Kamis, 12 Agustus 2010

Knocking on heaven's door dengan Lapar, bukan Kelaparan

Dalam keadaan lapar maupun kelaparan, kondisi perut sama-sama kosong. Hanya saja pada keadaan lapar, hal itu memang sengaja diniatkan dan dilaksanakan dengan berpuasa karena iman. Lapar tentu saja berbeda dengan kelaparan jika kita fahami lapar dari banyak sisi.

Saat kelaparan, manusia berada dalam situasi dimana ia tidak berdaya karena tidak memiliki bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan fisiknya, sementara ia ingin makan.
Inilah yang menyebabkan pada kasus kelaparan, manusia cenderung bersikap apapun demi memenuhi kebutuhan biologis mereka. Kelaparan telah membutakan akal. Itulah penyebabnya umat Islam dianjurkan bekerja keras mencari nafkah agar terhindar dari kemiskinan atau pun kelaparan.

Sedangkan lapar yang dimaksud Rasulullah Saw adalah suatu situasi biologis dimana manusia membiarkan atau sengaja berada pada kondisi perut yang tidak terisi. Kita dianjurkan untuk sering-sering merasa lapar agar bisa mengetuk pintu surga (Knocking on heaven's door). Dengan merasa lapar, kita juga ikut merasakan betapa laparnya saudara-saudara kita yang hidupnya miskin dan papa, sehingga memacu tiap individu yang beriman ikut memberi makan pada kaum papa, anak yatim, fakir miskin, janda-janda tua dan para du'afa di sekitar kita.

Ada jalan yang paling menyenangkan untuk sampai pada kondisi lapar yang dianjurkan Allah SWT. Sebuah jalan yang paling pantas yaitu puasa. Puasa adalah ibadah paling istimewa di bulan istimewa Ramadhan yang diwajibkan Allah bagi hamba-Nya.

Pada bulan puasa, Allah mendatangkan berkah, mengirimkan rahmat, mengampuni dosa-dosa, menerima shalat kita, menghargai setiap usaha kita dalam menjalankan kebaikan, bahkan memuji kita di hadapan para Malaikat, Subhanallah...

Sungguh merugi dan patut dikasihani jika pada bulan istimewa Ramadhan kita tidak mendapatkan ampunan-Nya dan meraih pintu surga.

Inilah jalan paling menyenangkan untuk mendapatkan kondisi lapar yang terjaga, sebab puasa adalah menahan makan dan minum sejak waktu terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.
Tetapi hanya lapar atau puasa yang diimani dan diniatkan semata-mata untuk Allah saja yang akan membawa manfaat besar bagi kita. Salah satu manfaat itu adalah ketenangan.

Secara medis, ketenangan ini akan mendorong tubuh mencapai penanggulangan stressor (tekanan drastis) yang positif terhadap perubahan hormon tubuh selama berpuasa.
Semua ini akan berakibat tubuh dapat beradaptasi sehingga mampu menurunkan kadar kortisol dan terjadi peningkatan imunitas.
Alhasil, dengan berpuasa tubuh malah jadi lebih sehat dan tahan penyakit karena terjadi peningkatan imunitas (kekebalan tubuh).

Jadi, kita berpuasa dengan niat yang lurus karena iman kepada Allah SWT, niscaya akan mendapatkan ketenangan jiwa yang luar biasa. Ketenangan inilah yang akan mampu mengontrol emosi atau nafsu negatif dalam diri. Inilah yang disebut Rasulullah Saw bahwa puasa adalah cara utama memerangi nafsu, sedangkan hawa nafsu adalah tempat bercokolnya setan. Lewat hawa nafsulah setan menggoda manusia.

Nafsu tersebut akan menjadi semakin kuat dengan makan dan minum seperti yang disabdakan Rasulullah Saw :

"Sesungguhnya setan itu mempengaruhi anak-anak Adam dengan memasuki aliran darah mereka.
Maka sumbatlah jalan-jalannya itu dengan lapar.
(Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Selama perut kita kenyang bahkan kekenyangan, selama itu pula  menjadi tempat subur bagi  tumbuh dan berkembangnya kekuatan setan. Selama perkembangan itu berlangsung, keagungan tuhan tidak akan tanpak. Kemuliaan-Nya akan terus tertutupi.
Nah, sodara sodari termasuk golongan yang mana? Yang lapar karena iman atau kelaparan karena nafsu ? Walahu a'lam bishawab

Dari berbagai sumber, gambar postingan di sini 

61 komentar:

  1. Nawaitu shaum.. lillahi ta'ala. Niat puasa hanya karena Alloh semata. Puasa satu bulan penuh memang menjadi sarana untuk memperbaiki ritme tubuh, hati dan pikiran setelah sebelas bulan lainnya beraktivitas.

