Senin, 26 Juli 2010

Meragukan eksistensi Cinta berarti meragukan Tuhan

Meragukan eksistensi Cinta berarti meragukan eksistensi Tuhan-  seyogyanya disebut penghianatan terhadap Tuhan. Membicarakan Cinta sama halnya dengan membicarakan Tuhan, karena membicarakan sesuatu yang sifatnya abstrak dan misterius, tetapi getaran dan rasa biasnya dirasakan tanpa direncanakan.

Filsuf tersohor Helmet dan Rene Descartes memang pernah mengatakan, de omnibus dubitandum (Segala sesuatu harus diragukan). Mereka beranggapan bahwa meyakini yang ada dalam hidup ini harus dimulai dari meragukannya. Tetapi dalam pengakuan Helmet  sendiri bahwa ia tidak akan pernah rela jika cintanya diragukan oleh kekasihnya Ophelia yang ia abadikan dalam puisinya :

Ragukan bahwa bintang-bintang itu api
Ragukan bahwa matahari itu bergerak
Ragukan bahwa kebenaran itu dusta
Tetapi jangan pernah meragukan cintaku. 

Cinta dan mencintai adalah landasan dan dasar dari eksistensi manusia. Mereka yang tidak lagi memiliki kemampuan untuk mencintai tidak layak disebut manusia. Mati dan lenyapnya cinta di dunia berarti musnahnya manusia dan lenyapnya nilai-nilai kemanusiaan (humanisme values)

Kahlil Gibran  mengatakan;  hiduplah karena cinta, dalam cinta, dan untuk cinta.   Ia pun mengatakan dalam salah satu tulisannya, bahwa cinta itu berasal dan akan kembali pada Tuhan, bahkan cinta berada dalam Tuhan dan merupakan bagian dari tubuh Tuhan itu sendiri.

Secara umum, cinta itu berasal dari kecenderungan dan ketertarikan perasaan pada sesuatu yang indah, menyenangkan, menggairahkan dan menyejukkan sehingga memunculkan obyek cinta yang beragam. Ada cinta ketuhanan, cinta kemanusiaan, cinta alam semesta dan cinta romantik (lawan jenis).

Dari semua obyek cinta ini para Sufi, Filosuf, dan tokoh-tokoh romantis menyimpulkan bahwa cinta kepada Tuhan adalah sumber dan muara dari berbagai bentuk cinta yang ada di muka bumi.

Sastrawan Jalaluddin Rumi bahkan berkesimpulan bahwa cinta adalah yang diciptakan Tuhan yang pertama kali. Karena Tuhan adalah segala-galanya dalam hubungan cinta, maka mencintai segala sesuatu dalam dunia harus mengarah kepada-Nya, dan harus berada di bawah naungan cinta-Nya.

Dalam wilayah kemanusiaan, seseorang pasti tidak terlepas dengan hubungan interaksional antara sesama mahkluk ciptaan Tuhan. Tentu saja hubungan itu diharapkan penuh dengan kasih sayang, kedamaian, keadilan dan saling menghargai hak sesama.
Semua itu akan terwujud jika dilandasi oleh cinta, karena semua keinginan adalah bagian kecil dari nilai-nilai dasar yang ada dalam cinta. Sehingga saling iri, saling hujat menghujat, saling caci, dan saling mencari kesalahan adalah perbuatan yang kontraproduktif dengan fitrah manusia yang mengerti tentang makna cinta.


Cinta kepada Tuhan adalah fitrah manusia yang akan melahirkan energi ilahiyah untuk berbuat sesuatu yang baik dan bermanfaat. Pecinta yang pernah mencium dan memeluk pacarnya sebelum ikatan pernikahan, kemudian ia tertawa bahagia dan merasa puas, maka ini bukan disebut cinta. Sebab semestinya ia harus menangis dan bertaubat karena sesungguhnya ia telah menodai esensi cinta pada Tuhan.

