Sabtu, 06 Juni 2009

obama masuk islam

Pasca memberikan pidato resmi di Mesir di depan ribuan umat Islam di universitas Kairo, saya berkeyakinan Obama akan masuk Islam seperti yang dilakukan oleh raja Najasy dari Ethopia yang masuk Islam setelah membantu melindungi orang-orang Islam yang hijrah ke Etopia pada jaman rasulullah hidup.
Ini menjadi alternatif logis bagi Obama jika tidak ingin melihat Amerika Serikat tumbang dalam pertarungan budaya seperti yang disinyalir oleh Samuel P. Huntington dalam bukunya The Clash of civilization.
Sesungguhnya kehidupan ini merupakan siklus yang berulang, artinya bahwa kejadian-kejadian penting dalam sejarah akan selalu berulang dalam konteks yang berbeda, sampai kebuntuan akan siklus ini akan memprodak sebuah kehancuran yang disebut kiamat. yaitu hancurnya seluruh isi alam dan diganti oleh alam yang lain yang disebut akhirat.
Tedapat beberapa kejadian penting dalam sejarah umat Islam yang insya Allah akan berulang dalam konteks yang berbeda di jaman modern ini. Pertama, Islam dalam kondisi lemah yang membutuhkan pertolongan. Kelemahan umat Islam pada saat ini bukan karena jumlah penganut yang sedikit, akan tetapi lebih pada konteks lemah dalam kemampuan mengiklankan kebenaran Islam dalam bahasa yang lebih familiar bagi para pelaku dan penggiat ilmu pengetahuan, sehingga tidak dipandang sebagai teroris seperti saat ini. Kondisi riil yang terjadi saat ini, orang-orang Islam yang benar-benar memegang tegush ajaran alquran dan hadist dianggap sebagai teroris, sedangkan yang islam ktp atau yang ngaku-ngaku Islam tapi tidak melaksanakan ajaran agama dianggap Islam yang benar. Semua ini karena lemahnya kalangan Islam dalam menjelaskan Islam dalam bahasa pengetahuan.

Kedua, orang-orang Islam akan melakukan hijrah. Saat ini begitu banyak muslim Afganistan yang berusaha hijrah ke Australia dan bahkan mungkin ke Amerika serikat. Pertanyaannya, kenapa harus kesana? Seperti kita ketahui AS dan Australia merupakan 2 negara yang relatif bisa melindungi hak-hak masyarakat sipil. 2 negara yang memiliki kekuatan besar dalam dunia internasional.
Ketiga, kalau di zaman rasulullah dua negara adidaya tumbang oleh kekuatan senjata Umat Islam, maka dua adidaya saat ini Soviet dan amerika akan tumbang oleh umat Islam dengan kekuatan Kebenaran. Kebenaran yang di miliki oleh ajaran Islam yang ada di dalam alquran sebagai kitab yang tidak pernah disentuh oleh pemikiran manusia, kitab yang benar-benar datang dari Allah SWT.
Dua hal yang paling menarik adalah disamping Amerika Serikat adalah negara yang dihuni oleh orang-orang cerdas yang memiliki kapasitas pemikiran yang memadai untuk menerima kebenaran, disisi lain adalah bahwa secara sosiologis ada kecenderungan dalam diri manusia yaitu menemukan sesembahan atau yang kita sebut dengan Tuhan. Islam menyebutnya HANIF. Orang Jepang (agama sinto) menyembah matahari, orang persia (agama Zoroaster) meyembah api, bintang-bintang dsb, adalah sebuah bukti tak terbantah bahwa manusia tidak bisa bebas dari mencari tuhan jika ingin menemukan kebahagiaan.
Beda halnya dengan Komunis yang mencoba menegaskan keberadaan Tuhan dengan Mengembangka Paham Atheis. Secara tidak langsung mereka mengakui keberadaan Tuhan tetapi membantahnya atau menegasinya dengan alasan untuk dapat melaksanakan paham komunis secara totalitas. Itu hanya alasan Sosiologis bukan alasan kebenaran dan tidak mungkin terwujud. Lalu apa hubungannya dengan Obama masuk Islam?
Obama adalah seorang sosok yang reformis dan egaliter, seorang sosok yang biasa membuka diri pada hal-hal yang menyangkut kebenaran. Seperti halnya figur figur lain yang ada di AS yang mengagungkan kebenaran ilmu pengetahuan, bukan tidak mungkin Obama pun akan tersentuh oleh ajaran islam yang nota bene mengandung kebenaran yang hakiki.
Akhirnya semakin banyak umat Islam yang bermigrasi ke AS, dengan sendirinya akan secara alami memberikan gambaran kepada warga AS untuk mengenal islam secara langsung dan lebih detail. Pada akhirnya Kita akan menunggu kerja ALLAH SWT, akan memberikan Obama Hidayah atau tidak itu kputusannya. Mudah-mudahan obama tidak termasuk salah seorang manusia yang di kunci mati oleh Allah hatinya (baca Al Baqarah), dan tidak ditakdirkan sebagai Ula ika Kal an"am, atau orang Yang menempati Sarrul Bariyyah (baca Surat Al Bayyinah). Semoga Obama benar-benar masuk Islam, amiin...