    BalasHapus
  2. benar juga mas terimakasih
    selamat bulan rhamadan

    BalasHapus
  3. puasa adaLah menahan hawa nafsu, makna daLam menahan hawa nafsu sangat Luas, yakni berbagai keinginan merupakan sebuah hawa nafsu yang patut untuk dikendaLikan. karena hawa nafsu menyangkut kecerdasan emosi yang koreLasinya bisa sedih, senag, marah, semangat, maLas, dan Lain sebagainya.
    sehingg diharapak dengan keterbiasaan meLakukan ibadah puasa, kita bisa mengendaLikan diri dari hawa nafsu yang seLama ini mengendaLikan kita. termasuk hawa nafsu "maLas", yang menyebabkan seseorang menjadi miskin, baik miskin moriL maupun miskin materiL.

    BalasHapus
  4. wah
    kayak lagunya gunros
    hehehehehe
    berkunjung,,,

    BalasHapus
  5. lapar dan kelaparan memang sangat berbeda jauh sob, dengan berpuasa secara utuh maka kita akan mengambil makna rasa syukur yang sangat atas rahmat Allah selama ini, yang tidak akan kita rasakan bila kenyang.

    Seperti sabda Rasul:

    " Ya Allah, hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, matikanlah aku dalam keadaan miskin, dan bangkitkanlah aku dihari kemudian bersama golongan orang miskin". (HR.Ibn.Majah)

    BalasHapus
  6. Terimakasih pencerahannya ya....

    BalasHapus
  7. oke deh om, lapar dan kelaparan itu beda :)
    selamat pagi, semangat selalu yaaaa :)

    BalasHapus
  8. amin...
    ternyata dng berpuasa, malah menjadikan daya tahan tubuh kita kuat ya..hehe..makasi infonya ya mas..:)

    BalasHapus
  9. Artikel menarik dan bermanfaar. Selamat siang Gaelby.

    BalasHapus
  10. selamat menunaikan ibadah puasa ya bang gaelby
    mohon maaf lahir dan batin :)

    BalasHapus
  11. Bersyukurlah kita yang tidak dibiarkan kelaparan ya Sob... untuk itu kita puasa ya Sob.....

    nice...

    BalasHapus
  12. menyikapi puasa sebagai suatu pemurnian diri dan mengangakt kita untuk lebih dekat dengan Sang pemberi kehidupan

    BalasHapus
  13. kekenyangan emang bikin kita selalu terpikir bagaimana memuaskan diri selanjutnya qe3 Mengejar materi hingga lupa sholat seperti masih saya lakukan, hiks :(

    Btw jadi inget lagu-lagunya G'nR, yang terngiang di hari puasa ini: Patience, sabar qe3 trims masbro

    BalasHapus
  14. alhamdulillah masih bisa menikmati bulan ramadhan penuh hikmah taun ini :)

    *anyway, pasang link blog angsajenius dong hehe

    BalasHapus
  15. hemmm...
    baru atu ane kalau lapar menahan gerak-gerik setan...tapi kenapa ketika lapar marah kita jadi semakin besar?padahal setan kan disumbat...

    bulan puasa memang bulan yang baik untuk berbagi...bahkan pintu kebaikan dibuka jadi lebih banyak...sekedar memberikan seteko teh di acara tadarus musholla...itupun jadi suatu amal...amin...

    BalasHapus
  16. >Gaphe : Sepakat bro, semoga training di Ramadhan kali ini dapat membias pd 11 bulan lainnya. Thanks:)
    >Kurniawan: Thanks, salam hangat :)
    >Om Rame : Pencerahan tambahannya sgt membantu om, Dzadjakallah :)
    >Rezky : Yuph, kyak lgu GnR, hhehee :) thanks
    >Ammy : Sepakat bnget dek, sadaqallahu'aziim wa sadakaRasulullah Saw. thanks
    >Alreza : thanks balik salam hangat :)

    BalasHapus
  17. >Four : Thanks balik :)
    >WInd : yuph, sehat dg berpuasa
    >Newsoul : Thanks slamat berpuasa
    >Julie : Maaf lahir bathin, met berpuasa
    >Ferdinand : Thanks sob, ttap smangat :)
    >Roney : Setuju bnget bro, thanks
    >Inung : Yuph, puasa itu sabar kyak patience GnR :)) thanks sob !
    >Rahma : Alhamdulillah, Segera aq psang dek :)
    >Ayub : Sepakat bnget saudaraku, thanks dah mo mampir :)

    BalasHapus
  18. Thanks sharenya,..
    salam hangat ..