Dari berbagai sumber, image di sini

64 komentar:

  1. jadi inget dasa darma pramuka. cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. makanya dulu pacaran mulu kerjaannya. hehehe

    BalasHapus
  2. suka quotes yang ini : akan melahirkan energi ilahiyah untuk berbuat sesuatu yang baik dan bermanfaat... menurut saya itulah representasi dari cinta yang sesungguhnya.

    BalasHapus
  3. malem sobat....
    berkunjung nich
    makasih

    BalasHapus
  4. Cinta karena Allah dan Benci Karena Allah akan menjadi filter sekaligus tolak ukur dalam suatu hal.
    nice posting.
    Owy blognya terasa berat sekli mas setiap saya buka....trimakasih

    BalasHapus
  5. tak pernah habis jika membahas cinta, apalagi cinta kepada sang pemilik raga :), maaf telat berkunjung hehe

    BalasHapus
  6. Karena semula cinta adalah milik-Nya, maka hanya kepada-Nya lah cinta itu sepantasnya dilabuhkan. Karena cinta pada Tuhan adalah cinta tanpa akhir..

    BalasHapus
  7. keren postingannya.. emang sih cinta itu kekuatannya dahsyat, bisa mengubah banyak hal.

    BalasHapus
  8. pastinya cinta yang didasari nurani, tempat bersemayamnya hakekat ilahi ^_^

    BalasHapus
  9. hmm..."cinta" what a wonderful word!Dunia ini tanpa cinta,pasti musnah.

    Nice post bro.Thanks kunjungan dan follownya ya.Ku follow balik pakai blogku yang lain ya,blog yg ini dah gak bisa dibuat menfollow.

    BalasHapus
  10. cinta yang paling indah...dialah inspirator yang paling cantik bagiku, dan bahkan bagi dunia...cinta tak akan pernah membuat dirinya menjadi hal paling akhir, karena dialah yang merupakan awal dari segalanya, selamanya...pun, karena cinta Tuhan jugalah, kita boleh ada di sini...

    BalasHapus
  11. yup betul banget
    dunia ini penuh dengan cinta
    jangan ragu dengan cinta Allah yang luar biasa
    salam kenal
    chika izin follow^^

    BalasHapus
  12. Pagi sobat...Cinta emang penuh warna Tapi cinta kepada-Nya membuat hati tenang dan tak ada akhir.

    BalasHapus
  13. yang meragukan eksistensi dari cinta berarti juga kehilangan makna yg sesugguhnya dari cinta. ia hanya mengikuti rasa yg muncul dalam dirinya

    BalasHapus
  14. Seringkali kebanyakan dari kita memaknai cinta dengan cara yang salah...

    BalasHapus
  15. >Rawins : ckk..ckk.. Salam pramuka jga, thanks :)
    >Gaphe : Thanks bro atas tanggapannya.
    >Imtikhan : Malam jga, thanks dah mampir
    >Chugy : Yuph, spakat bro :) gadget Htmlnya akan sya kurangi, thanks
    >Pak Tani : Thanks sob dah mampir :)

    BalasHapus
  16. >Inuel : thanks dah mo mampir :)
    >Nila : Yuph, Thanks dek atas tanggapannya.
    >Meutia : Sepakat dek ! thanks
    >Aryadevi : Yuph, spakat bro :)
    >Aisya : Thanks bro dah mampir :)
    >WIn : Opini tambahannya inspiratif, thanks
    >Chika : Tak ada keraguan untuk ALlah, thanks
    >Arif : Thanks bro :)

    BalasHapus
  17. >Justmeilan : Pagi jga sob ! thanks dah mo mampir :)
    >Roney : Yuph, Thanks atas tanggapannya.
    >Catatan : Sepakat sob. thanks
    >Elok : hehee... thanks
    >Dwi : Yuph, spakat bro :)
    >Kcb : Thanks bro dah mampir :)

    BalasHapus
  18. terus kalo menduakan cinta berarti...

