Setda Bima, Camat Sape, Camat Lambu dan Kapolsek Sape dengan pernyataan sebagai berikut:

Tuntutan Pendemo: Pertama, pencabutan SK Bupati Bima nomor: 188.45/357/004/2010 tanggal 28 April 2010 tentang penyesuaian Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi kepada PT. Sumber Mineral Nusantara, Kedua, pembebasan Saudara Adi Supriadi dari tahanan.

Terhadap permintaan/tuntutan tersebut, Bupati Bima menyikapi dengan membuat pernyataan tertulis dan ditandatangani, yang isinya: Pertama, Bupati Bima akan melakukan Penghentian sementara atas ijin ekplorasi PT. Sumber Mineral Nusantara, karena tuntutan pencabutan sebagaimana yang dikehendaki pihak pendemo tidak bisa dipenuhi, sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku (UU nomor 4 tahun 2009, tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Pasal 119 dan PP nomor 23 tahun 2010). Kedua, terkait dengan tuntutan pembebasan saudara Adi Supriadi tidak dapat dipenuhi karena hal tersebut telah masuk ke ranah Penegakan Hukum dalam hal ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Raba Bima (P 21).

Menanggapi pernyataan tertulis Bupati tersebut, Pihak massa yang diwakili 8 orang yang dipimpin Saudara Hasanuddin tidak mau menerima dan tetap pada tuntutannya yaitu pencabutan SK Bupati dan pembebasan saudara Adi Supriadi tersangka aksi pembakaran Kantor Camat Lambu pada tanggal 10 Pebruari 2011.
Upaya negosiasi dan komunikasi tetap dilaksanakan dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh pemuda. Namun, tidak membuahkan hasil.

Pada tanggal 21 Desember 2011 dilaksanakan dialog antara tokoh masyarakat Lambu, Sape, Muspika bersama Kapolresta Bima, namun tidak membuahkan hasil, sementara itu ada sekitar 200 orang masyarakat NTT yang sudah menyeberang ke NTT dengan menggunakan kapal kayu untuk merayakan hari Natal di kampung halaman. Disamping itu, ada sekitar 164 truk besar/kecil, serta mobil pribadi yang tertahan dipelabuhan bersama ratusan penumpang lainnya.

Pada tanggal 22 Desember 2011 pukul 12.30 Wita, Kapolda NTB melaksanakan Rapat Internal, dilanjutkan rapat dengan tokoh masyarakat di VIP Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Selanjutnya pada pukul 14.30 Wita, Kapolda melaksanakan rapat koordinasi di ruang Rapat Bupati Bima bersama Bupati, Wakil Bupati, Dandim 1608 Bima, Kejaksaan Negeri Raba – Bima, Kapolresta, Kaban Kesbangpol Linmas Propinsi NTB, Ketua Pengadilan Negeri Raba – Bima, Sekda, Asisten I, Dinas Pertambangan dan Energi , Badan Lingkungan Hidup, Kesbangpol Linmas Kabupaten Bima. Dalam arahannya, Kapolda menyatakan, langkah Bupati Bima yang menghentikan sementara ijin tersebut merupakan langkah yang perlu diapresiasi dan didukung semua pihak. Selanjutnya langkah-langkah yang akan ditempuh oleh aparat keamanan adalah: Langkah pertama, Polisi akan mengambil tindakan secara persuasif dengan mengedepankan dialog dan negosiasi, Langkah kedua, apabila langkah I tidak berhasil maka akan dilakukan tindakan penegakan hukum, dengan prioritas berfungsinya kembali pelabuhan penyeberangan Sape mengingat pelabuhan sape adalah jalur perhubungan nasional dan banyaknya warga NTT yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru.

Berdasarkan UU. Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum, Pasal 9 ayat 2 dan 3 disebutkan Penyampaian pendapat dimuka umum dilarang dilakukan ditempat-tempat antara lain: a. dilingkungan Istana Kepresidenan, tempat ibadah, Instalasi Militer, Rumah Sakit, Pelabuhan Udara, atau Pelabuhan Laut, stasiun kerata api, terminal angkutan darat, dan b. objek-obejk vital nasional; c. Pada Hari Besar nasional; Pasal 3 dilarang membawa benda-benda yang dapat membahayakan keselamatan umum

Pada tanggal 23 Desember 2011, sebagaimana yang dijanjikan Bupati Bima telah mengeluarkan Keputusan Bupati Bima Nomor: 188.45/743/004/2011 tanggal 23 Desember 2011 tentang Penghentian Sementara Ijin Eksplorasi Emas oleh PT. Sumber Mineral Nusantara di Kecamatan Lambu, Sape dan Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima. Penghentian sementara berlaku selama 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada Pukul 10.00 wita, Kapolda melaksanakan pertemuan dengan pimpinan dan anggota Dewan di Kantor DPRD Kabupaten Bima, dalam pertemuan disepakati menunjuk H. Najib sebagai perwakilan untuk melakukan negosiasi /dialog dengan Koordinator Lapangan (Korlap). Selanjutnya, H. Najib mengundang para Korlap di kediamannya untuk dipertemukan langsung dengan Kapolda, dalam hal ini Kapolda bersedia bertemu dengan syarat agar terlebih dahulu melepaskan Kapal Fery, baru dilaksanakan dialog. namun permintaan tersebut ditolak oleh pihak Korlap.

Pada pukul 23.30 Wita Kapolda melaksanakan pertemuan tertutup dengan Korlap di areal Pelabuhan Sape, tetapi belum ada kesepakatan, dimana Korlap sendiri terancam juga apabila memutuskan untuk mundur, sementara tuntutan pencabutan SK 188.45/357/004/2010 belum dipenuhi.

Pada tanggal 24 Desember 2011 pukul 06.00 Wita sampai dengan 08.00 Wita, Pasukan Brimob dan Dalmas berjumlah 250 personil melaksanakan pembubaran paksa terhadap 150 orang massa yang bertahan di Dermaga Penyeberangan Sape dan mengakibatkan 54 orang pelaku pendemo ditahan antara lain ; 23 orang luka-luka, 31 orang ditahan dan 2 orang meninggal An : Arif Rahman (19 tahun) alamat RT. 04 RW 10, Desa Sumi Kecamatan Lambu dan Saudara Saiful (17 tahun) alamat RT 10 RW 6 Desa Soro Kecamatan Lambu.

