Photobucket

Kamis, 10 Februari 2011

Makelar dan investasi properti


Bagi sebagian besar orang yang baru mengenal bagaimana bisa menghasilkan uang, investasi properti kemungkinan besar bukan menjadi salah satu pemikiran atau termasuk cara untuk mengelola uang. Jikalau di survei, mungkin berinvestasi properti tidak mendapatkan pilihan sama sekali. Sebaliknya, alternative lain seperti membuka buku tabungan, berbelanja barang idaman, memberi uang kepada orang tua, mentraktir teman, akan menjadi pilihan tingkat atas.
Namun, setelah beberapa tahun, jikalau mau jujur dan terbuka, orang yang mengivestasikan uangnya di properti, adalah sedikit kalangan orang yang memilih cara cukup bijaksana untuk mengelola uangnya. Ada beberapa alasan dasar yang gampang di mengerti, namun sering tidak di sadari:
  1. Investasi di properti atau tanah, hampir 100% tidak akan turun. Properti dan tanah pada umumnya adalah asset dan bukan liabilitas. Namun kita akan bahas, perbedaan antara asset dan liabilitas di tulisan tulisan yang akan datang.
  2. Survei membuktikan, hampir 90% orang yang kaya di dunia ini, memiliki asset properti dan tanah di mana mana.
  3. Kekayaan dari properti biasanya lebih bersifat sustainable, alias bisa bertahan jangka panjang, berbeda dengan asset di kertas, seperti saham yang nilainya bisa jatuh sampai hampir nol. Sebut saja misalnya, saham citybank pernah jatuh dari USD 40 menjadi USD 2, sementara tidak pernah saya denger tanah atau properti harganya jatuh bahkan dari misalnya 1 juta per meter persegi menjadi setengahnya saja, 500 ribu per meter persegi, malah sebaliknya harga tanah kian melambung tinggi dari hari ke hari.
  4. Di dunia ini penduduk sampai saat ini makin tetap bertambah, ini berarti, tanah akan relatif menjadi semakin sempit, karena pada dasarnya luas tanah tetap (supply tetap), sementara demand terus naik. Nah menurut hukum ekonomi, jikalau supply tetap dan demand terus naik, maka harga akan ikut naik. Ini berarti selama demand untuk tanah atau properti naik, harga akan tetap naik.
Tentu masih banyak hal hal lain yang bisa mendukung hal di atas, namun kiranya fakta diatas cukup untuk mendukung, mengapa kita harus mempertimbangkan untuk berinvestasi di properti sebagai cara bijaksana mengelola uang.
Ditulisan tulisan berikutnya, mudah mudahan akan semakin jelas, bagaimana berinvestasi di properti, apa hala hal yang harus diperhatikan, mulai dari aspek hukum, finansial, memilih properti, tipe tipe properti yang cocok untuk berinvestasi, dsb.
Akhirnya, selamat anda telah memilih membaca artikel ini, nantikan artikel artikel selanjutnya, supaya menjadi lengkap niat dan tujuan untuk menjadi pengelola uang yang cerdas, cermat dan tepat hingga anda bisa mencapai cita cita dlaam hidup anda.
Untuk tips investasi properti lain, silahkan kunjungi investasi property.
Read more... Makelar dan investasi properti

Senin, 07 Februari 2011

Tips investasi properti dan Makelar


Kata orang investasi tanah tidak akan pernah rugi, logikanya jumlah tanah tidak akan bertambah namun jumlah manusia bertambah terus. Alhasil, supply sedikit namun demand-nya bertambah. Sehingga harga tanah pasti naik, tidak penah turun dan tidak pernah sepi peminat. Menurut saya pendapat itu ada benarnya, namun pada kenyataannya tidak selalu demikian. Kita ambil saja contoh ekstrim, misalnya Anda membeli tanah di lokasi favorit sekalipun kemudian Anda menjualnya dalam waktu sebulan lagi, kemungkinan besar Anda masih rugi. Sebab nilai jualnya belum tentu bisa mengcover biaya-biaya pembelian tanah yang sudah terjadi. Namun secara umum ada beberapa faktor yang harus kita perhatikan agar investasi rumah kos dan tanah bisa menguntungkan, antara lain;
1. Lokasi.
Umumnya harga tanah yang paling cepat naik berada di wilayah pusat bisnis atau disuatu wilayah yang sedang berkembang baik untuk kawasan pemukiman maupun kawasan industri karena banyak peminatnya sehingga relative mudah diperjual belikan atau likuid.
2. Jangka waktu.
Investasi tanah kurang cocok jika jangka waktu investasinya pendek misalnya dibawah 3 tahun. Sebab kemungkinan kenaikan harga tanahnya belum mampun menutup biaya-biaya pembelian dan penjualannya kembali.
3. Bebas Sengketa.
Jangan membeli tanah yang belum jelas statusnya atau masih dijaminkan kepada pihak lain misalnya masih dalam perkara sengketa di pengadilan karena kasus pembagian harta warisan, harta gono-gini perceraian, terganjal kasus pembebasan tanah, tidak bersertifikat, perkara sita jaminan bank, dan lain-lain.
4. Dokumen atau Surat-surat tanahnya lengkap.
Pastikan bahwa tanah yang dibeli dokumennya lengkap. Seperti Sertifikat tanah (SHM atau SHGB), IMB, kalau ada bangunannya mintalah copy cetak biru bangunannya (blue printnya), SPPT PBB tahun terakhir. Periksalah data-data pada dokumen tanah dengan kenyataan fisiknya (luas tanah, lokasi, masa berlaku, dll)
Transaksi jual beli rumah atau tanah karena melibatkan uang dalam jumlah besar maka saya sarankan Anda untuk memakai jasa notaris yang Anda kenal, atau notaris yang berada di sekitar wilayah tanah atau rumah yang ingin Anda beli. Notaris akan memberikan informasi biaya pajak yang harus Anda sediakan dan mengurus penyelesaiannya.
Sumber - perencanakeuangan.com
Read more... Tips investasi properti dan Makelar

Sabtu, 22 Januari 2011

Polisi teladan


Dari pada jadi sasaran atasan ntuk ditahan masuk sel,  dicurigai mlulu sebagai biang rekayasa dan tidak dipercayai terus ma rakyat, mendingan kayak gini aja da aah... :))

Paling-paling klo kecium kasus rekening gendut, mafia hukum dan lain-lain, yang dikorbanin kita-kita juga. Teganya, teganya, teganya.... 50x (lagu dangdut MZ). ckkkk....ckkk.... :)) Kale aja gw jadi polisi teladan.

Foto dari sini
Read more... Polisi teladan

Selasa, 11 Januari 2011

Tips Jadi Makelar


Anda punya rumah atau tanah, butuh segera di jual dengan harga yang anda inginkan. Tapi masalahnya anda tidak punya skill pemasaran yang jitu, jika anda menjualnya sendiri entah butuh berapa bulan hingga rumah itu terjual.
Tapi jika anda serahkan pada makelar yang punya jaringan pembeli dan punya skill berjualan yang baik, maka rumah anda akan lebih cepat terjual.
Yang saya aneh adalah pendapat dari kebanyakan orang tentang markup harga yang dilakukan oleh para makelar. Mereka mengatakan bahwa markup harga itu adalah bentuk kebohongan makelar. Bentuk ketidak jujuran mereka. Wah.. ini perlu diluruskan nih. Makanya saya nulis artikel ini
Pertama, markup harga adalah hal yang sangat wajar dalam perdagangan. Sangat aneh jika ada pedagang yang tidak menaikkan harga barang. Misalnya dia ambil barang seharga 10 ribu. Saya jamin ketika dijual kembali harganya akan dijadikan 11 ribu atau mungkin 12 ribu tergantung kondisi pasar.
Coba jalan-jalan ke supermarket. Lihat harga-harganya. Apakah anda bisa menjamin harga yang tercantum itu sama dengan harga ketika toko itu mengambil dari distributor atau pabrik? Pasti tidak sama kan?
Soal kejujuran…
Pernahkan anda ke supermarket manapun, ke pasar manapun, ke toko manapun, lalu disana tertera 2 harga. Harga pertama adalah harga barang itu diambil dari distributor dan harga kedua adalah harga jual.
Pernah?
Jika toko besar yang sering anda datangi aja menyembunyikan harga kulakan, apalagi hanya seorang makelar. Bahkan pengembang perumahanpun tidak pernah memberitahu anda harga cat, semen, batubata, ongkos tukang, dll kan?
Lalu ketika ada makelar yang tidak memberitahu anda harga sebenarnya suatu barang, apakah serta merta mereka langsung bisa dituduh penipu??
Kalau soal markup harga yang terlalu tinggi, itu sih untung-untungan dia. Jika dengan harga tinggi dia dapat pembeli, kenapa tidak? Tapi jika dia kurang percaya diri, ya jangan ambil untung gede-gede dong.
Lagipula ada perbedaan psikologi antara penjual dan makelar. Penjual karena butuh, takut barangnya tidak segera laku sehingga mematok harga terlalu rendah bahkan lebih rendah dari harga pasar. Sedangkan makelar, karena tahu harga dan tahu pembeli potensial yang mampu membayar lebih dari itu, tentu saja sangat sayang jika barang dijual murah.
Read more... Tips Jadi Makelar

Minggu, 09 Januari 2011

Cinta Ayah, I love you Dad

Sekitar jam 11 malam ketika anaknya masih berusia tiga tahun dalam keadaan sakit, seorang ayah menimang putranya terus-menerus. Mau dibawa ke dokter, tentu sudah tengah malam. Si kecil terus saja terjaga dan menangis.

Satu-satunya cara membuat anaknya berhenti menangis dengan mengendongnya di bahu sambil mendendangkan lagu kesayangan anaknya dengan lembut, mondar mandir dari kamar ke ruangan tengah rumah.

Jika ayahnya berhenti bernyanyi dan mencoba menurunkan dari gendongan ntuk sedikit duduk beristirahat, sang anak serta merta kembali menangis.