    BalasHapus
  19. "Nice artikel, inspiring ditunggu artikel - artikel selanjutnya, sukses selau, Tuhan memberkati anda, Trim's:)"

    BalasHapus
  20. cintaaa... semoga kita semua slalu dipenuhi dengan cintaa...
    heheee,,, :D

    BalasHapus
  21. ini postingan gile bener, ku cintai kau...maukah mencintaiku?

    BalasHapus
  22. Bener sekali, nice article, kata kahlil gibran ini bs untuk melindungi kita dr perbuatan keji, mengarahkan kita utk sll dlm posisi semestinya dan membatasi kita utk tak melanggar batas norma, cinta bs membina asal tak disalah gunakn..

    BalasHapus
  23. >Tukang : Hehee... :)) Thanks Bro :)
    >Yohan : Trims, Amiin :)
    >Ieyaz : hehee... thanks dek :)
    >M.AVip : thanks saudaraku. i love u too :)
    >Lillah : Yuph spakat bnget Mbak. Thank atas responnya :)

    BalasHapus
  24. Nice article :D
    eksistensi cinta emang ga perlu diragukan ^^

    BalasHapus
  25. Subhanallah, tergetar dada ini membaca kata energi illahiyah. Sungguh inilah yang sedang dicari dalam setiap denyut jantung. Kebahagiaan yang tidak menguras banyak tetesan air mata ketika tersentuh energi itu. SUngguh aku merangkak mendekatinya dengan membuang ganjalan dosa yang terus menempel
    Insya Allah

    BalasHapus
  26. Alhamdulillah aku tidak meragukan cinta gan.
    Alhamdulillah aku mencintai dan dicintai seseorang.

    Selamat malam gan.
    Selamat beristirahat, tengkyu kunjungannya

    BalasHapus
  27. cintaaaa....
    alhamdulillah slalu ada cinta...

    BalasHapus
  28. semoga selalu ada cinta didalam hati ini.. :)

    BalasHapus
  29. saya masih ingat ini: 'berbahagialah yang dihidupkan hatinya oleh cinta, namun waspadalah yg dibutakan hatinya oleh cinta. seindah2 cinta adalah cinta kepada Penggenggam Alam Semesta, Dzat Yang Maha Mencintai yang tiada pernah terputus cinta-Nya.."

    BalasHapus
  30. >Steff: Yuph, Thanks dek :)
    >Pakies: Subhanallah ! Dzadjakallah saudaraku :)
    >Tomo: Thanks gan dah mo mampir :)

    BalasHapus
  31. >Riesta : Alhamdulillah dek, trims :)
    >Fitri : Amiin Allahumma amiin...
    >Sukardi : Renungan tambahannya mencerahkan bro. Thanks :)

    BalasHapus
  32. Sodaraku, link antum udah ane tempel di blog ane

    BalasHapus
  33. wah... renungan di setiap posting mu sangat masuk ke relung kalbu sob... trims ya.....

    BalasHapus
  34. betul skali sobat, bukankah cinta itu adalah anugerah dari Tuhan???

    BalasHapus
  35. tanpa cinta, apa jadinya dunia ini??
    jd cintailah cinta...

    tebarkan cinta ke seluruh dunia!

    BalasHapus
  36. kunjungan balasan sob, memulai memang susah SOB, tetapi jika ditemani seorang sahabat semua seakan mudah, itulah esensi cinta menurut saya.