Pada tanggal 25 Desember 2011, jam 16.00 sore kedua jenazah diantarkan kerumah duka di Kecamatan Lambu setelah diotopsi dirumah sakit umum daerah Kabupaten Bima untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Pelaksanaan pemakaman dilakukan pada pukul 21.50 Wita. 2 (Dua) orang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB, sedangkan 8 (delapan) orang masih di rawat di RSUD Kabupaten Bima.


Read more... Insiden berdarah Pelabuhan Sape Bima NTB

Sabtu, 19 November 2011

Kesan 10 hari Diklat Sertifikasi Guru NTB


Alhamdulillah, setelah sekian lama menunggu, akhirnya dapat juga giliran panggilan  mengikuti PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) untuk mendapatkan Sertifikasi Guru Gelombang IX Rayon 22 yang diadakan oleh Universitas Mataram  (Unram) NTB.

Selama 10 hari di Wisma Nusantara Mataram, menyimpan banyak kenangan. Disamping dapat tambahan ilmu, pengalaman baru tentang guru profesional, juga yang berkesan adalah teman-teman dari berbagai Kabupaten/Kota lebih khusus teman sekamar yang terdiri dari orang-orang baik dan menyenangkan.

Pak Bambang.

Guru Matematika, pendiam, santun dan  baik hati. Yang membuatku terkesan beliau sering membuat kejutan. Foto-foto saat kami sedang tidur ditunjukkannya. Ada yang gaya tidurnya jongkok sambil mengangkat kedua betisnya. Ada yang bisa tidur bila dibawah bantalnya ada sajadah. Ada juga yang ngoroknya kaya kicauan burung. ckk...ckk...

Kebiasaan beliau sendiri, jika mau tidur harus jalan-jalan dulu sendirian mengelilingi Wisma Nusantara sambil mengumpulkan buah mangga matang yang berjatuhan untuk dimakan bersama-sama keesokan harinya.



Pak Ochen Rahman

Guru Kesenian. Beliau yang tertua diantara kami makanya dipanggil "Babe". Babe sudah hampir 40 tahun mengabdi menjadi guru dan baru sempat dapat panggilan diklat sertifikasi guru karena usia kritis. Bisa dibayangkan beliau hanya bisa menikmati gaji sertifikasinya paling lama satu tahun karena keburu pensiun.

Kami salut atas kesabaran dan ketegaran beliau. Kami dapat banyak pencerahan terutama ILMU IKHLAS. Bahwa menjadi guru seyogyanya mendidik dan mengajar dengan ketulusan hati.
Kebiasaan beliau paling cepat tidur dan dibawah bantalnya harus ada lipatan sajadah. Jika kebetulan sajadahnya dipinjam untuk shalat, beliau rela menunggu untuk mendapatkan sajadahnya kembali.

Pak Juwairi Praya

Guru Mulok yang satu ini sangat menghibur. Tapi kebiasaan anehnya tidur jongkok sambil menggangkat kedua betisnya. Hari pertama di Wisma Nusantara, saat kami sudah mulai tidur beliau kelisah, acap kali bolak balik keluar masuk kamar.

Saat kami bangun untuk shalat shubuh dia terlihat lemas dan pucat berbaring dilantai hotel beralaskan koran. Rupanya beliau tidak tidur semalaman gara-gara menggunakan bed hotel (dipan berkasur). Usut punya usut dia akan bisa tidur lelap jika pakai tikar saja.  Yang lebih aneh lagi gaya tidurnya mesti dalam posisi jongkok sambil mengangkat kedua betisnya. ckkk....ckkk... :))




Pak Saiful

Guru elektro dan Jaringan komputer alumni ITS yang sekarang mengajar KLPI di SMK Centuri Sumbawa ini, berpenampilan rapi dan klimis. Disamping kami ada di Kelas yang sama yang disebut KELAS TIK, kami juga sekamar.

Sehari sebelum menghadapi post test dia sangat rajin mempelajari kisi-kisi soal terutama tentang matematika algoritma.Saya diajaknya ikut memecahkan soal. Bisa dibayangkan, melihat kisi-kisi soalnya saja saya sudah suntuk  karena kebanyakan hitungan aritmatika dan algoritma. Apalagi ikut belajar membahas soal semalaman.

Jadi saya tinggal tidur aja. Heehee...hee... Alhasil, waktu post test tidak ada satupun kisi-kisi yang dipelajari semalaman masuk di soal post test. Justru yang banyak masuk mengenai aplikasi software dan instalasi jaringan.  Saya dianggap sakti mandraguna karena dianggap sudah tahu bahwa soal hitungan gak masuk. Dia kelihatan nyesal belajar. heeheee...:))

Pak Jufri

Pak guru yang satu ini adalah seorang Kepala Sekolah SMPN 1 Pulau Moyo Kabupaten Dompu NTB. Sama halnya dengan pak Oche Rahman, Beliau juga dapat sertifikasi karena usia kritis.

Sosok yang satu ini begitu bersahaja. Kami terkagum-kagum dengan ketegaran dan kesabaran beliau saat merintis sekolah dan mengajar di pulau terpencil yang jauh dari fasilitas seperti listrik, telekomunikasi dan lainnya.

Untuk berkomunikasi menggunakan handphone, harus naik pohon puluhan meter dulu baru bisa  mendapatkan sinyal HP. Bila ada keperluan ke kota, harus menunggang kuda sejauh ratusan kilo atau bisa juga  menggunakan perahu rakit lewat laut berhari-hari.