    BalasHapus
  19. itulah nikmat yg kita terima dengan berpuasa...
    kita semakin disadarkan bagaimana kita merasakan lapar dan dahaga.dimana masih bnyaknya saudara" disekeliling kita "terpaksa" menjalankan puasa karena keterbatasan.tak mampu membeli makan dan minum.semoga dampak dari puasa ini kita mengerti pentingnya arti saling berbagi.

    BalasHapus
  20. nikmati lapar lapar sekarang ini, jalan menuju iman

    BalasHapus
  21. Kita akan dapat menikmati kenyang jika kita pernah merasakan lapar.
    Semoga ibadah kita thn ini lbh baik dr thn lalu.

    Mas, font-nya kecil banget. Kerja keras retina mata saya. he he he..!

    Thanks y sdh follow my site..!

    Salam Ukhuwah

    BalasHapus
  22. meski lapar tapi nikmat rasanya

    BalasHapus
  23. menurut sirah nabawiyah nabi malah sering mengikat perutnya dengan batu agar tidak terlalu kelaparan

    BalasHapus
  24. lapar masih bisa di kendalikan, musuh yang utama adalah hawa nafsu

    BalasHapus
  25. Kalo gitu lebih baik banyak2 minum air aja ya. kan setan dibuatnya dr api, kalo kita banyak2 minum dia bakalan angus nggak ya? hehe btwjangan lupa mampir ke postinganku yang judulnya "Minta Tolong" ya, thx ^^

    BalasHapus
  26. insya Allah niat puasa hanya untuk Allah. semoga amalan ibadah di bulan puasa ini semakin meningkat..

    BalasHapus
  27. mana nih sob, postingan barunya :D

    BalasHapus
  28. puasa dan menahan lapar sangat banyak manfaatnya

    BalasHapus
  29. InsyaAllah karena Iman :), Puasa tak akan pernah menjadikan orang mati kelaparan hehehe

    BalasHapus
  30. hallo kawand....

    mampir jalan2 lg ah smbil ngabuburit ketmpt kawand-kawand tercinta..

    SALAM BERKAWAND ,,,,..

    BalasHapus
  31. LulusSUtopo : Thank, salam hangat balik sob :)
    Etam : Opini tambahanya mencerahkan, thanks :)
    Bhogey : Yuph, lapar karena iman bro, thanks:)
    Sri Ayu : Salam ukhuwahMbak, Fontnya akan sya perbaiki, thanks :)
    Sang Cerpenis : Sama2 Sob, salam hangat :)
    Tomo : Nikmat berbuka saat klimaks rasa lapar gan Thanks :)
    Munir : Benar banget sob. Salam hangat dan trims :)

    BalasHapus
  32. Blogger : Sepakat bro, thanks :)
    Fahma : ckk...ckk.. :) Segera meluncur ke TKP :)
    Remaja : Yuph. thanks
    Faisal : Sepakat bro :) thanks
    Meutia : Amiin, Allahumma amiin.
    Four : Thanks.
    Attaya : Sepakat bro, thanks :)
    MasKholik : Sama2 mas, segera ke tkp :)
    Nyun : hee..heee, betul betul betul, thanks dek :)
    Anggar : Makasi kawan dah mo mampir, salam hangat:)

    BalasHapus
  33. subhanallah, postingan yang mencerahkan di bulan suci ini sekaligus bisa saya jadikan sebagai rujukan selama berpuasa di bulan ramadhan. terima kasih share-nya.