Tentu saja si Ayah benar-benar sedih dan letih karena dibebani berat 12 kilo sampai pagi. Punggungnya sakit, kakinya pegal tenggorokan serak, kepalanya pening, sementara jam 7 pagi dia harus segera siap-siap berangkat kerja.

Beberapa tahun kemudian saat putranya beranjak delapan tahun, ketika keluarga itu berkumpul di ruang keluarga, Sang Ibu menceritakan kembali kepada putranya tentang kejadian yang sering kali dilakukan Ayahnya. Kemudian sang anak bertanya ke ayahnya

"Ayah tidak kesal padaku saat itu?"

Si Ayah terkejut mendengar pertanyaannya, karena perasaan itu tidak terlintas sedikitpun dari benaknya. Sambil menyembunyikan rasa haru ia menjawab,

"Sayang... Ayah dan kamu adalah laki-laki. Ayah tidak mampu mengungkapkan cinta padamu lebih dari itu. Kenangan indah itu tidak akan pernah Ayah lupakan."
Read more... Cinta Ayah, I love you Dad

Kamis, 30 Desember 2010

Bravo rakyat pendukung Indonesia Bravo Timnas Indonesia

Rasa bangga dan dukungan suporter Indonesia dalam memberi apresiasi atas perjuangan Firman Utina Cs merupakan fenomena yang sangat positif dan menggembirakan.
Hampir 100 ribu pendukung timnas yang datang dari berbagai latar belakang, etnik, dan agama berbeda tumpah ruah bersatu tanpa anarkis serta dengan supportifitas yang membanggakan meneriakkan semangat Garuda di dadaku meskipun Timnas tidak mampu memboyong piala AFF karena kalah agregat dengan Malaysia.

Sebagai pelipur lara atas kegagalam Timnas Indonesia pada laga final piala AFF dengan Malaysia  di Gelora Bung Karno semalam, sengaja saia sharing postingan ini,  bahwa kita sebenarnya pernah berjaya berpartisipasi di ajang  Piala Dunia.

Diakui atau tidak, Indonesia adalah negara asia yang berlaga di ajang piala dunia, tepatnya Piala Dunia 1938 di Perancis. Meskipun saat itu belum merdeka, Indonesia mengusung nama Nederlandsche Indiesche atau Neterland East Indies atau Hindia Belanda.

Panasnya keadaan Eropa dan sulitnya transportasi ke Perancis, secara tak langsung memberikan keuntungan tersendiri.
Jepang menolak hadir dan memberikan kesempatan bagi Hindia Belanda untuk tampil mewakili zona Asia di kualifikasi group 12. Lalu Amerika Serikat yang menjadi lawan berikut menyerah tanpa bertanding. Jadilah anak-anak Indonesia ini melenggan ke Prancis.

Pengiriman kesebelasan Hindia Belanda bukannya tanpa hambatan. NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) atau organisasi sepak bola Nelanda di Jakarta bersitegang dengan PSSI yang telah berdiri April 1930.

PSSI yang diketuai oleh Soeratin Sosrosoegondo seorangi insinyiur lulusan Jerman yang telah lama tinggal di Eropa, ingin pemain mereka yang dikirimkan. Namun akhirnya kesebelasan dikirimkan tanpa mengikutsertakan permain PSSI dan menggunakan bendera NIVU yang telah diakui FIFA. Ditangani oleh pelatih Johannes Mastenbroek. 
 
Para pemain kesebelasan Indonesia/Hindia Belanda adalah mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan Belanda. Tercatat nama Bing Mo Heng (Kiper), Hermarn Zommer, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermandji, Anwar Sutan, dan kiri luar Nawir yang juga bertindak sebagai Kapten kesebelasan.

Pada babak penyisihan, Indonesia/Hindia Belanda langsung menghadapi tim tangguh Hungaria, yang kemudian meraih Runner up. Tak banyak informasi yang didapatkan mengenai pertandingan di stadion Velodrome Municipale, Reims, 5 Juni 1938 tersebut.

Pada pertandingan yang disaksikan 9.000 penonton itu, Hindia Belanda tak mampu berbuat banyak dan terpaksa pulang lebih cepat setelah digilas 6-0.
Meskipun belum menggunakan bendera merah putih, inilah satu-satunya penampilan tim Indonesia di Piala Dunia, hingga sekarang.

Semoga kita bisa terinspirasi dari lembaran sejarah menggembirakan ini. Amin... Bravo  Suporter Indonesia, Bravo Timnas, Bravo Sepak bola Indonesia ! 
 
Diolah dari berbagai sumber.
Read more... Bravo rakyat pendukung Indonesia Bravo Timnas Indonesia

Kamis, 09 Desember 2010

NEGERI PARA MAFIASO DAN KORUPTOR

Sekelumit Curahan hati dalam memperingati hari Anti Korupsi Sedunia.
 
Read more... NEGERI PARA MAFIASO DAN KORUPTOR

Jumat, 26 November 2010

Sebuah Catatan untuk Guru

Read more... Sebuah Catatan untuk Guru

Senin, 01 November 2010

Allah berada sesuai persangkaan hambaNya. Just take it Easy !

Sekian banyak musibah dan bencana bertubi-tubi menghantam bangsa ini. Tampaknya bukan hanya memporak-porandakan harta dan jiwa saudara-saudara kita, tetapi juga berpeluang menghancurkan mental dan motivasi.

Bukan tidak mungkin, bila terus menerus bermasalah seperti ini, kita bisa merasa lemah dan tidak punya semangat untuk bangkit.
Sebenarnya kitalah yang membuat masalah melalui persepsi negatif terhadap fenomena-fenomena ini. Masalah yang besar bisa dikecilkan jika kita mau mengecilkannya dan masalah kecil bisa dibesarkan sesuai kemauan kita.

Jika kita terbiasa membesarkan masalah kecil, maka semua masalah menjadi besar. Sebaliknya, jika terbiasa mengecilkan masalah dan membesarkan nama Allah SWT maka kecilah semua masalah di dunia ini.

Jika kita memandang bangsa Indonesia adalah bangsa yang lemah, tidak memiliki potensi, tidak kredibel dan tidak memiliki kemampuan untuk bangkit, maka percayalah...! setiap hari kita akan menjadi bangsa rapuh, mudah menyerah dan cepat merasa kalah.


Jika kita berpandangan bahwa bangsa ini memang pantas diberi azab oleh Allah, maka Allah juga akan terus mencambuki dengan cemeti azab.

Kita memang layak diazab karena kita sendiri berprasangka buruk kepada Allah. Jika kita beranggapan bahwa musibah dan bencana yang datang silih berganti akhir-akhir ini sebagai isyarat akan hancurnya bangsa ini, maka Allah pun akan mendatangkan kehancuran pada bangsa ini.

Dalam hadits Qudri Allah berfirman :

Aku berada dalan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku
(HR. Bukhari dan Muslim)

Jika masalah bangsa ini kita bawa sedih, maka akan menjadi sedih. Jika dibawa susah, maka menjadi susah. Dibawa gembira menjadi gembira. Semua tergantung pada cara pandang kita. 
Oleh karenanya, cara pandang yang paling sesuai dengan nilai-nilai positif kita sebagai manusia, dan nilai-nilai kebenaran syariah adalah pandangan yang salah satu dimensinya meyakini bahwa segala sesuatu di dunia ini kecil. Hanya Allah Yang Maha Besar.

Persepsi bahwa hanya Allah Yang Maha Besar adalah tidak hanya menjadi kosmetikasi belaka, melainkan dibangun dari interaksi mendalam dengan aktivitas ibadah yang sudah disyariatkan Allah dan Rasul-Nya.
Selama menunaikan shalat lima waktu, tidak kurang dari 102 kali kita mengucapkan "Allahu Akbar". Seharusnya kalimat itu sudah cukup untuk selalu menyalakan kesadaran tentang kebesaran Allah. Saat itu pula kita lepaskan segala hal yang kecil sebagai belenggu persepsi buruk yang menghinggapi.

Kalimat takbir seharusnya menjadikan kita optimis penuh percaya diri dan bersikap positif terjadap segala sesuatu bahkan terhadap kegagalan sekalipun. Karena kegagalan itu bukan berarti kematian, kehancuran atau akhir dari segalanya.

Jika kira bersifat positif kita akan mampu menghargai diri sendiri. Sikap menyalahkan diri sendiri secara berlebihan hanya akan menimbulkan kelelahan mental dan rasa frustasi yang akan menganiyaya diri sendiri.

"Dan tidaklah mereka menganiaya Kami (Allah),  akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." (Al-Baqarah: 57)

Allah berada sesuai persangkaan hamba-Nya. So, just take it easy ! Allahu a'lam bish-Shawab
Dari berbagai sumber gambar di sini
Read more... Allah berada sesuai persangkaan hambaNya. Just take it Easy !

Kamis, 21 Oktober 2010

Cemeti Azab terhadap Negeri Zalim

Sebuah atsar yang dikutip dari ulama zuhud Ibnu Taimiyah mengatakan,  "Allah akan menjaga eksistensi negara yang adil, walaupun ia kafir. Sebaliknya Allah akan melanggengkan negara yang zalim meskipun ia negara Islam."

Mengapa Allah menjaga eksistensi negara kafir yang adil? Padahal kekafiran dan kesyirikan juga merupakan kezaliman. Bahkan syirik merupakan dezaliman terbesar (QS Lukmatn: 13).

Penyebabnya : Kekafiran dan kesyirikan adalah DOSA VERTIKAL atau melanggar hak mutlak Allah SWT. Sedangkan kezaliman terhadap individu adalah DOSA KUADRAT atau penggabungan dosa vertikal dan dosa horizontal, karena melanggar hak individu dan melawan hak mutlak Allah sekaligus.