Kebiasaan beliau saat giliran makan, menu hotel yang terdiri dari makanan enak bergizi tidak bisa mengundang seleranya. Beliau akan sangat lahap jika nasi cukup diberi garam dan ditaburi satu gelas air putih.
Ciri khas beliau jika tertidur selalu ngorok dengan bunyi seperti kicauan burung. Setelah ditanya, rupanya terbiasa dengan musik aliran natural di hutan dengan kicauan burung. ckkk...ckkk... :))


Saya sebenarnya masih ingin bercerita banyak tentang kisah teman-teman lainnya. Seperti PAK FAHRUROZI, PAK NGAH, PAK MUSTAJIB, BU AYU, BU HENI, PAK ZAINI, PAK SAHRUL, DE EL-EL. Karena sudah ngantuk, Insya Allah di lain kesempatan bisa dilanjutkan.

SELAMAT HARI GURU SAUDARA-SAUDARIKU !

Read more... Kesan 10 hari Diklat Sertifikasi Guru NTB

Rabu, 09 November 2011

Khitanan Adat Bima

Walau saya mungkin jauh dari kriteria BUDAYAWAN (lebih ringan mungkin dinamai BUAYAWAN aja, hehee..heee... :))   Saya termasuk bagian dari masyarakat Bima Dompu  yang punya obsesi ntuk tetap memupuk ritual syiar dan  kebudayaan masyarakat Bima di tengah derasnya arus westernisasi yang menglobal.

Khitanan menjadi tradisi turun temurun di kalangan masyarakat Bima. Disamping menunaikan syariat agama, juga terkandung nilai-nilai filosofi dan kultural bagi masyarakat Bima Dompu terutama nilai spiritual dan psikologi terhadap anak yang dikhitankan..

Alhamdulillah, obsesi itu terlaksana juga pada acara khitanan anak saya  Muhammad Gaelby Ravickil A'la (Gaelby). Kebetulan saya berhasil membujuk abang saya  Yani, yang sudah sangat lama tinggal di Jakarta ntuk pulang kampung skaligus menghitankan anaknya M. Risya Emha Abdillah (Risya) bersama anak saya Gaelby. Yang paling penting, karena perlu duit banyak ntuk acara, Beliau (Yani) yang ngurusi semua., Asyik khan? Bermodal punya kampung dan bual sana bual sini, acara bisa lancar, ckkk....ckkk..... :))

Dari pada saya ngalor ngidul membual kayak buayawan, akan lebih gampang sodara sodari ikuti foto-foto berikut :

a) Malam Pra-acara  : Gaelby dengan pakaian adat kapanca diiringi seni hadrah







b) Acara Adat Prosesi khitanan di Gedung Serba Guna Sape Bima


Tarian khas Adat Bima Penyambut tamu,  Wura Bongi Monca dan Soka Sari  


Prosesi Compo Tembe Gaelby (dari pakaian biasa menjadi pakaian adat Bima)



Gaelby siap2 ntuk penyematan keris oleh Wabup Bima

Dari kiri : Ibu sekda, Ibu Bupati, Ibu Wabup


 
Gaelby dkk dengan pakaian adat khitan Bima di gazebo utama



Gaelby dkk Bersama Raja Bima (Jena Teke) H. Ferry Zulkanain, ST. 


Compo Sampari ( Penyematan Keris ) Oleh W. Bupati Bima  Drs. H. Syafruddin, M. Pd


Ibu Indah Damayanti (Permaisuri  Raja Bima) menyicipi  Salad Mayones 


Nasehat Raja Bima masing-masing untuk Risya, Gaelby dll.


Read more... Khitanan Adat Bima

Kamis, 27 Oktober 2011

Gejala Botak Ayah Gaelby


Seiring dengan bertambahya umur,  banyak ditemukan hal-hal baru dari raga ini. Mulai dari pegal-pegal, gampang capek, ada tumbuh uban dan GEJALA BOTAK.

Gejala botak ayah gaelby ini mungkin disebabkan suka pake topi. Dari SMP-SMA-Kuliah sampai sekarang.

Gak bagusnya kebiasaan pake topi ini masih saja berlaku dan susah dirubah. Bahkan sampe kebawa tidur. Kadang bundanya gaelby kewalahan ngingatin ntuk lepas topi, tapi tetap saja banyak lupanya :))

Alhamduliillah, sekarang sudah ada anak saya Gaelby sebagai petugas khusus yang setiap saat memantau dan ngingatin "Ayah buka topinya !"


Menurut KOmpas.com, Sejumlah peneliti Universitas Yale, Connecticut, New Haven, Amerika Serikat, telah menemukan sumber sinyal yang memicu pertumbuhan rambut. Temuan itu menjadi tambahan pengetahuan yang dapat mengarah pada pengobatan baru untuk kebotakan.
Para peneliti mengidentifikasi sel induk dalam lapisan lemak kulit dan menunjukkan bahwa sinyal molekul dari sel-sel ini diperlukan untuk memacu pertumbuhan rambut pada tikus. "Jika kita bisa mendapatkan sel-sel lemak di kulit untuk berbicara dengan sel induk aktif di dasar folikel rambut, maka kita mungkin bisa mendapatkan rambut tumbuh lagi," kata Valerie Horsley, asisten profesor biologi molekuler Universitas Yale, dalam jurnal Cell, seperti disiarkan Sciencedaily, Jumat waktu setempat atau Sabtu (3/9/2011) WIB.
Pria yang mengalami kebotakan masih memiliki sel induk dalam folikel akar, tetapi sel-sel induk kehilangan kemampuan untuk melompat guna memulai regenerasi rambut. Para ilmuwan telah mengetahui bahwa sel induk folikel ini perlu sinyal dari dalam kulit tumbuh rambut. Namun, sumber sinyal belum jelas.
Tim Horsley mengamati bahwa ketika rambut mati, lapisan lemak di kulit menyusut dan kulit menebal. Ketika pertumbuhan rambut dimulai, lapisan lemak mengembang dalam proses yang disebut adipogenesis. Para peneliti menemukan bahwa jenis sel induk yang terlibat dalam penciptaan sel-sel lemak baru, yakni sel prekursor adiposa, diperlukan untuk regenerasi rambut pada tikus.
Mereka juga menemukan bahwa sel-sel ini menghasilkan molekul yang disebut platelet derived growth factors (PDGF) atau pertumbuhan yang berasal dari trombosit, yang diperlukan untuk menghasilkan pertumbuhan rambut.
Laboratorium Horsley mencoba untuk mengidentifikasi sinyal lain yang dihasilkan oleh sel induk prekursor adiposa yang mungkin memainkan peran dalam mengatur pertumbuhan rambut. Dia juga ingin tahu apakah sinyal-sinyal yang sama dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut manusia.