    BalasHapus
  34. sangat mencerahkan , met berpuasa, mhn maaf lahir dan batin

    BalasHapus
  35. makna puasa memang sangatlah tinggi...semoga kita semua dapat memanfaatkan momentum ini dengan hati yg ikhlas dan penuh pengabdian pada Illahi Robbi..amin

    BalasHapus
  36. lapar dengan kelaparan... emang sangat berbeda.. puasa..adalah cara untuk lapar.. supaya tidak kelaparan... tapi kalau kelaparan...apakah perlu puasa??? laah trus gimana neehh.. jadi mikir yg nggak-enggak heheeee

    BalasHapus
  37. aku pernah denger hadits itu tapi udah lupa, makasih udah diingetin lagi, :)
    met berpuasa..

    BalasHapus
  38. Bener banget... sudah banyak contoh kasus dimana kelaparan benar2 telah membuat orang kehilangan akal. Ibu2 rela membunuh buah hatinya sendiri karena takut kelaparan...

    BalasHapus
  39. Semoga kita dapat meraih kemenangan...
    Terima kasih sekali utk sharing yang luar biasa ini.

    BalasHapus
  40. bila kita sering lapar (mensengaja puasa sunah)maka tubuh kita akan menjadi lebih bugar asal memang dengan niat yang lurus

    BalasHapus
  41. met puasa moga puasa kita bukan hanya sekedar menahan haus dan lapar...

    BalasHapus
  42. Bedanya kelaparan karena nafsu tidak pake niat yang berupa bacaan, niatnya ya cuman cari makan supaya kenyang. Sedangkan puasa karena iman, diniati dengan lafal dan hati. Happy Ramadhan.

    Maha Suci Allah yang telah menetapkan puasa sebagai ibadah dengan segala manfaatnya, baik dari segi religius (keagamaan) maupun dari segi medis.

    BalasHapus
  43. >Rizal : Thanks dah mo mampir :)
    >Sawali : Met berpuasa, Semoga terinspirasi sob :)
    >Dino : Thanks, maaf lahir bathin
    >Waroeng : Amiin Allahumma amiin. Thanks
    >Elmoudi : Heehee... thanks buat responnya, salam hangat

    BalasHapus
  44. >S.dudunk : Happy Ramadhan, salam hangat :)
    >Catatan : Na'uzubillah minzalik :(
    >The others : Amiin, Allahumma amiiin...
    >Pakde : Sepakat bnget pakde, thanks
    >Aulawi : thanks sob, salam hangat :)
    >Pelangi : Subhanallah ! Thanks buat pencerahan tambahannya. Salam hangat :)

    BalasHapus
  45. saat ketika Lapar mengeLuh dan saat ketika kenyang kembaLi mengeLuh juga, saLah satu keLaparan yg sesungguhnya adaLah karena sudah merasa kenyang dengan keLuhan.

    BalasHapus
  46. lapar bukan berarti kelaparan
    Allah tidak akan membiarkan hambanya mati kelaparan

    BalasHapus
  47. klo kita2 skrg ini, lapar yang berpahala yah.. :)
    Met berpuasa sob..
    Btw, pic headernya bagus tuh.. :)

    BalasHapus
  48. iya.. yuk rame2 mengetuk pintu surga, bareng2, karena lebih senang rame2 di sana..

    BalasHapus
  49. itulah sebabnya ada perintah zakat agar saudara kita yang kekurangan tidak kelaparan.

    BalasHapus
  50. Dan perlu kita ketahui berpuasa itu juga temasuk obat mag...

    BalasHapus
  51. Lapar puasa akan mengajarkan kita rendah hati selalu kawan...
    Begitu banyak manfaat puasa bagi lahir batin kita. Rasanya kurilkulum Allah tidak ada yang sia-sia.

    Salam kenal balik. Aku da follow balik & salam ukhuwah...

    BalasHapus
  52. >OmRame : Thanks Om :) Fabiairialaa irabbikumatukaziibaa...

    >Abi : Sepakat bnget sob, thanks

    >Lina : Thanks, Lapar yg berpahala :)

    >Kikrit : Subhanallah, thanks

    BalasHapus
  53. Readher: Thanks andinda, yuk rame2 ke sana :)
    Faiz: Thanks sob dah mo follow
    Khaliza :Yuph, sepakat bnget Mbak. Thanks

    Muza : Kurikulum Allah tidak ada yg sia2 dan tidak diciptakan secara kebetulan. Salam ukhuwah :)

    BalasHapus
  54. Trims atas pencerahannya sobat. Bahan 'renungan' bagi umat muslim yang menjalani ibadah puasa bulan Ramadhan ini. Salam sukses sobat.

    BalasHapus