Orang-orang  yang terzalimi saat mengadukan ketidakberdayaan dan memohon keadilan kepada Yang Maha Adil, maka doa mereka menjadi mustajab.
Tak ada tabir yang menghalangi antara do'a orang yang terzalimi.dan do'a mereka menjadi mustajab (HR. Bukhari no. 1496 dan 3059).

"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Rabbmu berbuat terhadap kaum 'Ad?
Yaitu penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan tinggi yang belum pernah dibangun sebelumnya di negeri-negeri lain. Dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah. Serta kaum Fir'aun yang mempunyai banyak tentara yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri lalu mereka berbuat banyak  kerusakan dalam negeri itu. Karena itu Rabbmu menimpakan kepada mereka Cemeti Azab.
Sesungguhnya Rabbmu benar-benar mengawasi."
(QS Al-Fajr: 6-14)

Ayat tersebut menjelaskan sunatullah terhadap tiga bangsa besar dan adidaya namun zalim. Mereka sama-sama memiliki kemampuan materi serta kekuasaan yang membuat mereka pongah, lupa diri, berlaku zalim dan menebar kerusakan di muka bumi. 
Sejarah mereka pun berakhir setali tiga uang. Tragis dan hancur binasa. Hal serupa juga menimpa imperium Romawi dan Persia yang  merupakan dua negara adidaya dimasanya dan barakhir tragis binasa pada tahun 857H/29 Mei 1453 M.


Dari lembaran sejarah di atas dapat disimpulkan dan dipetik pelajaran bahwa betapa eksistensi sebuah negara bertumpu di atas pondasi keadilan tanpa pandang bulu. Tidak hanya tajam buat rakyat jelata tetapi juga harus diberlakukan bagi para elite dan penguasa.

Betapa Cemeti Azab Allah sangat pedih. Ketika sebuah bangsa yang kufur menebar kezaliman, maka di atas dasar apakah negara itu akan eksis? Kita berlindung kepada Allah dari segala bentuk perlakuan zalim sebagaimana kita berlindung kepada Allah dari berbuat zalim. Amiin, wallahua'lam bishawab.

Dari berbagai sumber, gambar postingan di sini
Read more... Cemeti Azab terhadap Negeri Zalim

Minggu, 10 Oktober 2010

Salaamun alaika wahai Kekasih Semesta

pedih telah termakan luka 
menggores abjad kelu termakhtub tubir air mata 
rikuh menjalani nasib 
tanpa sejumput kasih, menghilang berabad silam

Darah tak jemu menetes 
dari kelopak bunga merindu siraman Al-Kautsar 
Raga terpenuhi asa, mimpi bersua dengan kekasih 

Sementara... 
ketenangan tidak jua muncul 
semenjak Ghamata dijejak Cisneros 
yang tak pernah mencuci baju keuskupannya

Ababil itu tidak pernah turun lagi 
membawa kerak neraka 
membakar bebajuan sombong merajalela
angkara di setiap sudut 
dengan keringat mengelupas tubuh 
dari tubuh sang uskup 
ia telah mencoreng dinding-dinding masjid 
dan menukar namanya menjadi gereja. 

Salaamun'alaika  wahai Kekasih Semesta
kunikmati rindu ini, menggapai syafaatmu, 

*Sayyid Madani Syani
Read more... Salaamun alaika wahai Kekasih Semesta

Minggu, 03 Oktober 2010

Komunis bangkit lagi waspadalah !

Bulan September baru saja berlalu, namun gaung memperingati tragedi Peristiwa Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) jarang terdengar lagi, terkesan hambar tak berbekas.
Secara substansi tentu bukan pada serimonial peringatannya, melainkan kesadaran dan kewaspadaan akan bahaya laten komunis. Itu sangat berbeda pada saat saya mulai SD sampai Kuliah, peringatan peristiwa tragedi bersejarah itu sangat gencar dilakukan.

"Aahhh... Anda kan orang zaman itu Gaelby !... Sering disuguhi Film G30S/PKI.  Tentu terpengaruh paradigma berpikir yang terkontaminasi oleh rekayasa penguasa Orde Baru waktu itu. Sekarang film itu dah mati  kepatok Keong Racun," heeheee... :))

Terlepas saya produk orde lama, orde baru, orde reformasi, orde Budi Anduk atau apapun namanya, sebagai anak bangsa saya ingin mengingatkan, setelah 46 tahun pembubaran Komunis, para pengikut fanatik PKI masih menyimpan bara api dan bom waktu yang dapat meledak kapan saja.

Mereka sekarang sedang giat-giatnya menggugat sejarah, bahwa peristiwa G30S/PKI tidak melibatkan kelompok mereka, melainkan dibelokkan dan dituduh sebagai konflik internal angkatan darat dan keterlibatan Central Intelegence America (CIA).

Budayawan Taufik Ismail, dalam berbagai seminar, tokoh yang kerap bersuara lantang soal komunis menanggapinya dengan tegas bahwa itu adalah perebutan kekuasaan secara berdarah.
Kudeta berdarah yang dilakukan orang-orang komunis di berbagai Negara adalah bentuk gerakan mereka untuk mendapatkan kekuasaan.

Pada 1976, Partai Komunis sedunia memutuskan bahwa merebut kekuasaan, ganti kulit atau warna dan menunggangi gelombang sampai pada kekuasaan adalah prioritas mereka.
Fakta sejarah membuktikan bahwa komunis setidaknya telah 3 kali melakukan upaya pemberontakan untuk merebut kekuasaan.
Pertama pada 1926,  peristiwa yang dikenal dengan nama pemberontakan 3 daerah.
Kedua adalah 1948, dikenal dengan peristiwa Madiun
Ketiga adalah 1965.  kudeta berdarah yang sangat mengerikan terjadi pada 1 Oktober 1965.

Dalam buku "Bedah Caesar Dewan Revolusi" yang ditulis Aminuddin Kasdi (Mantan dosen luar biasa IAIN Sunan Ampel Surabaya) dan G. AMbar Wulan disimpulkan bahwa :
G30S/PKI adalah sebuah pemberontakan yang melibatkan kesadaran penuh seluruh unsur PKI dengan menggunakan sejumlah unsur TNI AD melalui jalur rahasia biro khusus.


Penolakan pada fakta-fakta tersebut dilakukan oleh para eksile komunis yang tinggal di luar negeri. Pada September tahun 2000 di Leuven, Belgia diadakan Forum diskusi sejarah Indonesia dengan tema "peristiwa September 1965 dalam tinjauan ulang."
Dalam sarasehan yang dihadiri banyak tokoh pelarian PKI itu disebutkan bahwa "generasi muda Indonesia pasca tahun 1965 telah dipaksa menelan sejarah tanpa pengolahan ilmiah dan telah disalah gunakan untuk melegitimasi kekuasaan orba."

Upaya menggugat sejarah ini tak main-main. Para pendukung komunis ini berupaya keras untuk penghapusan sejarah keterlibatan PKI dalam G30S/PKI yang tercantum dalam kurikulum pelajaran Sejarah tahun 1994. Selain itu di toko-toko buku kini dengan bebasnya menjual buku-buku tentang gerakan komunisme dan pemutarbalikkan fakta sejarah kekejaman mereka. Padahal Tap MPR No.25 tahun 1966 tentang pelarangan PKI belum dicabut.

Kita jangan sampai lengah dari misi dan konspirasi mereka. Jika kita sebagai anak bangsa tidak perduli maka kebangkitan komunis tinggal menunggu waktu. Waspadalah... Waspadalah....

Dari berbagai sumber
Read more... Komunis bangkit lagi waspadalah !

Minggu, 26 September 2010

Amal Efektif Jangan buang waktu percuma

Sebelumnya saya mohon maaf karena selama akhir Ramadhan dan Idul fitri belum sempat BW dan baru sempat posting lagi. 

Sodara sodariku ! Ramadhan dan Idul Fitri baru saja berlalu. Apa yang terlintas di benak kita saat berlalunya waktu? Waktu adalah kehidupan. Allah banyak menggunakan 'waktu' untuk bersumpah : Wadhua, wal laili, wal fajr, wal 'asr.


Para Ulama mengatakan, sesuatu yang dijadikan sebagai alat sumpah oleh Allah SWT berarti sangat penting dan bernilai. Selayaknya kita mengevaluasi waktu kita selama ini. Apakah telah diisi dengan amal shalih ataukah banyak yang terbuang sia-sia tanpa nilai di sisi Allah.
Kalau saja Allah takdirkan usia hidup kita rata-rata 60 tahun, berapa banyak waktu yang sudah kita gunakan untuk ibadah dan kebajikan pada sesama dan alam semesta?

Kurangnya pemahaman dan pendidikan keislaman menjadi salah satu penyebab waktu terbuang tak bermanfaat. Jika sudah aqil baligh itu dicapai pada usia 12 tahun, berarti selama itu pula waktu berlalu tanpa kebaikan.Belum lagi tidur kita sebagai kebutuhan, rata-rata menghabiskan waktu 6 jam sehari. Ini sama dengan seperempat hidup atau menghabiskan waktu 15 tahun hanya untuk tidur.

Seperti kita ketahui, budaya nonton TV sekarang ini sudah menjadi pola hidup, baik bagi anak maupun orang dewasa. Ada penelitian yang mengatakan bahwa di abad informasi ini, banyak orang yang menghabiskan 1/6 waktunya atau 4 jam sehari untuk menonton televisi. Berarti sekitar 10 tahun dari 60 tahun waktu digunakan untuk menonton.

Dari sini kita lihat, waktu yang tersisa untuk beribadah hanya 23 tahun, sangat sedikit dibanding umur yang Allah berikan. Belum lagi kemaksiatan atau dosa yang kita lakukan semasa hidup, semakin mengurangi waktu kita mendulang kebaikan.
Apakah kita mampu beribadah terus menerus tanpa melakukan dosa selama 23 tahun? Lalu bagaimana menyiasatinya agar sisa waktu yang pendek ini bisa efektif meraih banyak kebaikan?