Read more... Gejala Botak Ayah Gaelby

Rabu, 28 September 2011

Sertifikasi Guru dievaluasi ?


Anggota Komisi X DPR Rohmani mengemukakan bahwa sertifikasi guru yang berlangsung saat ini belum sesuai dengan harapan undang-undang (UU), belum menyentuh tujuan dasar diadakannya sertifikasi guru tersebut.
Rohmani berpendapat, proses pelaksanaan sertifikas guru belum sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD). Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa tujuan sertifikasi guru adalah untuk menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan.
"Saya melihat dan sering mendapat masukan dari berbagai pihak bahwa tujuan sertifikasi guru belum sesuai dengan harapan kita, yakni mampu melahirkan guru yang profesional," kata Rohmani, Rabu (16/11/2011) di Jakarta.
Menurut Rohmani sertifikai guru baru sekadar menambah pendapatan guru. Karena konsekuensi guru yang sudah memiliki sertifikat akan mendapat pendapatan tambahan. "Harus kita akui dengan jujur bahwa guru mengikuti sertifikasi karena motivasi untuk meningkatkan pendapatan. Sementara esensi peningkatan kualitas cenderung diabaikan," katanya.
Ia mengemukakan, semua pihak setuju bahwa kesejahteraan guru harus diperhatikan. Namun ketika proses peningkatan kompetensi digabungkan dengan peningkatan kesejahteraan yang ada terjadinya bias.
"Peningkatan kompetensi cenderung diabaikan. Ini wajar karena selama ini nasib kesejahteraan guru diabaikan. Menurut saya kedua hal ini penanganannya harus dengan cara yang berbeda," kata Rohmani.
Ia meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan sertifikasi guru ini. Apakah sudah sesuai dengan tujuan UU menciptakan guru yang berkualitas dan profesional.

Read more... Sertifikasi Guru dievaluasi ?

Jumat, 12 Agustus 2011

Introspeksi di Bulan Ramadhan

Introspeksi tentu saja bukan hanya pada bulan istimewa Ramadhan, melainkan bisa kapan saja.
Menjelang Ramadhan tahun ini, hati kita terasa pilu, sedih dan prihatin oleh tragedi dari yang beskala individu sampai yang global.
Dunia semakin tua, dilanda bencana yang datang silih berganti dengan tingkat korban yang tak sedikit, baik jiwa maupun harta benda.

Sekurangnya saat mengetik postingan ini, saya baru saja menyaksikan berita di tv tengah terjadi gonjang ganjing politik dan ekonomi di pemerintahan serta partai SBY yang tak berhenti membangun citra lebih mementingkan partainya.
Katanya  akan berada pada garis paling depan memberantas korupsi sementara anak buahnya ketua DPR RI Marzuki Ali mengobarkan agitasi untuk membubarkan KPK. Belum lagi ulah M.Nazaruddin yang menbuat energi bangsa ini terkuras hingga mengenyampingkan hal substanstif berpihak pada nasib dan penderitaan rakyat.

Sementara di luar negeri, saudara-saudara kita di Palestina, Libanon, Afghanistan dan di belahan bumi lainnya menghadapi tekanan, intimidasi dari kedzoliman negara zionis dan kolonialisme.
Tragedi dan bencana tersebut, ternyata tidak segera membuat sebagian masyarakat dunia khususnya di negeri kita sadar, untuk introspeksi  kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Justru dalam keadaan sulit dan memprihatinkan tersebut, malah semakin marak melakukan ritual yang berbau syirik, mulai dari upacara tolak bala, larung sesajian hingga do'a bersama lintas agama yang berbau bi'dah.

Na'uzubillah minzalik !  Mereka masih yakin bahwa selain Allah yang menguasai langit dan bumi, masih ada kekuatan lain yang bisa murka dan memberi bencana. Menurut mereka tidak cukup hanya dengan do'a-do'a biasa, tetapi harus ditambah dengan sejumlah ritual tradisi yang mengandung keyakinan terhadap kekuatan ghaib lainnya.

Sebagian masyarakat kota juga ikut dihinggapi pendangkalan aqidah. Dengan alasan membangun kebersamaan dan toleransi beragama, mereka mengadakan do'a bersama.
Dalam acara ini, masing-masing pemimpin agama membaca do'a menurut agama dan keyakinan masing-masing. Boleh jadi, niat awalnya adalah membangun kebersamaan, tapi lambat laun bila upacara itu telah menjadi tradisi, maka masyarakat kita akan berkeyakinan bahwa semua agama itu baik dan benar.
Padahal jika semua agama benar, maka tidak perlu ada klaim kebenaran agama. Orang bisa saja hari ini beragama Kristen, besok beralih Islam, lusa sudah beragama Hindu ataupun Budha dan begitu seterusnya.

Bencana kemusrikan ini jauh lebih gawat dan lebih berbahaya daripada bencana alam itu sendiri. Jika bencana alam hanya akan menghancurkan sebagian dari sendi-sendi kehidupan dunia, bencana kemusyrikan akan menghancurkan kehidupan dunia dan akhirat sekaligus.

Di dunia Allah SWT akan mendatangkan bencana alam yang jauh lebih hebat dan dahsyat, sementara di akhirat akan datang azab dan laknat yang tak berkesudahan. Nauzubillah minzalik !

Akan lebih baik bagi kita terutama para da'i dan ustaz kondang yang sering muncul di stasiun tv agar mengurangi intensitas dakwah sensasional selama ini,  tetapi memanfaatkan Bulan istimewa Ramadhan ini,  segera menyiapkan secara khusus melayani mereka yang sedang haus jiwanya langsung ke lapangan.
Betapa luhur bila moment Ramadhan ini untuk saling berbagi, mendatangi rumah-rumah, tenda ataupun gubuk mereka untuk berbicara dari hati ke hati untuk kembali ke jalan lurus dan luas membentang di depannya menuju Allah SWT.