    Cinta mendatangkan sahabat, mendatangkan kebahagiaan. Terlebih jika kita mencintai Allah, dan Allah membalasnya, kita berjalan mencintai Allah dan Allah akan berlari membalas cinta kita.


    salam kenal ya, sering-sering maen k blog saya sob, Best Regards.
    http://titopoenyacrita.blogspot.com

    BalasHapus
  37. >Pakies : Thanks, insya Allah linkmu aq pasang jga :)
    >Nyanu Amibae : Thanks dah mo mampir :)
    >penghuni60 : Yuph, Semuanya anugerah Tuhan, thanks :)
    >Science box : Thanks, cintailah cinta :)
    >Tito : Salam kenal balik. Yuph, cinta mendatangkan banya sahabat. Sy sepakat sob :)

    BalasHapus
  38. malam
    kapan blue bis abuat artikel sebagus u nich.ehhehe
    salam hangat dari blue

    BalasHapus
  39. saya suka sekali alur artikel ini, dialektika hidup dan mengena di batin qe3 Apalagi pas dibaca menjelang malam makin dalam :)

    Btw makasih sobat udah mampir dan komment, barusan aku follow dan link gaelby udah aku pasang di Blogroll/jelajah, pada huruf 'G'

    Salam blogger dan trims berat :)

    BalasHapus
  40. Mengantarkan menu malam masih hangat, monggo di cek ke rumah ane

    BalasHapus
  41. salaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaam.....

    BalasHapus
  42. Cintaaaaaaaa… adalah sebuah Misteri Illahi…..
    Tak pernah diketahui kemana datang dan perginya
    Cinta tak bisalah dipaksakan apalagi memaksakan
    Cinta sungguh jalan yang tak dimengerti oleh pikir dan logika

    Ketika tiada rasa siapa sanggup berusaha
    Bahkan menjauh dan menjauhlah ia darinya
    Ketika rasaaaaa itu datang menerpa sang diri
    Insan mana yang kuasa untuk bertahan menolaknya

    Tertariklah insan kedalam pusarannya
    Tanpa kuasa bagi sang diri untuk melawannya
    Cinta adalah anugerah Illahi yang terbesar yang pernah ada
    Bagi mereka umat yang dicintai dan dipilihNYA

    Karena Cinta alam semesta raya dan berbagai dimensinya hadir
    Karena Cinta Manusia dan segala makhluknya adaaaa
    Karena Cinta maka Dia ingin dikenal melalui diriNYA
    Cinta… sekali lagi cinta sungguh indah tiada terbayangkan

    Cinta pertama begitu menggelora menggebu gebu
    Seakan jantung berhenti berdetak rasanya meregang
    Cemburu rindu dan kerinduan selalu membakar
    Sang diri tertanam dalam peluk erat cinta pertama

    Cinta pertama adalah modal awal dalam proses pemurnian
    Cinta pertama harus kita rawat dengan baik dan biarkan tumbuh
    Cinta pertama hati hatilah jangan sampai layu sebelum berkembang
    Karena akan menyesallah sang diri sampai mautkan menjemput tiba

    Melalui pemurnian demi pembersihan dan penyucian
    Cinta pertamapun hilang berubah menjadi cinta sejati
    Akhirnya cinta lenyap yang tinggal hanya kasih sayang
    Aku hilang tinggallah Engkau, Engkau, Engkau dan Engkau

    Siapa yang mengerti dan mengetahui arti dan maknanya
    Hanyalah jiwa jiwa yang merasakan dan hati hati yang rindu
    Merekalah para penempuh jalan Cinta… dalam derai tetes bahagia
    Dalam keheningan malam nan syahdu diri tergetar lembut mesra

    Salam Sayang

    Salam Kangen

    Salam Rindu

    Salam Cinta untukmu para pejalan CINTA..

    BalasHapus
  43. setuju sob,, memang cinta untuk di syukuri bukan untuk di ragukan..
    thanks sudah berkunjung ke blogku.

    BalasHapus
  44. cinta memang materi yg paling indah dan saya setuju jika menghianati cinta sama saja dgn menghianati TUHAN, karna cinta adalah anugrah dari TUHAN. ( sok-sok an,hehe )
    salam kenal ya sob...izin tukeran follow and di tgu kunjungan baliknya...

    BalasHapus
  45. begitu dalamnya makna cinta, banyak orang mengatasnamakan cinta, padahal itu zina........... nauzubillah,.