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ahmad dan Thabrani, ada 4 perkara yang mengalir pahalanya setelah pelakunya meninggal dunia, yaitu :
- orang yang meninggal selagi giat-giatnya berjuang di jalan Allah.
- orang yang mengajarkan ilmunya yang senantiasa akan mengalir ilmu yang diajarkannya.
- orang yang memberikan sedekah, akan mengalir sedekah itu dimana saja sedekah itu dilakukan
- orang yang meninggalkan anak shalih dan anak tersebut selalu berdo'a untuk kebahagiaan orang tuanya.


Semoga kita tergolong orang yang dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dan banyak beribadah kepada Allah SWT, amiin Allahumma amiin...
Read more... Amal Efektif Jangan buang waktu percuma

Minggu, 29 Agustus 2010

SMP (Saat Mengenakan Pakaian) Taubat di hari kemenangan Idul Fitri

SMP (Saat Mengenakan Pakaian) Taubat di hari kemenangan Idul Fitri- saat mendapat keberuntungan bagi orang-orang yang berhasil menunaikan puasa di bulan istimewa Ramadhan, zikir, tilawah dan beribadah secara khusuk. Lebih khusus bagi yang berkesempatan bersua dengan malam Lailatul Qadar.
Allah SWT akan mengganti pakaian mereka dengan pakaian taubat di hari kemenangan dan memasukkan ke dalam surga yang dipenuhi dengan kebahagiaan dan keridhaan-Nya.

Sebaliknya, sungguh merugi orang-orang yang menyia-nyiakan bulan istimewa Ramadhan dengan kedurhakaan dan kemaksiatan pada Allah. Mereka tergolong makhluk yang melampaui batas.
Mereka akan kembali kepada Allah dengan kerugian, penyesalan dan kegagalan total tanpa mengenakan pakaian taubat melainkan Allah memberikan pakaian hina dina. Nauzubillah min zalik :(

Jika kita termasuk orang-orang yang beruntung, sebelum fajar Idul Fitri menampakkan diri, kita semua menyambutnya. Ketika suara takbir bersahutan, kita telah selesai membagikan zakat fitrah kepada yang berhak menerimanya. Yaa... Inilah Idul Fitri. Hari kemenangan bagi umat Islam. Inilah malam sukacita dan rasa syukur kaum Muslimin yang diekspresikan dengan untaian dzikir indah nan sahdu. Saat  Memakai Pakaian (SMP) Taubat di hari kemenangan Idul Fitri.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, La Ilaaha Illallah Allahu Akbar, Allahu Akbar walillaahilhamd.

Allah Maha besar, miliknya segala kekuatan dan ketinggian, kepunyaanNyalah segala puji dan kemuliaan.


Kita nyatakan secara lantang kepada semua mahkluk yang menghuni bumi, "wahai orang-orang yang selama ini menyombongkan diri, ketahuiah bahwa Allah lebih besar, lebih berkuasa, lebih tinggi dan lebih mulia daripada kalian. Dialah yang patut dipuji, disembah dan ditaati."

Di hari Idul Fitri, Rasulullah juga menganjurkankita agar memakai pakaian yang terbaik yang kita miliki. Dalam hati seolah kita berkata pada diri sendiri, "Ya Allah, telah banyak nikmat yang Engkau anugerahkan kepada kami."
Saat itu pula kita berkata kepada orang lain, "lihatlah betapa banyak nikmat Allah yang dikaruniakan kepada kami. Perhatikanlah ! Bagaimana Allah memuliakan kami."

Satu hal yang tanpak kecil tapi sangat penting adalah menjadikan shalat 'Id sebagai syiar. Kita disunahkan menempuh jalan yang berbeda saat pergi dan pulang shalat 'Id. Kita tunjukkan kepada dunia, "inilah kami umat Islam, kami keluar menuju Allah, kembali kepada-Nya dan mensyukuri nikmatNya."

Lebih baik lagi kalau kita lakukan dengan berjalan kaki (jika tidak terlalu jauh). Kita katakan pada diri sendiri, "wahai bumi, di permukaanmu kami berjalan, makan dan minum. Di perutmu kami semua akan dikubur."

Di antara sunnah Rasulullah lainnya yang sangat dianjurkan pada Idul Fitri adalah saling mengunjungi kerabat dan sanak saudara untuk silaturrahim. Manfaatkan momentum ini untuk membangun hubungan baik dan membina kebersamaan serta persaudaraan.

Allah mengingatkan kita dalam firman-Nya :

Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itu adalah orang yang dilaknati Allah, ditulikan telinga mereka dan dibutakan penglihatan mereka. (QS- Muhammad: 22-23)

Selamat Idul Fitri, Taqabbalallah minna wa minkum, Selamat Mengenakan Pakaian (SMP) Taubat dan meraih fitrah di hari kemenangan.

Tulisan ini diikut sertakan untuk mendukung Gerakan SEO positif SMP dan Anak SMA dari Attayaya dan Om Tukiran. atas saran adinda tersayang  Nyun-Nyun
 

Read more... SMP (Saat Mengenakan Pakaian) Taubat di hari kemenangan Idul Fitri

Senin, 23 Agustus 2010

Obama seorang Nasrani Kenapa dituduh beragama Islam?

Di postingan kali ini saya tertarik mengutip pemberitaan heboh mengenai dukungan Presiden Obama terhadap pembangunan masjid di  kawasan Ground Zero, sebuah lokasi yang dulunya kompleks menara kembar World Trade Center, yang menurut mereka hancur akibat serangan teroris al-Qaida pada Tragedi 11 September 2010, dengan jumlah korban sekitar 3.000 jiwa.


Dukungan Presiden Barrak Hussein Obama ini mengagetkan semua kalangan terutama rakyat Amerika yang serta merta menuduhnya dan beranggapan bahwa Obama diragukan sebagai seorang Nasrani, tetapi malah dituduh  Obama telah masuk Islam.



Polemik ini hampir bersamaan dengan rencana pelaksanaan acara pembakaran al-Qur'an secara besar-besaran  dalam rangka memprotes aksi teroris saat menghancurkan WTC itu, semakin mempertajam keraguan terhadap keagamaan Obama.

Presiden AS sejak 20 Januari 2009 ini memiliki latar belakang yang "warna-warni." Bernama lengkap Barack Hussein Obama, ayahnya adalah seorang Muslim asal Kenya dan ibunya adalah Nasrani Amerika.
Sejak kecil, Obama dibesarkan oleh ibunya, Ann Dunham, dan orang tua dari ibunya. Pada umur 6 hingga 10 tahun, Obama tinggal di Indonesia bersama dengan ibu dan ayah tirinya, Lolo Soetoro. 
Mengutip pemberitaan dari vivanews.com Jum'at 20 Agustus 2010, Gedung Putih lewat juru bicaranya Bill Burton pada hari Kamis 19 Agustus 2010 menepis anggapan warga AS yang menduga keras Obama seorang muslim dengan mengatakan : "Presiden jelasnya adalah seorang Nasrani. Dia berdoa setiap hari."

Obama seorang Nasrani Kenapa dituduh beragama Islam?

Makin bertambahnya warga AS yang merasa bahwa Obama bukanlah seorang Nasrani diketahui dari hasil survei. Menurut survei dari Pew Research Center dan Pew Forum on Religion & Public Life, jumlah responden yang menilai Obama adalah muslim kini sebanyak 18 persen dari total partisipan. Jumlah itu meningkat tujuh persen dari hasil survei Maret 2009.

Pada survei yang sama, jumlah respoden yang yakin bahwa Obama adalah umat Kristen kini hanya 34 persen, padahal tahun lalu sebesar 48 persen. Menariknya lagi, sebanyak 43 persen responden saat ini mengaku tidak tahu agama apa yang dianut Obama.

Survei Majalah Time/ABT SRBI, yang berlangsung 16-17 Agustus lalu, mengungkapkan bahwa 47 persen responden menganggap Obama adalah Nasrani, sedangkan 24 persen percaya Obama masuk Islam, sedangkan 24 persen mengaku tidak tahu atau tidak memberi jawaban.

Menurut kalangan media massa di AS, pandangan respoden atas keyakinan Obama itu terkait dengan dukungannya atas pembangunan suatu masjid di kawasan Manhattan, New York. Saat mengadakan acara buka puasa di Gedung Putih, Jumat 13 Agustus 2010, Obama menyatakan bahwa Islam merupakan bagian dari Amerika dan umat Muslim berhak mendirikan tempat ibadah di manapun, termasuk di Manhattan.
Namun, kendati juga didukung oleh walikota New York, pembangunan masjid itu ditentang oleh sebagian publik dan kalangan politisi dari Partai Republik. Menurut mereka, pembangunan itu dibenarkan karena dekat dengan kawasan "Ground Zero. "Lokasi itu dulunya adalah kompleks menara kembar World Trade Center, yang hancur akibat serangan teroris al-Qaida pada Tragedi 11 September 2010, yang menewaskan sekitar 3.000 jiwa.

Menurut pengamat, mereka yang tidak senang dengan dukungan Obama atas pembangunan masjid itu lalu mencoba menciptakan opini di kalangan masyarakat untuk mempertanyakan identitas dan latar belakang Obama.
Andrew Cohut, direktur Pew Research Center berkomentar ;"Situasi ini mencerminkan makin intensifnya pandangan negatif atas Obama dari kalangan pengritik," kata Andrew Cohut, direktur Pew Research Center.  
Nah bagaimana menurut sodara sodari ?
Dikutip dari Vivanews.com dan gambar di sini

Read more... Obama seorang Nasrani Kenapa dituduh beragama Islam?

Selasa, 17 Agustus 2010

Miskin dan Kaya Ibu Pertiwi di usia 65

Fakta dari data Badan Pusat Statistik bahwa Ibu pertiwi tercinta yang telah 'merdeka' dan berusia 65 tahun ini, terhitung pada Bulan Maret 2009,  jumlah penduduk miskin yang berada di bawah Garis Kemiskinan di Indonesia sebesar 32,53 juta (14,15 persen).
Dibandingkan dengan penduduk miskin pada Bulan Maret 2008 yang berjumlah 34,96 juta (15,42 persen), berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 2,43 juta. Benarkah?