"Berangkatlah kamu, baik dalam keadaan ringan ataupun merasa berat... (At-Taubah :41)"

Tidak elok  terlalu egois dengan keshalehan individu sementara keshalehan sosial terabaikan. Kita perlu introspeksi dan menyadari bahwa sesungguhnya kita juga bisa menjadi juru dakwah, menyampaikan kebaikan walau dengan satu ayat. Kita perlu mencerahkan dan tidak membiarkan mata saudara-saudara kita rabun tertutup oleh awan pesimisme.
Selamat berdakwah, mari kita lakukan sekarang ! Waktu kita sangat sempit. Gunakan waktu untuk introspeksi dan berbagi di bulan intimewa Ramadhan. Wallahu a'lam bish-shawab.

*Dikutip dari berbagai sumber
Read more... Introspeksi di Bulan Ramadhan

Rabu, 03 Agustus 2011

Puasa Ramadhan, Lapar atau Kelaparan?


Saat kelaparan, manusia berada dalam situasi dimana ia tidak berdaya karena tidak memiliki bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan fisiknya, sementara ia ingin makan.
Inilah yang menyebabkan pada kasus kelaparan, manusia cenderung bersikap apapun demi memenuhi kebutuhan biologis mereka. Kelaparan telah membutakan akal. Itulah penyebabnya umat Islam dianjurkan bekerja keras mencari nafkah agar terhindar dari kemiskinan atau pun kelaparan.

Sedangkan lapar yang dimaksud Rasulullah Saw adalah suatu situasi biologis dimana manusia membiarkan atau sengaja berada pada kondisi perut yang tidak terisi. Kita dianjurkan untuk sering-sering merasa lapar agar bisa mengetuk pintu surga. Dengan merasa lapar, kita juga ikut merasakan betapa laparnya saudara-saudara kita yang hidupnya miskin dan papa, sehingga memacu tiap individu yang beriman ikut memberi makan pada kaum papa, anak yatim, fakir miskin, janda-janda tua dan para du'afa di sekitar kita.

Ada jalan yang paling menyenangkan untuk sampai pada kondisi lapar yang dianjurkan Allah SWT. Sebuah jalan yang paling pantas yaitu puasa. Puasa adalah ibadah paling istimewa di bulan istimewa Ramadhan yang diwajibkan Allah bagi hamba-Nya.

Pada bulan puasa, Allah mendatangkan berkah, mengirimkan rahmat, mengampuni dosa-dosa, menerima shalat kita, menghargai setiap usaha kita dalam menjalankan kebaikan, bahkan memuji kita di hadapan para Malaikat, Subhanallah...

Sungguh merugi dan patut dikasihani jika pada bulan istimewa Ramadhan kita tidak mendapatkan ampunan-Nya dan meraih pintu surga.

Inilah jalan paling menyenangkan untuk mendapatkan kondisi lapar yang terjaga, sebab puasa adalah menahan makan dan minum sejak waktu terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.
Tetapi hanya lapar atau puasa yang diimani dan diniatkan semata-mata untuk Allah saja yang akan membawa manfaat besar bagi kita. Salah satu manfaat itu adalah ketenangan.

Secara medis, ketenangan ini akan mendorong tubuh mencapai penanggulangan stressor (tekanan drastis) yang positif terhadap perubahan hormon tubuh selama berpuasa.
Semua ini akan berakibat tubuh dapat beradaptasi sehingga mampu menurunkan kadar kortisol dan terjadi peningkatan imunitas.
Alhasil, dengan berpuasa tubuh malah jadi lebih sehat dan tahan penyakit karena terjadi peningkatan imunitas (kekebalan tubuh).

Jadi, kita berpuasa dengan niat yang lurus karena iman kepada Allah SWT, niscaya akan mendapatkan ketenangan jiwa yang luar biasa. Ketenangan inilah yang akan mampu mengontrol emosi atau nafsu negatif dalam diri. Inilah yang disebut Rasulullah Saw bahwa puasa adalah cara utama memerangi nafsu, sedangkan hawa nafsu adalah tempat bercokolnya setan. Lewat hawa nafsulah setan menggoda manusia.

Nafsu tersebut akan menjadi semakin kuat dengan makan dan minum seperti yang disabdakan Rasulullah Saw :

"Sesungguhnya setan itu mempengaruhi anak-anak Adam dengan memasuki aliran darah mereka.
Maka sumbatlah jalan-jalannya itu dengan lapar.
(Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Selama perut kita kenyang bahkan kekenyangan, selama itu pula  menjadi tempat subur bagi  tumbuh dan berkembangnya kekuatan setan. Selama perkembangan itu berlangsung, keagungan tuhan tidak akan tanpak. Kemuliaan-Nya akan terus tertutupi.
Nah, sodara sodari termasuk golongan yang mana? Yang lapar karena iman atau kelaparan karena nafsu ? Walahu a'lam bishawab

Dari berbagai sumber.

Read more... Puasa Ramadhan, Lapar atau Kelaparan?

Minggu, 17 Juli 2011

Pendidikan Agama di Sekolah tidak efektif bahkan 'gagal'?

Pendidikan agama saat ini cenderung mengedepankan aspek kognisi (pemikiran) daripada afeksi (rasa) dan prikomotorik (tingkah laku). Padahal pendidikan agama seharusnya diberikan dengan cara yang menyenangkan. Pendidikan agama terlalu berat muatannya pada keshalehan ritual individu dan belum menyentuh kepada keshalehan sosial  dan ahlak antara sesama. Meminjam sebuah anekdot di sebuah stasiun Tv, kurikulum sekarang bukan KTSP lagi, tapi balik lagi ke KBK (Kurikulum Berbasis Kebanyakan) Hee..hee... hee :))
   
Berdasarkan hasil studi Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI tahun 2000 disimpulkan bahwa, merosotnya moral dan ahlak peserta didik disebabkan antara lain akibat kurikulum pendidikan agama yang terlampau padat materi. Materi tersebut lebih mengedepankan aspek pemikiran ketimbang membangun kesadaran beragama yang utuh.