    BalasHapus
  46. cerita yang indah mengenai cinta... :)

    salam kenal ^_^

    BalasHapus
  47. aku sih ga ragu sama Cinta hhe... itu kan hal suci yg diCiptakan Yang Kuasa hhe....

    slam knal.. au Follow sekalian(DJ SITE)... Klo berkenan Follow balik ya... thnx..

    Semangat N met aktivitas...

    BalasHapus
  48. setujuu
    bener banget
    cinta kepada Sang Pencipta itu seharusnya jadi tujuan Cinta kita tertinggi

    BalasHapus
  49. Dija cinta semuanya aja deh

    BalasHapus
  50. Memang tak pernah habisnya kalau sudah membahas cinta. Sekarang banyak cinta antara manusia yang terlalu di lebih-lebihkan hingga meluap-meluao dan pada akhirnya menguap.

    BalasHapus
  51. Cinta...????@#%$@@???
    tanyain aja dech ma hati kita masing2,cinta sebenarnya ya hanya satu,,,cari yuk ampek ketemu,,hihihihhhhhhhhhhiiiiiiiiii......!
    mampir balik ye...

    BalasHapus
  52. >Blue : Thanks blue, salam hangat balik sobat :)
    >Imung gunarba : Thanks, sy ckup tersanjung dg pujiannya, walau sebenarnya sy msih newbi dan masih tetap belajar menulis dibanding wartawan senior sperti Imung. Salam sobat :)

    >Pakis : Thanks bro, segera meluncur ke tkp :)

    >Kang Boed : Thanks banyak Kang ! Suatu penghargaan dan kehormatan bagi saya, dikunjungi dan dikomentari oleh blogger senior skaligus sy anggap sbg guru. Langsung maupun tak langsung, kontribusi kang boed di blog sya sgt besar, karena jrang ada blogger p.rank 5 ke atas yg sudi mengomentari postingan saya.
    I love u full kang :)

    >dwi : Yuph sepatat ! Thanks atas kunjungan baliknya bro :)

    BalasHapus
  53. >vivieck : Yuph, sy sepakat 100%. Thanks, sy lgsung ke tkp :)

    >Febriyanto : Nauzubillah! Thanks dah mo mampir :)
    >Delia : Thanks, salam kenal balik :)
    >Ferdinand : Yuph, segera akan sy follow balik. Thanks, salam kenal :)

    BalasHapus
  54. >Elsa : Thanks dah mo mampir, salam sobat :)
    >BabyDija : Heeheee... Dija gak ditinggal tante lagi khan? Slam sayang dari Om, hehee..hee.. :)
    >Riska : Opini tambahannya mencerahkan, thanks dek :)
    >ImamMaxsum : Thank dah mo mampir. Salam sobat :)

    BalasHapus
  55. pakde ternganga alias domblong, kagak tahu harus ngomong apa karena apa yang diutarakan adalah benar adanya.

    moga sukses selalu

    BalasHapus
  56. saya membaca full,,tidak bisa berkomentar,masih bingung kalau mengkaitkan cinta dan tuhan.

    BalasHapus
  57. astagfirullah bagus banget om :)

    BalasHapus
  58. Betul Skl!..apalagi bila cinta itu dtg pd saat waktu dan kondisi yg tdk tepat..., jadi bertanya-tanya apakah ini mmg takdirMu?...hanya Dia Yang Maha Tahu...nice post,Ilike it!....tq...

    BalasHapus
  59. >pakde : Thanks pakde, dah mo mampir :)

    >bloggerAdmin : Klo sobat punya rasa kasih dan sayang sekarang, entah buat anak, entah buat org tua, itu karena memang terdapat relevansi dgn Zat Yang menciptakan kita dan menciptakan cinta Allah SWT yg mempunyai sifat Cinta ARRAHMAAN ARRAHIIM.
    Semoga gak bingung lagi. thanks, salam sobat :)

    >Anyin : thanks dek, salam sahabat :)
    >Tiwi : Thank dek, opini tambahannya mencerahkan :)

    BalasHapus