Sebagian besar rakyat Indonesia termasuk saya meragukan kebenaran data tersebut. Alasannya sederhana saja, dalam keadaan sekarang, di tengah harga kebutuhan pokok naik, bom tabung gas merajalela, macet, banjir dan  Tarif  Dasar Listrik naik, serta jumlah  pengangguran meningkat menyebabkan inflasi, MANA MUNKIN JUMLAH ORANG MISKIN MENURUN?

Para pengamat dibantu media massa, silih berganti memberi analisis apakah data itu valid atau tidak. Seolah-olah jika data tersebut terbukti benar atau salah, maka persoalan menjadi selesai.

Padahal fakta bahwa di negara ini masih ada 32,53 juta (14,15 persen) rakyat miskin, sudah cukup membuat kita prihatin. Jika sodari sodari bisa bayangkan, jumlah sebanyak itu sebanding dengan 6 kali jumlah penduduk DKI Jakarta sekitar 8,5 juta jiwa. Jelas ini bukan jumlah yang sedikit.
Data pangan dunia World Food Programme/WFP  mengatakan bahwa setiap hari ada 14 juta anak Indonesia yang menderita kelaparan. Mereka itulah keluarga miskin yang tak sanggup membeli sesuap nasi.

Pada saat bersamaan Firma keuangan Capgemini SA dan Merrill Lynch & Camp. Co, menyatakan  bahwa jumlah milyader di dunia melonjak drastis 8,3 persen dan Indonesia disebut sebagai negara penyumbang orang terkaya baru. Tiga negara lain adalah Singapura, Rusia dan India.
Lembaga finansial tersebut juga mengemukakan bahwa sepertiga dari jumlah orang terkaya Singapura adalah orang Indonesia dengan total aset Rp. 506,8 triliun.

Fantastis !... Betapa jauh jarak antara si kaya dan si miskin di negara ini. Jumlah orang kaya relatif tak banyak, tetapi mereka menguasai hampir semua aspek perekonomian di negeri ini.
Bila harta sebesar 506,8 triliun disisihkan 2.5 persen saja, maka 37,17 juta rakyat miskin, masing-masing  akan mendapatkan modal usaha sebanyak 13 juta.  Itu baru terbatas di Singapura, belum ditambah aset mereka di dalam negeri dan di negara-negara lain yang akan berjumlah jauh lebih banyak.

Haah.... Orang miskin bisa dapat 13 juta per orang ? Yuph, menyisihkan 2,5 persen itu adalah tata kelola ekonomi dan financial mengikuti Konsep Ekonomi Syariah Islam.
Itulah solusi dari konsep Islam yang semestinya berlaku di negeri muslim terbesar di dunia. Konsep yang begitu sempurna dari Yang Maha Sempurna, Allah Subhanahu wa ta'ala.

Milad ke 65 Indonesia tercinta tahun ini bertepatan pada hari ke tujuh Bulan istimewa Ramadhan. Hampir bersamaan pada saat The founding Father memproklamasikan kemerdekaan RI, tepat pada hari ke 17 bulan Ramadhan tahun 1945.
Pasti ini semua ada hikmahnya yang perlu kita renungkan bersama, Karena tiada satupun yang ditakdirkan Allah, terjadi secara kebetulan melainkan ada hikmah yang terkandung di dalamnnya.
Yuph.... Ini adalah SOLUSI di saat sulitnya mencari solusi  membuat Ibu Pertiwi yang sekarang bermuram durja. Wallahu a'lam.
Selamat Milad Indonesiaku, Merdeka !.....

Dari berbagai sumber *)
Read more... Miskin dan Kaya Ibu Pertiwi di usia 65

Kamis, 12 Agustus 2010

Knocking on heaven's door dengan Lapar, bukan Kelaparan

Dalam keadaan lapar maupun kelaparan, kondisi perut sama-sama kosong. Hanya saja pada keadaan lapar, hal itu memang sengaja diniatkan dan dilaksanakan dengan berpuasa karena iman. Lapar tentu saja berbeda dengan kelaparan jika kita fahami lapar dari banyak sisi.

Saat kelaparan, manusia berada dalam situasi dimana ia tidak berdaya karena tidak memiliki bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan fisiknya, sementara ia ingin makan.
Inilah yang menyebabkan pada kasus kelaparan, manusia cenderung bersikap apapun demi memenuhi kebutuhan biologis mereka. Kelaparan telah membutakan akal. Itulah penyebabnya umat Islam dianjurkan bekerja keras mencari nafkah agar terhindar dari kemiskinan atau pun kelaparan.

Sedangkan lapar yang dimaksud Rasulullah Saw adalah suatu situasi biologis dimana manusia membiarkan atau sengaja berada pada kondisi perut yang tidak terisi. Kita dianjurkan untuk sering-sering merasa lapar agar bisa mengetuk pintu surga (Knocking on heaven's door). Dengan merasa lapar, kita juga ikut merasakan betapa laparnya saudara-saudara kita yang hidupnya miskin dan papa, sehingga memacu tiap individu yang beriman ikut memberi makan pada kaum papa, anak yatim, fakir miskin, janda-janda tua dan para du'afa di sekitar kita.

Ada jalan yang paling menyenangkan untuk sampai pada kondisi lapar yang dianjurkan Allah SWT. Sebuah jalan yang paling pantas yaitu puasa. Puasa adalah ibadah paling istimewa di bulan istimewa Ramadhan yang diwajibkan Allah bagi hamba-Nya.

Pada bulan puasa, Allah mendatangkan berkah, mengirimkan rahmat, mengampuni dosa-dosa, menerima shalat kita, menghargai setiap usaha kita dalam menjalankan kebaikan, bahkan memuji kita di hadapan para Malaikat, Subhanallah...

Sungguh merugi dan patut dikasihani jika pada bulan istimewa Ramadhan kita tidak mendapatkan ampunan-Nya dan meraih pintu surga.

Inilah jalan paling menyenangkan untuk mendapatkan kondisi lapar yang terjaga, sebab puasa adalah menahan makan dan minum sejak waktu terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.
Tetapi hanya lapar atau puasa yang diimani dan diniatkan semata-mata untuk Allah saja yang akan membawa manfaat besar bagi kita. Salah satu manfaat itu adalah ketenangan.

Secara medis, ketenangan ini akan mendorong tubuh mencapai penanggulangan stressor (tekanan drastis) yang positif terhadap perubahan hormon tubuh selama berpuasa.
Semua ini akan berakibat tubuh dapat beradaptasi sehingga mampu menurunkan kadar kortisol dan terjadi peningkatan imunitas.
Alhasil, dengan berpuasa tubuh malah jadi lebih sehat dan tahan penyakit karena terjadi peningkatan imunitas (kekebalan tubuh).

Jadi, kita berpuasa dengan niat yang lurus karena iman kepada Allah SWT, niscaya akan mendapatkan ketenangan jiwa yang luar biasa. Ketenangan inilah yang akan mampu mengontrol emosi atau nafsu negatif dalam diri. Inilah yang disebut Rasulullah Saw bahwa puasa adalah cara utama memerangi nafsu, sedangkan hawa nafsu adalah tempat bercokolnya setan. Lewat hawa nafsulah setan menggoda manusia.

Nafsu tersebut akan menjadi semakin kuat dengan makan dan minum seperti yang disabdakan Rasulullah Saw :

"Sesungguhnya setan itu mempengaruhi anak-anak Adam dengan memasuki aliran darah mereka.
Maka sumbatlah jalan-jalannya itu dengan lapar.
(Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Selama perut kita kenyang bahkan kekenyangan, selama itu pula  menjadi tempat subur bagi  tumbuh dan berkembangnya kekuatan setan. Selama perkembangan itu berlangsung, keagungan tuhan tidak akan tanpak. Kemuliaan-Nya akan terus tertutupi.
Nah, sodara sodari termasuk golongan yang mana? Yang lapar karena iman atau kelaparan karena nafsu ? Walahu a'lam bishawab

Dari berbagai sumber, gambar postingan di sini 

Read more... Knocking on heaven's door dengan Lapar, bukan Kelaparan

Minggu, 08 Agustus 2010

Introspeksi di Bulan Istimewa Ramadhan

Introspeksi tentu saja bukan hanya pada bulan istimewa Ramadhan, melainkan bisa kapan saja.
Menjelang Ramadhan tahun ini, hati kita terasa pilu, sedih dan prihatin oleh tragedi dari yang beskala individu sampai yang global.
Dunia semakin tua, dilanda bencana yang datang silih berganti dengan tingkat korban yang tak sedikit, baik jiwa maupun harta benda.

Sekurangnya saat mengetik postingan ini, saya baru saja menyaksikan berita di tv bahwa tanggul sentul telah jebol lagi,  SBY yang tak berhenti curhat karena katanya jadi sasaran tembak terorist, tragedi Bunaken saat beberapa anggota komisi III DPR RI yang berkunjung ke Pulau Bunaken, tewas tenggelam ketika kapal rombongan porak poranda dihantam ombak, lumpur Lapindo Sudiarjo makin mengganas, tragedi wacana alokasi dana rakyat untuk dana aspirasi DPR dan rumah aspirasi bagi  DPR RI dan lain-lain.


Sementara di luar negeri, saudara-saudara kita di Palestina, Libanon, Afghanistan dan di belahan bumi lainnya menghadapi tekanan, intimidasi dari kedzoliman negara zionis dan kolonialisme. Fenomena banjir di China, hujan darah di India, ketegangan di Katsmir dan lainnya.