Disimpulkan pula bahwa metodologi pendidikan agama kurang mendorong penjiwaan terhadap nilai-nilai keagamaan serta terbatasnya bahan bacaan  keagamaan dan minimnya minat membaca bacaan keagamaan. Buku-buku paket pendidikan agama saat ini belum memadai untuk membangun kesadaran beragama, memberikan keterampilan fungsional keagamaan dan mendorong perilaku bermoral dan berahlak mulia pada peserta didik 

Kini Kesimpulan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI tahun 2000 itu sudah sudah 11 (sebelas) tahun berlalu. Adakah hasil berupa perubahan substantif dari kesimpulan Litbang tersebut? Berhasilkan upaya Pemerintah cq. Departemen Agama RI dan Departemen Pendidikan Nasional RI menjadikan pendidikan agama di sekolah-sekolah efektif dan berdaya guna untuk mengatasi merosotnya ahlak dan moral peserta didik?

Kenyataanya, meski pendidikan agama telah diajarkan dan ada sedikit perubahan kebijakan dalam kurikulum  sekolah, tetap saja masih semakin banyak anak ataupun peserta didik yang lebih nyaman mencari jati diri melalui narkoba, sex bebas, tawuran dan bahkan menjadi 'teroris'.
Adalah ironis bahwa Indonesia adalah negara beragama yang menekankan pendidikan agama dalam sistem pendidikannya, tetapi masuk dalam 'prestasi' dan kategori negara terkorup di dunia.

Para pemimpin kita tak diragukan lagi pemahamannya terhadap nilai-nilai agama tetapi perilaku yang ditunjukkan sangat jauh menyimpang dari nilai-nilai yang dicita-citakan bangsa ini. Beberapa kalangan menilai bahwa kegagalan pengajaran agama  membentuk moral Indonesia adalah karena agama yang diajarkan dalam lembaga pendidikan saat ini, jauh dari substansi yang disampaikan oleh Allah dan Rasul-Nya. Agama lebih banyak dipolitisasi sebagai alat melegitimasi kekuasaan lewat nilai-nilai keagamaan. 

Anggapan ini barangkali tak lebih dari ungkapan frustasi melihat fenomena degradasi moral anak bangsa serta melihat realitas dari para oknum pemimpin bangsa dan stake holder pendidikan yang menyimpang dari nilai-nilai agama yang mereka dengungkan sendiri tanpa aplikasi dan tauladan yang diharapkan rakyat. 
Betapa tidak, cobalah berkaca pada negara lain yang lebih sekular tapi ternyata tata kehidupan mereka dalam beberapa aspek lebih bersih dan lebih beretika.

Masalah moralitas dan etika seyogyanya bukan hanya termuat pada pelajaran agama saja tetapi pada semua mata pelajaran, sehingga terjadi integrasi antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Peran keluarga dan lingkungan masyarakat menjadi faktor yang tidak kalah dominan. Pada akhirnya pendidikan agama harus menjadi tanggung jawab semua elemen, keluarga, pemerintah dan masyarakat.
Sudah saatnya lembaga pendidikan menjadi sebuah lembaga yang membebaskan anak bangsa dan masyarakat dari sistem yang menindas, membebaskan peserta didik dari doktrin yang justru mencerabut dirinya dari realitas.
Dalam konteks ini tidak ada  niat dan upaya sedikitpun untuk  merendahkan peran dan posisi agama dalam kehidupan masyarakat, tetapi paling tidak menggugah kita untuk merefleksikan kembali apa yang kita harapkan dari apa yang kita dapatkan dari pembelajaran agama  selama ini, dan pada gilirannya nanti kita dapat menimbang apakah pendidikan agama di sekolah sejauh ini sudah efektif ? Wallahu a'lam.
Read more... Pendidikan Agama di Sekolah tidak efektif bahkan 'gagal'?

Sabtu, 11 Juni 2011

Pembuluh getah bening ANGIOMA

DEFINISI
Angioma adalah sekumpulan tumor jinak dari pembuluh darah atau pembuluh getah bening yang biasanya ditemukan di dalam dan di bawah kulit dan menyebabkan warna merah atau ungu di kulit. Angioma seringkali merupakan bawaan lahir atau muncul segera setelah lahir dan bisa disebut sebagai tanda lahir. Sepertiga dari bayi-bayi yang baru lahir memiliki angioma, yang gambarannya bervariasid an biasanya hanya menyebabkan masalah kosmetik. Banyak angioma yang hilang dengan sendirinya.


Port-Wine Stains

Disebut juga nevi flammeus, merupakan warna pink, merah atau ungu yang mendatar dan dibawa sejak lahir. Biasanya bersifat menetap, tetapi nevi flammeus yang kecil di wajah bisa menghilang dalam beberapa bulan. Kebanyakan nevi flammeus tidak berbahaya, hanya menimbulkan gangguan kosmetik saja. Kadang nevi flammeus timbul bersamaan dengan sindroma Sturge-Weber (suatu kelainan genetik yang menyebabkan keterbelakangan mental). Nevi flammeus yang kecil bisa disamarkan dengan krim kosmetik. Jika dirasa mengganggu, bisa diangkat dengan menggunakan sinar laser.


Hemangioma Kapiler

Disebut juga strawberry marks, merupakan suatu penonjolan berwarna merah terang dengan diameter 1-10 cm. Hemangioma kapiler biasanya timbul segera setelah lahir dan cenderung membesar secara perlahan selama beberapa bulan pertama. Lebih dari 75% kasus menghilang secara total pada usia 7 tahun, tetapi beberapa diantaranya meninggalkan daerah keriput yang berwarna kecoklata.

Biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus, kecuali jika terletak di dekat mata atau organ vital lainnya sehingga menimbulkan gangguan. Untuk memperkecil ukurannya bisa diberikan kortikosteroid per-oral (misalnya prednison); paling efektif jika mulai diminum pada saat hemangioma mulai membesar. Jarang dilakukan pembedahan untuk mengangkat hemangioma kapiler karena meninggalkan jaringan parut yang luas.