5 komentar:

  1. Klo obama muallaf, maka suatu kesyukuran... Namun, sy rasa tidak semudah itu kita menelan begitu saja informasi yang melintas di telinga, ataupun mata kita.
    Pada hakikatnya, bukan saja Obama ato orang2 ternama dunia yg menjadi muallaf, SEMUA ORANG pasti Muallaf klo dia memaksimalkan pikirannya, karena semua yang ada di jagad raya ini tidak tercipta dengan sendirinya melainkan ada yang maha hebat, maha kuata, maha memiliki.

    BalasHapus
  2. Assalamu alaikum wr..wb..
    bismillahirrahmaanirrahim.., asyhadu allaa ilaaha illallahu wassyhadu anna muhammadarrasulullah,,, Allahummasholli ala muhammad waala ali muhammad,,,,hasbunallah wani'mal wakiil...,,, ilahi anta maksudi waridhoka matlub...,,,
    Ihdinasshiraathalmustaqiim...............

    semoga rahmat, rahim dan petunjukNYA senantiasa meliputi dunia kt masing-masing (mikrokosmos)

    Fissabililhaq...,,,saudaraku, sahabatku, abangku sekaligus guruku dlm byk hal.., atas ijin Allahu SWT, sy scr pribadi salut atas pemikiran cerdas yang disampaikan bg fis dalam tulisan ini yg mengatakan bahwa sebenarnya masa lampau, masa kini dan masa yg akan datang adalah juga sedang terjadi sekarang. atau disana, disitu dan disini sebenarnya yang ada hanyalah "disini", mungkin kurang lebih seperti itu yg dpt sy pahami yg bg fis maksudkan dengan peristiwa yg berulang-ulang, namun beda konteks..., semoga cara memahami kt sama bg....

    tugas utama kt hr ini dan sampai sandiwara dunia ini berakhir adalah mencoba menggali dan mengeksplorasi informasi2 tersembunyi di sisi Allahu SWT (dlm kitab yg nyata = lauh mahfuzh, dimana catatan hidup seluruh makhluk tercantum semua disana. tidaklah sembarang hamba mampu mengakses catatan2 disisi Allah tsb, hanya hamba yg betul2 dengan kemurnian menghamba kepadaNYA sj yg akan mampu memetik banyak informasi ilahi..., semoga bg fis termasuk didalamnya, amin......

    sukses slalu buat bg fis dalam cinta dan cita sebenarnya....

    BalasHapus
  3. saya rasa ga akan semudah itu buat Obama jadi muallaf... apalagi justru skarang ini orang yang pintar justru jadi rendah kecenderungan berTuhannya... terutama di negara Barat sana...

    tapi ya Wallahu a'lam, mana tahu ;)

    BalasHapus
  4. Wallahu alam.
    Semoga Obama dapat hidayah

    dzajakumullah saudaraku and salam kenal, thanks

    BalasHapus