Tragedi dan bencana tersebut, ternyata tidak segera membuat sebagian masyarakat dunia khususnya di negeri kita sadar, untuk introspeksi  kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Justru dalam keadaan sulit dan memprihatinkan tersebut, malah semakin marak melakukan ritual yang berbau syirik, mulai dari upacara tolak bala, larung sesajian hingga do'a bersama lintas agama yang berbau bi'dah.

Na'uzubillah minzalik !  Mereka masih yakin bahwa selain Allah yang menguasai langit dan bumi, masih ada kekuatan lain yang bisa murka dan memberi bencana. Menurut mereka tidak cukup hanya dengan do'a-do'a biasa, tetapi harus ditambah dengan sejumlah ritual tradisi yang mengandung keyakinan terhadap kekuatan ghaib lainnya.

Sebagian masyarakat kota juga ikut dihinggapi pendangkalan aqidah. Dengan alasan membangun kebersamaan dan toleransi beragama, mereka mengadakan do'a bersama.
Dalam acara ini, masing-masing pemimpin agama membaca do'a menurut agama dan keyakinan masing-masing. Boleh jadi, niat awalnya adalah membangun kebersamaan, tapi lambat laun bila upacara itu telah menjadi tradisi, maka masyarakat kita akan berkeyakinan bahwa semua agama itu baik dan benar.
Padahal jika semua agama benar, maka tidak perlu ada klaim kebenaran agama. Orang bisa saja hari ini beragama Kristen, besok beralih Islam, lusa sudah beragama Hindu ataupun Budha dan begitu seterusnya.

Bencana kemusrikan ini jauh lebih gawat dan lebih berbahaya daripada bencana alam itu sendiri. Jika bencana alam hanya akan menghancurkan sebagian dari sendi-sendi kehidupan dunia, bencana kemusyrikan akan menghancurkan kehidupan dunia dan akhirat sekaligus.

Di dunia Allah SWT akan mendatangkan bencana alam yang jauh lebih hebat dan dahsyat, sementara di akhirat akan datang azab dan laknat yang tak berkesudahan. Nauzubillah minzalik !

Akan lebih baik bagi kita terutama para da'i dan ustaz kondang yang sering muncul di stasiun tv agar mengurangi intensitas dakwah sensasional selama ini,  tetapi memanfaatkan Bulan istimewa Ramadhan ini,  segera menyiapkan secara khusus melayani mereka yang sedang haus jiwanya langsung ke lapangan.
Betapa luhur bila moment Ramadhan ini untuk saling berbagi, mendatangi rumah-rumah, tenda ataupun gubuk mereka untuk berbicara dari hati ke hati untuk kembali ke jalan lurus dan luas membentang di depannya menuju Allah SWT.

"Berangkatlah kamu, baik dalam keadaan ringan ataupun merasa berat... (At-Taubah :41)"

Tidak elok  terlalu egois dengan keshalehan individu sementara keshalehan sosial terabaikan. Kita perlu introspeksi dan menyadari bahwa sesungguhnya kita juga bisa menjadi juru dakwah, menyampaikan kebaikan walau dengan satu ayat. Kita perlu mencerahkan dan tidak membiarkan mata saudara-saudara kita rabun tertutup oleh awan pesimisme.
Selamat berdakwah, mari kita lakukan sekarang ! Waktu kita sangat sempit. Gunakan waktu untuk introspeksi dan berbagi di bulan intimewa Ramadhan. Wallahu a'lam bish-shawab.

Dikutip dari berbagai sumber, image posting di sini
Read more... Introspeksi di Bulan Istimewa Ramadhan

Selasa, 03 Agustus 2010

Ramadhan bulan istimewa bertabur Grand Prize dan Pahala

Insya Allah, beberapa hari lagi Allah SAW masih mengizinkan kita bersua kembali dengan Ramadhan, bulan istimewa bertabur grand prize dan pahala. Tentu kita bersuka cita dan bersyukur dengan kedatangannya, karena tidak sedikit di antara keluarga kita, kerabat dekat, tetangga, maupun teman-teman yang telah bersama-sama melewati  Ramadhan dengan kita tahun lalu, kini tidak sempat menikmati kelezatan Ramadhan tahun ini, karena lebih dahulu dipanggil ke kharibaan-Nya.

Ramadhan adalah bulan istimewa dengan banyak mega bonus dimana Allah SWT menebarkan rahmat, barakah dan pahala secara besar-besaran. Personifikasi Ramadhan ibarat seorang super kaya yang super dermawan. Dia kemudian datang untuk membagi-bagikan hadiah dan bonus tanpa batas kepada siapa saja yang memanfaatkan peluang sebaik-baiknya.

Betapa tidak? Sebagaimana pernah dijelaskan Rasulullah Saw, siapa saja yang menjalankan ibadah nafilah (sunah) pada bulan Ramadhan, akan mendapatkan pahala yang setara dengan pahala orang yang menjalankan ibadah wajib di bulan lainnya. Siapa saja yang menjalankan ibadah wajib pada bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala minimal setara dengan 70 kali ibadah wajib di bulan lain.
Bahkan Allah telah menyediakan GRAND PRIZE. Awal Ramadhan disediakan Rahmat, Pertengahan disediakan Ampunan dan Penutup Ramadhan bebas dari neraka berupa surga bagi siapa saja yang menjalankan ibadah  dengan kualitas the best. Allahu akbar wa Lillahil-hamd !

Sungguh merugi orang-orang yang tidak memanfaatkan Ramadhan dengan menjalankan ibadah sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya. Hanya orang-orang yang kurang iman dan kurang ilmu yang membiarkan Ramadhan berlalu, tanpa mendapatkan ekstra pahala.

Tentu saja Ramadhan yang kita jalani bukan menjadi bentuk ibadah rutinitas setiap tahun, dengan produk Big Pretender  atau individu penuh kepura-puraan  yang berimplikasi membentuk individu bingung. Tetapi Bagaimana Ramadhan bisa bermakna substantif mewarnai bulan-bulan lain. Ramadhan memproduksi the best product yaitu Keshalehan individu yang termanifestasi pada keshalehan sosial.

Selamat menyambut bulan Ramadhan, teriring permohonan maaf saya yang tulus kepada teman-teman blogger, mungkin selama berkunjung di blog ini ataupun saat saya blog walking, tersua khilaf dan kata-kata yang tidak nyaman di hati. Sekali lagi mohon maaf lahir dan bathin.

Marhaban yaa Ramadhan, Marhaban bulan istimewa bertabur Grand Prize dan Pahala.

Dari berbagai sumber, Gambar posting di sini
Read more... Ramadhan bulan istimewa bertabur Grand Prize dan Pahala

Jumat, 30 Juli 2010

Blogger papan atas itu bernama Kang Boed

Postingan saya sebelum ini dengan judul "Meragukan Eksistensi Cinta berarti meragukan Tuhan" mendapat ekspektasi yang cukup membuat saya happy, karena disamping kontribusi komentar dari teman-teman yang mengomentari postingan tersebut, saya juga mendapat hadiah istimewa dari Kang Boed dengan komentar terpanjangnya. Thank a lot buat teman-teman semua,  exspecialy to Kang Boed


Tidak sering dan tidak biasa saya mendapatkan respon postingan atau komentar yang panjang dari teman-teman blogger di blog ini. Mungkin menurut sodara sodari ini adalah hal yang biasa tetapi menurut saya yang masih newbi, ini adalah moment yang luar biasa dan menggembirakan.

Tanpa mengurangi respek saya pada teman blogger lainnya, Komentar dari Kang boed menjadi istimewa  karena beliau adalah salah satu blogger papan atas Indonesia yang memiliki blog dengan balance ideal antara page rank 5 google dan trafik rank Alexa terkecil sehingga sangat disukai oleh robot google.
Tentu akan agak panjang kalau saya jelaskan dengan bahasa tingkat tingkat tinggi seperti html, css3, java script atau semacamnya mengapa itu disukai mesin google.
Background pendidikan dan almamater saya yang memang berasal dari jurusan/konsentrasi Teknik Informatika Jakarta cukup menjadi modal kalau saya diajak berdebat tentang ini.

Dari banyak ragam tutorial tentang blogging yang menjamur dengan tips-tips mujarabnya, yang terasa sefaham dengan saya adalah tutorial sobat baru saya Ferdinand.

Saya punya pengalaman yang unik untuk saya sharing buat teman-teman, mudah-mudahan bermanfaat untuk menjadikan blog kita sama-sama naik PRnya dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, ckkk... ckkk... proklamasi kalee :))

April 2009 saat saya membuat blog ini dari PR-N/A sekarang menjadi PR-3 Google dengan traffik alexa dibawah satu juta. Singkat bukan?
Walaupun robot google susah ditebak dalam memberikan perangkingan, setidaknya kita punya usaha dan  kecenderungan untuk membuat Om Google berselera menaikkan PR kita.
Uniknya setelah saya evaluasi tiap naik tingkat, ternyata kontribusi komentar dan kunjungan dari teman blogger yang memiliki PR-tinggi seperti Kang Boed sangat luar biasa, walaupun intensitas kunjungan beliau tergolong sangat jarang.
Kang Boed adalah blogger papan atas yang telah sukses memiliki banyak pundi-pundi dollar dari blognya, Uniknya lagi, Beliau menggunakan blog bukan dengan domain sendiri, tetapi berbasis wordpress.com.

Beliau sangat low profile dan tidak sombong. Walaupun berkunjungnya terkadang enam bulan sekali, saya cukup memaklumi karena disamping sibuk update blog juga mengurusi bisnis on linenya. (Maaf Kang klo sedikit spekulasi, heeheeee.... )

Walaupun masih ada dua blogger lain yang punya kontribusi besar menaikan PR blog ini, Tetapi untuk postingan kali ini saya rekomendasikan untuk sering-sering mengunjungi blog Kang Boed sambil menikmati postingannya yang penuh pesona dan inspitatif.
Bila perlu, keluarkan rayuan maut anda, biar beliau mau mengunjungi dan mengomentari blog kita. Heehee...
Saya ucapkan selamat, bagi teman-teman yang sudah pernah dikunjungi oleh Kang Boed.  Setelah itu dapatkan jawaban sendiri dengan membuktikanya.