Hemangioma kavernosa

Hemangioma kavernosa adalah penonjolan berwarna merah atau keunguan yang terjadi akibat pelebaran pembuluh darah dan merupakan bawaan lahir. Kadang hemangioma kavernosa membentuk luka terbuka dan mengalami perdarahan, dan sesudahnya akan menghilang sebagian. Tanpa pengobatan, hemangioma kavernosa jarang menghilang secara keseluruhan. Kepada anak-anak diberikan prednison per-oral. Jika ukurannya kecil bisa dihilangkan melalui elektrokoagulasi (penghancuran jaringan dengan jarum elektrik). Kadang perlu dilakukan pembedahan, terutama jika peningkatan aliran darah dari hemangioma kavernosa menyebabkan pembengkakan lengan atau tungkai.


Spider angioma

Spider angioma adalah sekumpulan pembuluh darah abnormal yang memberikan gambaran menyerupai laba-laba; bagian tengah berupa bintik yang berwarna kemerahan atau keunguan disertai tonjolan-tonjolan kecil. Jika kita menekan bagian tengahnya, maka warna dari spider angioma akan memudar untuk sementara waktu. Spider angioma sering ditemukan pada penderita sirosis hati, wanita hamil atau pemakai pil KB.

Spider angioma biasanya tidak menimbulkan gejala; tanda tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 6-9 bulan setelah persalinan atau setelah pemakaian pil KB dihentikan. Untuk keperluan kosmetik, bisa dilakukan penghancuran bagian tengahnya dengan elektrokoagulasi.


Limfangioma

Limfangioma adalah tumor jinak pada pembuluh kelenjar getah bening. Limfangioma tampak sebagai benjolan yang terjadi akibat pelebaran dari sekumpulan pembuluh getah bening; kebanyakan berwarna coklat-kekuningan, tetapi ada juga yang berwarna kemerahan. Jika tertusuk, akan mengeluarkan cairan bening. Biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. Pengangkatan limfangioma melalui pembedahan harus melibatkan dermis dan jaringan di bawah kulit karena limfangioma tumbuh jauh ke dalam.


SUMBER : http://sehat-enak.blogspot.com/2010_02_01_archive.html 
Read more... Pembuluh getah bening ANGIOMA

Jumat, 03 Juni 2011

Penyakit Campak pada Anak


Campak (rubeola, campak 9 hari) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum timbulnya ruam kulit dan selama ruam kulit ada.
Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini.
Penyebab
Campak disebabkan oleh paramiksovirus. Penularan terjadi melalui percikan ludah dari hidung, mulut maupun tenggorokan penderita campak. Masa inkubasi adalah 10-14 hari sebelum gejala muncul.
Kekebalan terhadap campak diperoleh setelah vaksinasi, infeksi aktif dan kekebalan pasif pada seorang bayi yang lahir dari ibu yang telah kebal (berlangsung selama 1 tahun). Orang-orang yang rentan terhadap campak adalah bayi berumur lebih dari 1 tahun, bayi yang tidak mendapatkan imunisasi dan remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi kedua.
Gejala
Gejala mulai timbul dalam waktu 7-14 hari setelah terinfeksi, yaitu berupa nyeri tenggorokan, hidung meler, batuk, nyeri otot, demam, mata merah, fotofobia (rentan terhadap cahaya, silau). Sekitar 2-4 hari kemudian baru muncul bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik Koplik). Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak gatal muncul 3-5 hari setelah timbulnya gejala diatas.
Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol). Pada awalnya ruam tampak di wajah, yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam menyebar ke batang tubuh, lengan dan tungkai, sedangkan ruam di wajah mulai memudar. Pada puncak penyakit, penderita merasa sangat sakit, ruamnya meluas serta suhu tubuhnya mencapai 40° Celsius. 3-5 hari kemudian suhu tubuhnya turun, penderita mulai merasa baik dan ruam yang tersisa segera menghilang.
Komplikasi
Pada anak yang sehat dan gizinya cukup, campak jarang berakibat serius.
Beberapa komplikasi yang bisa menyertai campak. Pertama, infeksi bakteri (Pneumonia, Infeksi telinga tengah). Dua, kadang terjadi trombositopenia (penurunan jumlah trombosit), sehingga penderita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan. Tiga, Ensefalitis (inteksi otak) terjadi pada 1 dari 1,000-2.000 kasus.
Diagnosa
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan ruam kulit yang khas. Pemeriksaan lain yang mungkin perlu dilakukan seperti pemeriksaan darah, pembiakan virus dan serologi campak.
Pengobatan
Tidak ada pengobatan khusus untuk campak. Anak sebaiknya menjalani tirah baring. Untuk menurunkan demam, diberikan asetaminofen atau ibuprofen. Jika terjadi infeksi bakteri, maka baiknya diberikan antibiotik.
Pencegahan
Vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak-anak. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi dengan gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR/mumps, measles, rubella), disuntikkan pada otot paha atau lengan atas. Jika hanya mengandung campak, vaksin diberikan pada umur 9 bulan. Dalam bentuk MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun. (yz/sumber:medicastore.com)
Read more... Penyakit Campak pada Anak

Rabu, 11 Mei 2011

Pengumpulan nanah Abses Kulit ABSES KUTANEUS

DEFINISI
Abses Kulit (Abses Kutaneus) adalah pengumpulan nanah yang disebabkan infeksi bakteri.


PENYEBAB
Abses kulit bisa terjadi setelah suatu infeksi, biasanya infeksi oleh stafilokokus (paling sering Staphylococcus aureus). Abses kulit juga bisa terjadi setelah suatu luka ringan, cedera atau sebagai komplikasi dari folikulitis atau bisul. Abses kulit bisa timbul di setiap bagian tubuh dan menyerang berbagai usia. Abses kulit bisa menyumbat dan mengganggu fungsi jaringan di bawahnya. Infeksi bisa menyebar, baik secara lokal maupun sistemik. Penyebaran infeksi melalui aliran darah bisa menyebabkan komplikasi yang berat.