So what ? Visit him right now ! We 've nothing to loose to do that.
Read more... Blogger papan atas itu bernama Kang Boed

Senin, 26 Juli 2010

Meragukan eksistensi Cinta berarti meragukan Tuhan

Meragukan eksistensi Cinta berarti meragukan eksistensi Tuhan-  seyogyanya disebut penghianatan terhadap Tuhan. Membicarakan Cinta sama halnya dengan membicarakan Tuhan, karena membicarakan sesuatu yang sifatnya abstrak dan misterius, tetapi getaran dan rasa biasnya dirasakan tanpa direncanakan.

Filsuf tersohor Helmet dan Rene Descartes memang pernah mengatakan, de omnibus dubitandum (Segala sesuatu harus diragukan). Mereka beranggapan bahwa meyakini yang ada dalam hidup ini harus dimulai dari meragukannya. Tetapi dalam pengakuan Helmet  sendiri bahwa ia tidak akan pernah rela jika cintanya diragukan oleh kekasihnya Ophelia yang ia abadikan dalam puisinya :

Ragukan bahwa bintang-bintang itu api
Ragukan bahwa matahari itu bergerak
Ragukan bahwa kebenaran itu dusta
Tetapi jangan pernah meragukan cintaku. 

Cinta dan mencintai adalah landasan dan dasar dari eksistensi manusia. Mereka yang tidak lagi memiliki kemampuan untuk mencintai tidak layak disebut manusia. Mati dan lenyapnya cinta di dunia berarti musnahnya manusia dan lenyapnya nilai-nilai kemanusiaan (humanisme values)

Kahlil Gibran  mengatakan;  hiduplah karena cinta, dalam cinta, dan untuk cinta.   Ia pun mengatakan dalam salah satu tulisannya, bahwa cinta itu berasal dan akan kembali pada Tuhan, bahkan cinta berada dalam Tuhan dan merupakan bagian dari tubuh Tuhan itu sendiri.

Secara umum, cinta itu berasal dari kecenderungan dan ketertarikan perasaan pada sesuatu yang indah, menyenangkan, menggairahkan dan menyejukkan sehingga memunculkan obyek cinta yang beragam. Ada cinta ketuhanan, cinta kemanusiaan, cinta alam semesta dan cinta romantik (lawan jenis).

Dari semua obyek cinta ini para Sufi, Filosuf, dan tokoh-tokoh romantis menyimpulkan bahwa cinta kepada Tuhan adalah sumber dan muara dari berbagai bentuk cinta yang ada di muka bumi.

Sastrawan Jalaluddin Rumi bahkan berkesimpulan bahwa cinta adalah yang diciptakan Tuhan yang pertama kali. Karena Tuhan adalah segala-galanya dalam hubungan cinta, maka mencintai segala sesuatu dalam dunia harus mengarah kepada-Nya, dan harus berada di bawah naungan cinta-Nya.

Dalam wilayah kemanusiaan, seseorang pasti tidak terlepas dengan hubungan interaksional antara sesama mahkluk ciptaan Tuhan. Tentu saja hubungan itu diharapkan penuh dengan kasih sayang, kedamaian, keadilan dan saling menghargai hak sesama.
Semua itu akan terwujud jika dilandasi oleh cinta, karena semua keinginan adalah bagian kecil dari nilai-nilai dasar yang ada dalam cinta. Sehingga saling iri, saling hujat menghujat, saling caci, dan saling mencari kesalahan adalah perbuatan yang kontraproduktif dengan fitrah manusia yang mengerti tentang makna cinta.


Cinta kepada Tuhan adalah fitrah manusia yang akan melahirkan energi ilahiyah untuk berbuat sesuatu yang baik dan bermanfaat. Pecinta yang pernah mencium dan memeluk pacarnya sebelum ikatan pernikahan, kemudian ia tertawa bahagia dan merasa puas, maka ini bukan disebut cinta. Sebab semestinya ia harus menangis dan bertaubat karena sesungguhnya ia telah menodai esensi cinta pada Tuhan.

Dari berbagai sumber, image di sini
Read more... Meragukan eksistensi Cinta berarti meragukan Tuhan

Kamis, 22 Juli 2010

Fakta Historis Nabi Muhammad Rasulullah Saw Tidak Buta Aksara

Perdebatan tentang Rasulullah Yang Ummi dalam pengertian beliau buta aksara/buta huruf atau tidak, masih menyisakan kabut tebal yang sangat perlu memperoleh jawaban obyektif dan komprehensif.

Nabi Muhammad Saw, masuk dalam urutan pertama dalam deretan tokoh dunia yang dipandang memiliki pengaruh terluas dan terabadi dalam buku "Seratus Tokoh Yang Berpengaruh di Dunia" karangan Michael Heart.

Hebatnya lagi, penobatan Rasulullah Saw sebagai tokoh berpengaruh seluruh dunia ternyata dilakukan oleh Intelektual Non Muslim. Sehingga dunia tidak bisa lagi berkelit untuk tidak mengakui kehebatan Muhammad Ibnu Abdullah.

Penilaian tersebut bersifat obyektif murni dan tidak terkontaminasi oleh unsur-unsur fanatisme-apologetisme. Melihat fenomena ini pikiran jernih kita akan mengatakan, bahwa tidak mungkin kehebatan semacam itu dapat muncul dari diri seorang yang tidak memiliki kemampuan dasar baca tulis.

Terminologi ummi dalam al-Qur'an bukan berarti beliau tidak bisa membaca dan menulis. Melainkan La ya'lamun al-Kitab yang bermakna tidak mengenal al-Kitab (al-Baqarah 78). Selanjutnya adalah pengertian Ummi pada penjelasan surat al-Ankabut 48 yang berbunyi :

Enkau ya Muhammad tidak pernah membaca kitab sebelumnya dan tidak pernah menulisnya dengan tangan kananmu. Kalau ada tentu akan menjadi ragu orang-orang yang membatalkan al-Qur'an

Maka semakin jelaslah bahwa pengertian Ummi yang tepat adalah tidak pernah membaca al-Kitab, bukan berarti tidak bisa membaca. Kata tidak pernah membaca dan tidak pernah menulis akan sangat berbeda dengan kata tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis.
 
Kecakapan dalam hal membaca dan menulis bukanlah hal yang sulit dilakukan oleh seorang manusia biasa, karena merupakan elementary skill atau hanya berupa keterampilan dasar. Apalagi penafsiran kata Ummi yang berarti buta huruf dilekatkan pada diri seorang Nabi yang mempunyai sifat khusus yaitu, siddiq, amanah, tabligh dan fatonah.

Fakta Historis

Literatur yang didapat dari para sejarahwan dunia, masyarakat umum di Makkah pada zaman Rasulullah sudah mengenal budaya baca tulis. Berdasarkan bukti arkeologis, orang-orang Mekkah sudah mengenal berbagai bentuk tulisan sejak beberapa abad sebelum kelahiran Rasulullah.

Para pedagang Arab sudah memanfaatkan komunikasi tertulis untuk kepentingan bisnis mereka. Fenomena tersebut telah diabadikan dalam al-Qur'an/al-Baqarah 282 :

"Janganlah kamu malas untuk menulis piutang itu baik sedikit maupun banyak hingga sampai janjinya"

Nabi Muhammad Saw sendiri pada masa pra kerasulan adalah seorang pelaku bisnis yang tidak mungkin lepas dari berbagai transaksi tertulis (Qabl al-Bi'thah). Karena itu sangat kecil kemungkinan kalau beliau pada saat itu tidak bisa membaca dan menulis.

Berkaitan dengan itu pakar sejarah dunia W. Montgomery Watt dalam bukunya Bell's Introduction to the Qur'an menulis :


Fakta lain yang turut memperkuat hal ini adalah pada masa kerasulannya. Perjanjian Hudaibiyah yang terjadi pada tahun 628 Masehi, telah ditulis oleh Rasulullah sendiri. Ketika utusan khusus bangsa Arab keberatan dengan pernyataan yang berbunyi "Muhammad Utusan Allah" pada bagian awal surat perjanjian itu. Kemudian Rasulullah menyuruh Sayyidina Ali RA untuk menggantinya. Namun karena Ali keberatan menghapus dan menulisnya lagi maka Rasulullah sendiri yang mengambil inisiatif dan mengganti tulisan itu menjadi "Ibnu Abdullah

Bukti lainnya adalah berkaitan dengan surat rahasia untuk kaum kafir pada ekspedisi Nakhla dua bulan sebelum Perang Badr. Untuk mengantisipasi kegagalan surat pertama karena terjadi kebocoran surat rahasia yang beliau kirimkan sebelumnya, Rasulullah Saw membuat surat rahasia kedua. Surat rahasia kedua ini dalam keadaan tertutup rapat dan terkunci yang tidak bisa dibuka kecuali sudah melewati perjalanan meninggalkan Madinah. 
Dengan tingkat kerahasiaan yang begitu luar biasa seperti itu, tidak mungkin Rasulullah menyerahkan proses penulisannya pada orang lain melainkan ditulis oleh tangan beliau sendiri.

Kejelasan fakta historis yang diutarakan di atas, apakah kita masih berpikir bahwa Nabi Muhammad Rasulullah Saw tidak bisa membaca dan menulis? Wa Allah a'lam.

Dari berbagai sumber, image posting disini
Read more... Fakta Historis Nabi Muhammad Rasulullah Saw Tidak Buta Aksara

Minggu, 18 Juli 2010

Konsep Sekulerisme dan Liberalisme Tidak Ramah Lingkungan

Konsep Sekuler dan Liberal tidak ramah lingkungan- kenapa? Secara sadar saya katakan bahwa kita tidak sedang berlomba-lomba anti apa saja yang lahir dari dunia barat. Hanya saja, sebagai individu yang menjalankan nilai-nilai dan ajaran agama,  harus bersikap ketat dan selektif terhadap berbagai produk Barat. Kita akan menerima dan menolak setelah ada proses seleksi dari sumber utama promordial Agama yaitu Kitab suci.