GEJALA
Akan tampak luka kulit, baik dalam bentuk luka terbuka, luka tertutup maupun benjolan. Luka ini tampak merah dan bisa mengeluarkan cairan. Terdapat pembengkakan yang keras, bila diraba terasa hangat dan nyeri. Bakteri bisa menginfeksi jaringan di sekitarnya dan menyebabkan selulitis. Bakteri juga bisa menginfeksi pembuluh dan kelenjar getah bening di sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Penderita bisa mengalami demam.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Untuk membantu menentukan penyebabnya, bisa dilakukan pembiakan atau pemeriksaan cairan yang berasal dari luka di kulit.


PENGOBATAN
Dokter bisa mengobati abses dengan menyayatnya dan mengeluarkan nanahnya. Sebelum penyayatan dilakukan, diberikan obat bius lokal (misalnya lidokain). Setalah semua nanah dibuang, luka dicuci dengan larutan garam. Kadang kantong abses yang sudah dikeringkan ditutup dengan kasa dan dibuka 24-48 jam kemudian.

Bila abses sudah kering sempurna, biasanya tidak diperlukan antibiotik. Antibiotik diberikan bila infeksi sudah menyebar atau abses ditemukan di bagian tengah atau bagian atas wajah karena bisa menyebar ke otak. Antibiotik yang bisa membunuh stafilokokus dan streptokokus adalah nafsilin, dikloksasilin dan oksasilin. Kompres hangat bisa membantu mempercepat penyembuhan serta mengurangi peradangan dan pembengkakan.


PENCEGAHAN
Usahakan agar kulit di sekeliling luka kecil tetap bersih dan kering. Obati infeksi ringan secara tuntas. Waspada akan tanda-tanda terjadinya infeksi (demam, nyeri, kemerahan, pembengkakan).
SUMBER : http://sehat-enak.blogspot.com/2010_02_01_archive.html
Read more... Pengumpulan nanah Abses Kulit ABSES KUTANEUS

Rabu, 04 Mei 2011

Penyakit Campak berbahaya


Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui seberapa bahayanya penyakit tersebut. Berikut ini kami paparkan tentang seputar penyakit Campak yang dibeberapa daerah swring dianggap penyakit biasa sehingga kurang mendapatkan penangan yang semestinya.

PENYEBAB CAMPAK

Penyebab penyakit campak adalah virus campak atau morbili. Pada awalnya, gejala campak agak sulit dideteksi. Namun, secara garis besar penyakit campak bisa dibagi menjadi 3 fase. Fase pertama disebut masa inkubasi yang berlangsung sekitar 10-12 hari. Pada fase ini, anak sudah mulai terkena infeksi tapi pada dirinya belum tampak gejala apa pun. Bercak-bercak merah yang merupakan ciri khas campak belum keluar. 

Pada fase kedua (fase prodormal) barulah timbul gejala yang mirip penyakit flu, seperti batuk, pilek, dan demam. Mata tampak kemerah-merahan dan berair. Bila melihat sesuatu, mata akan silau (photo phobia). Di sebelah dalam mulutmuncul bintik-bintik putih yang akan bertahan 3-4 hari. Terkadang anak juga mengalami diare. Satu-dua hari kemudian timbul demam tinggi yang turun naik, berkisar 38-40,5 derajat Celcius.

Fase ketiga ditandai dengan keluarnya bercak merah seiring dengan demam tinggi yang terjadi. Namun, bercak tak langsung muncul di seluruh tubuh, melainkan bertahap dan merambat. Bermula dari belakang kuping, leher, dada, muka, tangan dan kaki. Warnanya pun khas; merah dengan ukuran yang tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil.
Bercak-bercak merah ini dalam bahasa kedokterannya disebut makulopapuler. Biasanya bercak memenuhi seluruh tubuh dalam waktu sekitar satu minggu. Namun, ini pun tergantung padadaya tahan tubuh masing-masing anak. Bila daya tahan tubuhnya baik maka bercak merahnya tak terlalu menyebar dan tak terlalu penuh. Umumnya jika bercak merahnya sudah keluar, demam akan turun dengan sendirinya. Bercak merah pun makin lama menjadi kehitaman dan bersisik (hiperpigmentasi), lalu rontok atau sembuh dengan sendirinya. Periode ini merupakan masa penyembuhan yang butuh waktu sampai 2 minggu.

CARA PENULARAN

Yang patut diwaspadai, penularan penyakit campak berlangsung sangat cepat melalui perantara udara atau semburan ludah (droplet) yang terisap lewat hidung atau mulut. Penularan terjadi pada masa fase kedua hingga 1-2 hari setelah bercak merah timbul. Sayangnya, masih ada anggapan yang salah dalam masyarakat akan penyakit campak. Misalnya, bila satu anggota keluarga terkena campak, maka anggota keluarga lain sengaja ditulari agar sekalian repot. Alasannya, bukankah campak hanya terjadi sekali seumur hidup? Jadi kalau waktu kecil sudah pernah campak, setelah itu akan aman selamanya. Ini jelas pendapat yang tidak benar karena penyakit bukanlah untuk ditularkan. Apalagi dampak campak cukup berbahaya.

Anggapan lain yang patut diluruskan, yaitu bahwa bercak merah pada campak harus keluar semua karena kalau tidak malah akan membahayakan penderita. Yang benar, justru jumlah bercak menandakan ringan-beratnya campak. Semakin banyak jumlahnya berarti semakin berat penyakitnya. Dokter justru akan mengusahakan agar campak pada anak tidak menjadi semakin parah atau bercak merahnya tidak sampai muncul di sekujur tubuh.
 

Selain itu, masih banyak orang tua yang memperlakukan anak campak secara salah. Salah satunya, anak tidak dimandikan. Dikhawatirkan, keringat yang melekat pada tubuh anak menimbulkan rasa lengket dan gatal yang mendorongnya menggaruk kulit dengan tangan yang tidak bersih sehingga terjadi infeksi berupa bisul-bisul kecil bernanah. Sebaliknya, dengan mandi anak akan merasa nyaman.


Sumber : Muhammad Fahrurrozi

Read more... Penyakit Campak berbahaya