Secara pribadi saya tidak memungkiri atau menafikkan bahwa konsep sekulerisme dan liberalisme dapat melahirkan ilmu baru. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah : Apakah perkembangan ilmu pengetahuan hanya akan lahir dari konsep sekular ? Jawabannya adalah Tidak !

Sebagai ilustrasi perkembangan ilmu yang dilahirkan dari konsep sekuler, saya tamsilkan seperti yang disampaikan Tokoh Dunia mantan Perdana Menteri Negara Sekular India Jawahal Nehru. Dalam sebuah konferensi agama-agama dunia di New Delhi pernah mengatakan :

"Hingga kini belum juga jelas apakah hasil-hasil ilmu pengetahuan yang didapat dari sekularisme ini menimbulkan perbaikan. Malahan akan menimbulkan kebinasaan saja." 

Dari Ungkapan di atas dapat kita ketahui, ternyata begitu banyak persoalan yang justru melilit dunia dalam skala internasional, lebih khusus bangsa dan negara kita tercinta Indonesia.
Semenjak diterapkannya demokrasi sekular di negara ini, saat itupun kita sedang memetik ketidakjujuran demokrasi.
Kita semua tahu bahwa di antara prinsip-prinsip demokrasi yang terkenal adalah golongan yang berkuasa harus mendapatkan persetujuan dari golongan terbesar (Mayority), kemudian golongan kecil yang berlainan pendapat dari mayoritas, dijamin hak-haknya dalam masyarakat.

Secara objektif walaupun kita dari kalangan agama selain Muslim, apa yang bisa kita katakan ketika di bumi mayoritas Muslim ini justru memanjakan nilai demokrasi sekuler dan mengenyampingkan nilai-nilai agama pribumi? Ternyata sistem yang selama ini dibanggakan barat dan bonekanya "TIDAK RAMAH LINGKUNGAN".

Siapapun boleh menerapkan sistem ini, tetapi tentu saja dalam penerapannya ia tidak mau dirugikan "tidak ada makan siang gratis".
Masih segar dalam ingatan kita dengan hasil pemilu di Aljajair dan kemenangan Hammas di Palestina. Hanya dengan rekayasa tuduhan subyektif bahwa kaum Muslim fundamentalis atau teroris maka mereka kembali memetik pahitnya demokrasi sekuler.

Sungguh naif kalau dengan fakta-fakta tersebut justru masih ada kalangan Muslim sendiri yang menganggap bahwa agama hanya merupakan lembaga atau bengkel moral yang bersifat individu dalam skala terbatas.
Dengan gambaran riil yang kita saksikan dengan kasat mata saat ini, ketika maraknya arus kasus asusila dan kesusakan moral yang terjadi mulai dari Jakarta sampai desa-desa terpencil, tidak heran banyak anak-anak muda sekarang menjadi salah memilih idola dan menjadi generasi bingung tanpa jati diri.

Setelah bola salju pemberitaan kasus asusila Luna Maya, Cut Tari dan Ariel Peterporn sudah menjalar kemana-mana dan memakan korban meracuni otak anak-anak bangsa, sekaligus dalam waktu bersamaan menutupi kasus a-moral koruptor, narkoba dan kejadian maksiat lainnya di negeri ini, agama dipaksa untuk berperan, sementara hukum yang berlaku seolah bak 'Macan ompong' tanpa solusi yang mampu mengatasinya. Lalu hukum siapakah yang berlaku di Negara ini ?

Dari berbagai sumber dan gambar posting dari sini
Read more... Konsep Sekulerisme dan Liberalisme Tidak Ramah Lingkungan

Rabu, 14 Juli 2010

Ibu Riwayatmu Kini

Entah kenapa setiap dekat Ramadhan, porsi kangen saya sama Almarhum Ibu selalu tak terbendung. Menikmati kerinduan pada sosok yang paling saya cintai itu, tuts keyboard saya menari sampai bisa sharing dengan postingan ini.

Menjadi seorang Ibu di abad ini sangat berat. Bukan berarti pada jaman baheula dulu tugas sosok mulia ini tidak berat. Tetapi belitan kesulitan hidup di era global, kapitalis, sekuler dan liberalisme ini, lebih menuntut seorang Ibu untuk menjadi superwomen dan serba bisa. 

Tempo dulu banyak ibu-ibu seperti ibu saya bisa merasa bahagia dengan hanya tinggal di rumah mendidik anak dan mengurus rumah tangga. 
Karena kebutuhan rumah tangga terpenuhi dengan cara syukur dan merasa cukup memenej nafkah suami. Tetapi sekarang Ibu dituntut untuk lebih dari itu.


Kalau kebetulan Ibu dari sodara sodari adalah Ibu rumah tangga saja, maka saya sarankan untuk "sujud syukur" karena bisa sepuas-puasnya dapat Ibu The touching of  Fulling in love.

Tetapi sebenarnya, mau ibu rumah tangga ataupun Ibu super women tetap saja menghadapi problem banyak nggak enaknya, tertekan, penuh beban, stress dan semacamnya.
Bukan maksud saya untuk 'nakut-nakutin' sodara sodari terutama kaum hawa yg menjadi Ibu atau calon Ibu, tetapi justru memotivasi teman-teman untuk pasang kuda-kuda sejak dini.

Banyak ibu zaman sekarang terpaksa keluar rumah, ikut serta bekerja mencari nafkah, karena mahalnya kebutuhan hidup. Apalagi dengan kebijakan kontra produktif dan konspirasi jahat oknum PENGUASA BEDEBAH yang kehilangan nurani dan akal sehatnya dengan seenak menaikkan Tarif Dasar Listrik yang melukai hati rakyat terutama para Ibu sebagai pengatur urusan rumah tangga.


Kalau kebetulan sodara sodari suka ditinggal Ibu karena bekerja dan terkena sindrom KKS (Kurang Kasih Sayang) Ibu, anda sebaliknya harus bijak merespon fenomena ini, karena kerja keras ibu juga merupakan bagian dari cinta dan kasih sayangnya. Apalagi sehabis capek bekerja pun, beliau tetap kelihatan tampil prima mengasuh dan mengurus rumah tangganya. 
Pagi-pagi sudah bangun untuk menyiapkan sarapan, nyuci, ngatur urusan belanja, mengajari PR sekolah anak-anaknya, kemudian berangkat untuk bekerja di  luar dan lain-lain. Subhanallah....

Sungguh berat beban orang tua kita terutama Ibu. Teman-teman mungkin sudah pernah dengar  atau membaca Harian Kompas 17/12/2004 tentang kisah Ibu Jasih warga kelurahan Lagoa Koja Jakarta Utara beberapa tahun yang lalu.
Beliau sampai bunuh diri dengan membakar tubuhnya bersama dua anak kesayangannya. Ibu ini stress berat akibat kemiskinan yang menghimpit.
Suaminya hanya seorang kuli bangunan yang tak mampun untuk memenuhi kebutuha sehari-hari, ditambah lagi dengan buah hatinya Galuh Permana yang berusia baru 4 bulan menderita kangker otak.


Masih di tahun yang sama Suwarni (34thn) Ibu rumah tangga yang tengah hamil 4 bulan, tewas setelah menelan racun serangga di kamar mandi rumah kontrakannya di Bekasi Timur. Kepada suaminya pelaku sempat mengeluhkan kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan sehingga mereka tak mampu membiayai sekolah anak perempuan mereka yang baru lulus SD. 


Kondisi di Indonesia termasuk ringan jika dibandingkan fenomena di belahan dunia lain seperti di Amerika dan Eropa. Banyak anak yang tidak hanya terjangkit sindrom KKS tetapi juga mengalami kekerasan terhadap anak kandung (Child Abuse). Lebih mending Harimau. Sekejam-kejamnya induk Harimau tidak akan menyakiti anaknya sendiri.
Di buku karya Torey Heyden  berjudul Sheila : Kenangan yang hilang, mengungkap kisah nyata kekerasan terhadap anak yang bernama Sheila.

Suatu waktu saat bapak ibunya bertengkar, Ibu Sheila membawa anak-anaknya pergi. Namun di tengah perjalanan Sheila didorong Ibunya keluar dari mobil. Sheila pun tidak tahu kenapa ibunya bisa sekejam itu dan meninggalkannya sendirian di tengah jalan.
Sheila begitu dendam. Kenapa adik laki-lakinya yang dipilih ibunya. Ketika usia Sheila beranjak lima tahun dia pernah menculik bayi laki-laki dan membakarnya di bawah pohon. Bisa dibayangkan betapa lebih memilukan kisah selengkapnya di buku tersebut. Hmmm.... Ibu riwayatmu kini.....


Masih banyak lagi fenomena dan tragedi yang membuat kita berkata, "nauzubillah min zalik" terutama kondisi kekinian ibu di kancah kehidupan yang sering kita saksikan diberbagai media.


Semua itu patut menjadi bahan renungan dan bersyukur karena Almarhum Ibu saya dan Ibu anda sekarang tidak seperti itu. 
Saya sekarang ditakdirkan untuk menjadi Yatim Piatu karena telah lama ditinggal Ibu tercinta saat saya masih  SD dan ditinggal Ayah tercinta saya saat saya masih kuliah.  "Kunikmati kerinduan pada almarhum keduanya dengan selalu mengirimkan do'a di setiap langkah dan sholatku"


Teman teman blogger masih sangat beruntung karena masih mendapatkan kehangatan kasih sayang kedua mahluk mulia ini. So, mumpung masih ada kesempatan, buruan peluk Ibu anda, cium tangannya dan bisikkan kata : I LOVE YOU SO MUCH MOM  :(

Dari berbagai sumber, posting image dapat di klik di sini
Read more... Ibu Riwayatmu Kini